Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Berita Desa · 2 Mei 2026 17:00 WIB ·

Warga Cirendeu Bangun Jalan Secara Swadaya, Puluhan Tahun Usulan Tak Terealisasi


 Gotong Royong Warga RT 12/01 Kecamatan Petir Jadi Simbol Kekecewaan terhadap Minimnya Perhatian Pemerintah Perbesar

Gotong Royong Warga RT 12/01 Kecamatan Petir Jadi Simbol Kekecewaan terhadap Minimnya Perhatian Pemerintah

SERANG | Gmanews.id  – Warga Kampung Sinar Tanjung, RT 12/01, Desa Cirendeu, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, mengambil langkah mandiri dengan membangun jalan lingkungan secara swadaya setelah puluhan tahun pengajuan kepada pemerintah desa tak kunjung terealisasi.

Pembangunan jalan rabat beton tersebut dilakukan melalui patungan warga tanpa menggunakan anggaran dari dana desa. Kondisi jalan yang sebelumnya rusak parah dan sulit dilalui menjadi alasan utama warga akhirnya bergerak sendiri.

Makruf, selaku Ketua RT 12/01, mengungkapkan bahwa berbagai upaya pengajuan pembangunan jalan telah dilakukan selama bertahun-tahun, namun tidak pernah mendapat realisasi.

“Sudah puluhan tahun kami mengajukan perbaikan jalan ke desa, tapi tidak pernah terealisasi. Akhirnya kami sepakat membangun dengan swadaya karena kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan,” ujar Makruf kepada wartawan.

Dengan mengandalkan material seadanya dan tenaga kerja dari warga, pembangunan jalan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus bentuk kekecewaan terhadap kurangnya perhatian pemerintah setempat.

Askam, salah satu warga yang terlibat, menegaskan bahwa proyek tersebut sepenuhnya berasal dari inisiatif masyarakat.

“Ini bukan proyek pemerintah. Ini murni hasil swadaya kami,” kata Askam.

Hal senada disampaikan Pudin, warga lainnya, yang berharap aksi gotong royong tersebut dapat menjadi perhatian bagi pemerintah daerah.

“Kami berharap ini menjadi tamparan bagi pemerintah. Di balik semangat gotong royong ini ada rasa kecewa yang sudah lama kami rasakan,” ungkap Pudin.

Menurutnya, langkah swadaya ini tidak hanya menunjukkan solidaritas warga, tetapi juga menjadi bentuk aspirasi yang disampaikan secara terbuka kepada pemerintah.

Warga berharap ke depan Pemerintah Desa Cirendeu, Kecamatan Petir, hingga Pemerintah Kabupaten Serang dan Pemerintah Provinsi Banten dapat lebih memperhatikan pembangunan infrastruktur yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga Berita :  TP PKK Desa Karang Tengah Gelar Rapat Kerja 2026, Perkuat Sinergi Kader Posyandu dan Pelayanan Masyarakat

“Kami ingin ke depan pembangunan seperti ini mendapat perhatian serius karena sangat dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Inisiatif warga ini menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong di tengah keterbatasan, sekaligus pengingat pentingnya kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Reporter: Buhari

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Tanpa Papan KIP, Sejumlah Proyek Pokir di Kecamatan Sepatan Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

23 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gambar hanya Ilustrasi : Proyek APBD Tanpa Papan Keterangan Informasi Publik ‎

Keluhan Tak Kunjung di Respon,Warga Tanah Merah Bereaksi Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

23 Juli 2026 - 07:47 WIB

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026

FWJI Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian RAB Proyek P3-TGAI di Tanjung Anom

17 Juli 2026 - 03:28 WIB

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026

Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan P3A di Tanjung Anom Gunakan Batu Bekas Irigasi, Efisiensi Anggaran Dipertanyakan

16 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pekerja Proyek Irigasi P3A Mitra Cai Asem di Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk (16-07-2026)

Kades Mauk Barat Diduga Ucapkan “Punya Istri Satu Bego, Saya Mah Tiga”, Berujung Laporan Polisi

16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Kepala Desa Mauk Barat, Samhudi, memilih menghindari pertanyaan media saat dimintai penjelasan mengenai maksud pernyataannya tentang "istri tiga" dan ucapan yang diduga menyebut masyarakat sebagai "dolog" atau "bego". Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari yang bersangkutan.

Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026

15 Juli 2026 - 10:01 WIB

Petugas Lapas Pemuda Kelas II Tangerang menunjukkan hasil razia dan pemusnahan barang bukti hasil sidak periode Januari–Juli 2026. Foto: Yan/Gmanews.id
Trending di Hukum & Kriminal