SERANG | Gmanews.id – Pemerintah Desa Sindangheula bergerak cepat menindaklanjuti kerusakan rumah milik warga akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Rumah milik pasangan Sani dan Yani di Kampung Benoa Kidul menjadi perhatian setelah mengalami kerusakan cukup parah akibat hujan lebat yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM, bersama anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), turun langsung meninjau kondisi bangunan pada Rabu (6/5/2026). Dari hasil peninjauan, rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan membutuhkan penanganan segera.
Kondisi bangunan terlihat memprihatinkan dengan dinding sederhana berbahan bata serta lantai rumah yang masih berupa tanah. Selain itu, beberapa bagian rumah mengalami kerusakan yang berpotensi membahayakan penghuni apabila cuaca buruk kembali terjadi.
Suheli mengatakan, Pemerintah Desa Sindangheula akan memprioritaskan rumah tersebut untuk diusulkan masuk dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Kami sudah melihat langsung kondisinya dan memang sangat memprihatinkan. Insyaallah akan kami prioritaskan untuk mendapatkan bantuan melalui program RTLH agar rumah ini bisa segera diperbaiki,” ujar Suheli.
Program RTLH Jadi Prioritas Pemdes Sindangheula
Menurutnya, program bantuan RTLH menjadi salah satu langkah pemerintah desa dalam membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki hunian yang aman dan layak ditempati.
Ia berharap, melalui bantuan tersebut, keluarga Sani dan Yani dapat segera menikmati rumah yang lebih sehat dan nyaman untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
“Harapannya keluarga ini bisa tinggal di rumah yang lebih baik, aman, dan sehat sehingga kehidupan sehari-hari mereka juga menjadi lebih nyaman,” tambahnya.
Pemerintah Desa Sindangheula terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui penanganan rumah tidak layak huni bagi warga yang membutuhkan bantuan.
Langkah cepat yang dilakukan pemerintah desa tersebut mendapat apresiasi warga sekitar karena dinilai responsif terhadap kondisi masyarakat terdampak cuaca ekstrem.
Reporter: Buhari











Tinggalkan Balasan