Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Berita Desa · 30 Jun 2026 06:44 WIB ·

TPA Jatiwaringin Mauk Terbakar, Damkar dari Tiga Kecamatan Dikerahkan


 Kobaran Api Terlihat Membesar Dan Melahap Tumpukan Sampah TPA Jatiwaringin Mauk, Selasa 30-06-2026 Perbesar

Kobaran Api Terlihat Membesar Dan Melahap Tumpukan Sampah TPA Jatiwaringin Mauk, Selasa 30-06-2026

‎TANGERANG | Gmanews.id – Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (30/6/2026). Kebakaran yang melanda tumpukan sampah tersebut menarik perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong menyaksikan proses pemadaman.

‎Kebakaran diduga dipicu oleh cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah, sehingga api dengan cepat membesar dan menjalar di area TPA.

Kepala UPT TPA Jatiwaringin, Jaya Gemi, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada faktor cuaca yang sangat panas.

“Kemungkinan api akibat cuaca panas yang cukup ekstrem. Sebagaimana kita ketahui, di dalam tumpukan sampah juga terdapat gas metana yang sangat mudah terbakar,” ujar Jaya saat ditemui di lokasi kejadian.

Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan api berasal dari faktor kelalaian manusia, seperti membuang puntung rokok sembarangan di area TPA.

“Ya, bisa saja ada indikator lain penyebab kebakaran, misalnya ketidaksengajaan seseorang membuang puntung rokok sembarangan. Semua kemungkinan masih kami pertimbangkan,” jelasnya.

Untuk mencegah api meluas ke titik lainnya, UPT TPA Jatiwaringin langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Sejumlah armada dari Pos Damkar Kecamatan Mauk, Rajeg, dan Sepatan diterjunkan ke lokasi guna melakukan upaya pemadaman.

‎Hingga berita ini ditulis, petugas Damkar gabungan masih berjibaku memadamkan kobaran api yang membakar tumpukan sampah. Kepulan asap hitam pekat masih terlihat membumbung ke udara, sementara proses pendinginan terus dilakukan agar api tidak kembali menyala.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Tanpa Papan KIP, Sejumlah Proyek Pokir di Kecamatan Sepatan Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

23 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gambar hanya Ilustrasi : Proyek APBD Tanpa Papan Keterangan Informasi Publik ‎

Keluhan Tak Kunjung di Respon,Warga Tanah Merah Bereaksi Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

23 Juli 2026 - 07:47 WIB

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026

FWJI Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian RAB Proyek P3-TGAI di Tanjung Anom

17 Juli 2026 - 03:28 WIB

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026

Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan P3A di Tanjung Anom Gunakan Batu Bekas Irigasi, Efisiensi Anggaran Dipertanyakan

16 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pekerja Proyek Irigasi P3A Mitra Cai Asem di Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk (16-07-2026)

Kades Mauk Barat Diduga Ucapkan “Punya Istri Satu Bego, Saya Mah Tiga”, Berujung Laporan Polisi

16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Kepala Desa Mauk Barat, Samhudi, memilih menghindari pertanyaan media saat dimintai penjelasan mengenai maksud pernyataannya tentang "istri tiga" dan ucapan yang diduga menyebut masyarakat sebagai "dolog" atau "bego". Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari yang bersangkutan.

Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026

15 Juli 2026 - 10:01 WIB

Petugas Lapas Pemuda Kelas II Tangerang menunjukkan hasil razia dan pemusnahan barang bukti hasil sidak periode Januari–Juli 2026. Foto: Yan/Gmanews.id
Trending di Hukum & Kriminal