KABUPATEN TANGERANG | Gmanews.id Sebuah rumah dalam kondisi memprihatinkan yang ditempati seorang janda bersama dua anaknya di RT 04/02, Desa Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan warga. Bangunan yang berdiri di atas lahan milik pribadi tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan membutuhkan penanganan melalui program bantuan renovasi rumah atau bedah rumah.
Selain rumah milik warga bernama Rasmi, terdapat beberapa rumah lain yang berada di lokasi berdekatan dengan kondisi serupa. Warga berharap pemerintah desa maupun instansi terkait dapat melakukan pendataan dan verifikasi guna memastikan keluarga kurang mampu memperoleh akses bantuan yang tersedia.
Program Bedah Rumah Tersedia Melalui Berbagai Jalur Bantuan
Program bantuan renovasi rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah sejatinya dapat diakses melalui berbagai skema, mulai dari Dinas Perumahan dan Permukiman, BAZNAS, lembaga amil zakat, hingga dukungan yang bersumber dari anggaran pemerintah daerah maupun pemerintah desa sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengajuan bantuan umumnya dilakukan melalui mekanisme usulan dari lingkungan setempat, mulai dari RT, RW, hingga pemerintah desa sebagai dasar verifikasi dan pendataan calon penerima manfaat.
Rasmi Mengaku Tak Mampu Renovasi Rumah karena Keterbatasan Ekonomi
Rasmi mengaku selama ini hanya bekerja sebagai buruh di pabrik plastik dengan penghasilan yang sebagian besar digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.
Menurutnya, kondisi ekonomi yang serba terbatas membuat dirinya belum memiliki kemampuan untuk memperbaiki rumah yang saat ini ditempati bersama kedua anaknya.
“Gaji saya cuma cukup untuk kebutuhan sehari-hari, itu juga masih kurang ditambah biaya anak mau masuk sekolah, harus beli seragam dan lain-lain,” ujar Rasmi dengan nada sedih.
Kondisi bangunan yang terlihat lapuk pada sejumlah bagian dinding dan struktur rumah menimbulkan kekhawatiran, terutama saat memasuki musim hujan dan cuaca ekstrem.
Pemerintah Desa Belum Memberikan Tanggapan
Untuk memperoleh konfirmasi terkait kondisi rumah warga tersebut serta kemungkinan usulan program bantuan yang dapat diberikan, media ini telah berupaya menghubungi Kepala Desa Kiara Payung, Mudarif.
Namun hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Kiara Payung belum memberikan tanggapan atas pesan konfirmasi yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp pada Jumat (19/06/2026).
Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pemerintah desa maupun instansi terkait guna memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat.
Harapan Warga dan Pentingnya Verifikasi Lapangan
Warga berharap kondisi rumah tidak layak huni di wilayah tersebut dapat segera menjadi perhatian pemerintah dan pihak terkait. Verifikasi lapangan dinilai penting untuk memastikan warga yang benar-benar membutuhkan dapat memperoleh akses terhadap program bantuan perumahan yang tersedia.
Dengan adanya pendataan yang akurat, bantuan renovasi rumah diharapkan mampu meningkatkan kualitas hunian masyarakat serta memberikan lingkungan yang lebih aman dan layak bagi keluarga kurang mampu di Kecamatan Pakuhaji.











Tinggalkan Balasan