Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Berita Desa

TPA Jatiwaringin Mauk Terbakar, Damkar dari Tiga Kecamatan Dikerahkan

Muhayar. – Gmanews.id
Selasa, 30 Juni 2026 06:44 WIB

Kobaran Api Terlihat Membesar Dan Melahap Tumpukan Sampah TPA Jatiwaringin Mauk, Selasa 30-06-2026 Perbesar

Kobaran Api Terlihat Membesar Dan Melahap Tumpukan Sampah TPA Jatiwaringin Mauk, Selasa 30-06-2026

‎TANGERANG | Gmanews.id – Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (30/6/2026). Kebakaran yang melanda tumpukan sampah tersebut menarik perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong menyaksikan proses pemadaman.

‎Kebakaran diduga dipicu oleh cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah, sehingga api dengan cepat membesar dan menjalar di area TPA.

Kepala UPT TPA Jatiwaringin, Jaya Gemi, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada faktor cuaca yang sangat panas.

“Kemungkinan api akibat cuaca panas yang cukup ekstrem. Sebagaimana kita ketahui, di dalam tumpukan sampah juga terdapat gas metana yang sangat mudah terbakar,” ujar Jaya saat ditemui di lokasi kejadian.

Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan api berasal dari faktor kelalaian manusia, seperti membuang puntung rokok sembarangan di area TPA.

“Ya, bisa saja ada indikator lain penyebab kebakaran, misalnya ketidaksengajaan seseorang membuang puntung rokok sembarangan. Semua kemungkinan masih kami pertimbangkan,” jelasnya.

Untuk mencegah api meluas ke titik lainnya, UPT TPA Jatiwaringin langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Sejumlah armada dari Pos Damkar Kecamatan Mauk, Rajeg, dan Sepatan diterjunkan ke lokasi guna melakukan upaya pemadaman.

‎Hingga berita ini ditulis, petugas Damkar gabungan masih berjibaku memadamkan kobaran api yang membakar tumpukan sampah. Kepulan asap hitam pekat masih terlihat membumbung ke udara, sementara proses pendinginan terus dilakukan agar api tidak kembali menyala.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎

9 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Gambar Hanya Ilustrasi, Konfirmasi Terkait Proyek Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan

Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek

6 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan, Kecamatan Pasar Kemis

TW Law Office & Partner Berikan Pendampingan Hukum Pro Bono kepada Keluarga Korban Dugaan Pembunuhan di Sepatan Timur

5 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Tw Law Office & Partner Bersama Keluarga Korban

Di Landa Kekeringan, Petani Kampung Kramat Gotong Royong Bongkar Tumpukan Tanah di Saluran Irigasi

5 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Petani di Desa Kramat Kompak Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi,Senin 05-10-2026

HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang

2 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Pimpinan Redaksi BaraTV Irawan Sumardi (mengenakan jas hitam) bersama Redaktur BaraTV Aris (memegang mikrofon) dalam puncak perayaan Anniversary ke-6 BaraTV di Hotel Shapire Sky, Tangerang. (Foto: Dok. BaraTV)

Minim K3 Dan Rambu Keselamatan Publik , Proyek RKB SDN Mekarsari 1 Di Sorot

24 September 2026 - 06:02 WIB

Proyek Pembangunan RKB SDN Mekarsari 1 Kecamatan Rajeg
Trending di Daerah