Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Berita Desa

FWJI Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian RAB Proyek P3-TGAI di Tanjung Anom

Muhayar. – Gmanews.id
Jumat, 17 Juli 2026 03:28 WIB

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026 Perbesar

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026


TANGERANG | Gmanews.id – Dugaan penggunaan batu kali bekas saluran irigasi pada proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dikerjakan P3A Mitra Cai Asem di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, terus menuai sorotan.
‎
‎Kali ini, tanggapan datang dari Sekretaris Wilayah Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Kabupaten Tangerang, M. Haris. Menurutnya, apabila benar terdapat efisiensi belanja material karena masih memanfaatkan batu bekas saluran irigasi lama, maka hal tersebut harus dijelaskan secara terbuka kepada publik.
‎
‎” Kalau memang batu bekas masih digunakan dan itu membuat kebutuhan belanja material menjadi lebih kecil, tentu harus ada penjelasan yang terbuka. Karena sumber dananya berasal dari APBN, sehingga setiap penggunaan anggaran harus bisa dipertanggungjawabkan,” ujar M. Haris kepada wartawan, Jumat (16/7/2026).
‎
‎Ia menilai terdapat perbedaan kebutuhan biaya yang cukup signifikan antara pekerjaan rehabilitasi saluran irigasi dengan pembangunan saluran baru dari nol. Menurutnya, proyek pembangunan baru jelas membutuhkan volume material yang lebih besar dibanding rehabilitasi yang masih memanfaatkan konstruksi lama.
‎
‎” Logikanya sederhana, pembangunan dari dasar tentu membutuhkan pembelian material lebih banyak dibanding rehabilitasi. Nah, jika nilai anggarannya sama, sementara sebagian material lama masih dimanfaatkan, publik tentu berhak mempertanyakan apakah efisiensi tersebut sudah diperhitungkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB),” tegasnya.
‎
‎M. Haris juga mempertanyakan apakah penggunaan kembali batu bekas saluran irigasi memang telah diatur dan dicantumkan dalam dokumen RAB maupun spesifikasi teknis pekerjaan.
‎
‎” Yang perlu dijelaskan sekarang, apakah pemakaian kembali batu bekas itu memang sudah tertuang dalam RAB dan diperbolehkan dalam spesifikasi teknis pekerjaan. Kalau memang sudah diatur, sampaikan kepada publik. Tapi kalau tidak ada, tentu perlu menjadi perhatian pihak yang berwenang,” katanya.
‎
‎Sebelumnya, salah seorang pekerja proyek mengakui bahwa batu bekas bongkaran saluran irigasi lama masih digunakan pada pekerjaan tersebut. Namun, keterangan itu dibantah oleh pendamping P3-TGAI dari Balai yang mengaku bernama Saeful. Ia menyatakan material yang digunakan merupakan batu baru.
‎
‎Hingga berita ini diterbitkan, Ketua P3A Mitra Cai Asem belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi atas konfirmasi yang telah disampaikan media ini melalui pesan singkat WhatsApp.
‎

Baca Juga Berita :  Sambut HUT RI Ke-81, Pemerintah Desa Muara Kerja Bakti Lingkungan
Artikel ini telah dibaca 44 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎

9 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Gambar Hanya Ilustrasi, Konfirmasi Terkait Proyek Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan

Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek

6 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan, Kecamatan Pasar Kemis

TW Law Office & Partner Berikan Pendampingan Hukum Pro Bono kepada Keluarga Korban Dugaan Pembunuhan di Sepatan Timur

5 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Tw Law Office & Partner Bersama Keluarga Korban

Di Landa Kekeringan, Petani Kampung Kramat Gotong Royong Bongkar Tumpukan Tanah di Saluran Irigasi

5 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Petani di Desa Kramat Kompak Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi,Senin 05-10-2026

Minim K3 Dan Rambu Keselamatan Publik , Proyek RKB SDN Mekarsari 1 Di Sorot

24 September 2026 - 06:02 WIB

Proyek Pembangunan RKB SDN Mekarsari 1 Kecamatan Rajeg

Pagar Tembok PT Intec Persada di Tepi Kali Cirarab Disorot, Diduga Langgar Garis Sempadan Sungai

17 September 2026 - 18:51 WIB

Nampak dari depan Bangunan Pabrik PT Intec Persada di Kawasan Industri Batik, Desa Karet, Sepatan
Trending di Berita Desa