Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Berita Desa · 3 Mei 2026 04:36 WIB ·

Enam Ormas di Pakuhaji Kompak Jaga Keamanan Bersama Polsek Pakuhaji


 Aliansi Ormas Pakuhaji Bersinergi dengan Polsek, Tegas Tolak Aksi Anarkis Perbesar

Aliansi Ormas Pakuhaji Bersinergi dengan Polsek, Tegas Tolak Aksi Anarkis

TANGERANG | Gmanews.id — Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Pakuhaji terus dilakukan melalui kolaborasi lintas organisasi kemasyarakatan. Hal ini ditandai dengan terbentuknya Aliansi Ormas Bersatu Kecamatan Pakuhaji sebagai wadah persatuan enam ormas di wilayah tersebut.

Aliansi ini menghimpun:

1. BPPKB
2. Pemuda Pancasila
3. Forum Betawi Rempug (FBR)
4. GRIB Jaya
5. Pemuda Panca Marga (PPM)
6. FORKABI

Struktur Kepemimpinan Ormas

Adapun pimpinan dari masing-masing organisasi tersebut, yaitu:

1. Rohman TP — Ketua BPPKB
2. Febrianto — Ketua FBR
3. Moh Solihin — Ketua Pemuda Panca Marga
4. Udin — Ketua GRIB Jaya
5. Muslimin — Ketua FORKABI
6. Unang — Ketua Pemuda Pancasila

Perkuat Sinergi dengan Polsek Pakuhaji

Pembentukan aliansi ini merupakan hasil kesepakatan bersama para pimpinan ormas untuk memperkuat koordinasi serta meningkatkan peran aktif dalam menjaga keamanan wilayah. Selain itu, aliansi juga menegaskan pentingnya sinergi dengan Polsek Pakuhaji.

Rohman TP, selaku Ketua BPPKB Pakuhaji, menyampaikan bahwa aliansi ini hadir sebagai mitra strategis kepolisian sektor dalam menjaga ketertiban masyarakat.

“Kami berkomitmen menjaga persatuan dan kondusivitas wilayah Pakuhaji. Sinergi dengan Polsek Pakuhaji menjadi langkah penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Rohman TP.

Tegas Tolak Aksi Anarkis

Aliansi Ormas Bersatu Pakuhaji juga menegaskan sikap tegas terhadap berbagai tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Kami menolak keras segala bentuk aksi anarkis dan tindakan sepihak dari kelompok yang tidak bertanggung jawab serta tidak berbadan hukum. Ormas harus menjadi bagian dari solusi, bukan sumber konflik,” tegasnya.

Melalui pembentukan Aliansi Ormas Bersatu Kecamatan Pakuhaji, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antarorganisasi serta meningkatnya peran ormas dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di tengah masyarakat.

Baca Juga Berita :  Remaja 14 Tahun Luka Parah dalam Tawuran, Polisi Tangkap Pelaku dibekasi

Langkah ini sekaligus menjadi upaya bersama dalam menciptakan stabilitas wilayah yang berkelanjutan serta memperkuat kepercayaan publik terhadap peran organisasi kemasyarakatan.

(Reporter : Muhayar)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Tanpa Papan KIP, Sejumlah Proyek Pokir di Kecamatan Sepatan Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

23 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gambar hanya Ilustrasi : Proyek APBD Tanpa Papan Keterangan Informasi Publik ‎

Keluhan Tak Kunjung di Respon,Warga Tanah Merah Bereaksi Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

23 Juli 2026 - 07:47 WIB

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026

FWJI Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian RAB Proyek P3-TGAI di Tanjung Anom

17 Juli 2026 - 03:28 WIB

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026

Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan P3A di Tanjung Anom Gunakan Batu Bekas Irigasi, Efisiensi Anggaran Dipertanyakan

16 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pekerja Proyek Irigasi P3A Mitra Cai Asem di Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk (16-07-2026)

Kades Mauk Barat Diduga Ucapkan “Punya Istri Satu Bego, Saya Mah Tiga”, Berujung Laporan Polisi

16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Kepala Desa Mauk Barat, Samhudi, memilih menghindari pertanyaan media saat dimintai penjelasan mengenai maksud pernyataannya tentang "istri tiga" dan ucapan yang diduga menyebut masyarakat sebagai "dolog" atau "bego". Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari yang bersangkutan.

Bekali Siswa Baru Beradaptasi dengan Lingkungan Sekolah, SMPN 3 Sepatan Timur Gelar Pra MPLS

11 Juli 2026 - 03:23 WIB

Siswa /i Didik Baru Tengah mengikuti Tahapan Pra MPLS SMPN 3 Sepatan Timur
Trending di Berita Desa