Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Berita Desa · 7 Mei 2026 14:58 WIB ·

Pemdes Sindangheula Prioritaskan Rumah Warga Rusak Akibat Hujan Lebat Masuk Program RTLH


 Pemerintah Desa Sindangheula Bergerak Cepat Tinjau Rumah Warga Kampung Benoa Kidul yang Rusak dan Tidak Layak Huni Perbesar

Pemerintah Desa Sindangheula Bergerak Cepat Tinjau Rumah Warga Kampung Benoa Kidul yang Rusak dan Tidak Layak Huni

SERANG | Gmanews.id  – Pemerintah Desa Sindangheula bergerak cepat menindaklanjuti kerusakan rumah milik warga akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Rumah milik pasangan Sani dan Yani di Kampung Benoa Kidul menjadi perhatian setelah mengalami kerusakan cukup parah akibat hujan lebat yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM, bersama anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), turun langsung meninjau kondisi bangunan pada Rabu (6/5/2026). Dari hasil peninjauan, rumah tersebut dinilai sudah tidak layak huni dan membutuhkan penanganan segera.

Kondisi bangunan terlihat memprihatinkan dengan dinding sederhana berbahan bata serta lantai rumah yang masih berupa tanah. Selain itu, beberapa bagian rumah mengalami kerusakan yang berpotensi membahayakan penghuni apabila cuaca buruk kembali terjadi.

Suheli mengatakan, Pemerintah Desa Sindangheula akan memprioritaskan rumah tersebut untuk diusulkan masuk dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Kami sudah melihat langsung kondisinya dan memang sangat memprihatinkan. Insyaallah akan kami prioritaskan untuk mendapatkan bantuan melalui program RTLH agar rumah ini bisa segera diperbaiki,” ujar Suheli.

Program RTLH Jadi Prioritas Pemdes Sindangheula

Menurutnya, program bantuan RTLH menjadi salah satu langkah pemerintah desa dalam membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki hunian yang aman dan layak ditempati.

Ia berharap, melalui bantuan tersebut, keluarga Sani dan Yani dapat segera menikmati rumah yang lebih sehat dan nyaman untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Harapannya keluarga ini bisa tinggal di rumah yang lebih baik, aman, dan sehat sehingga kehidupan sehari-hari mereka juga menjadi lebih nyaman,” tambahnya.

Pemerintah Desa Sindangheula terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui penanganan rumah tidak layak huni bagi warga yang membutuhkan bantuan.

Baca Juga Berita :  TP PKK Desa Karang Tengah Gelar Rapat Kerja 2026, Perkuat Sinergi Kader Posyandu dan Pelayanan Masyarakat

Langkah cepat yang dilakukan pemerintah desa tersebut mendapat apresiasi warga sekitar karena dinilai responsif terhadap kondisi masyarakat terdampak cuaca ekstrem.

Reporter: Buhari

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Tanpa Papan KIP, Sejumlah Proyek Pokir di Kecamatan Sepatan Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

23 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gambar hanya Ilustrasi : Proyek APBD Tanpa Papan Keterangan Informasi Publik ‎

Keluhan Tak Kunjung di Respon,Warga Tanah Merah Bereaksi Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

23 Juli 2026 - 07:47 WIB

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026

FWJI Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian RAB Proyek P3-TGAI di Tanjung Anom

17 Juli 2026 - 03:28 WIB

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026

Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan P3A di Tanjung Anom Gunakan Batu Bekas Irigasi, Efisiensi Anggaran Dipertanyakan

16 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pekerja Proyek Irigasi P3A Mitra Cai Asem di Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk (16-07-2026)

Kades Mauk Barat Diduga Ucapkan “Punya Istri Satu Bego, Saya Mah Tiga”, Berujung Laporan Polisi

16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Kepala Desa Mauk Barat, Samhudi, memilih menghindari pertanyaan media saat dimintai penjelasan mengenai maksud pernyataannya tentang "istri tiga" dan ucapan yang diduga menyebut masyarakat sebagai "dolog" atau "bego". Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari yang bersangkutan.

Bekali Siswa Baru Beradaptasi dengan Lingkungan Sekolah, SMPN 3 Sepatan Timur Gelar Pra MPLS

11 Juli 2026 - 03:23 WIB

Siswa /i Didik Baru Tengah mengikuti Tahapan Pra MPLS SMPN 3 Sepatan Timur
Trending di Berita Desa