Menu

Mode Gelap
Pemdes Sindangheula Prioritaskan Rumah Warga Rusak Akibat Hujan Lebat Masuk Program RTLH Diduga Korupsi Anggaran BUMDes, Program Ayam Petelur Rp151 Juta di Desa Seuat Jaya Jadi Sorotan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Cirendeu 2025, Belanja Kain Kafan Rp29,8 Juta Dipertanyakan Paramount Petals Hadirkan Food Court Modern, Peluang Bisnis Kuliner Makin Terbuka DPO Oknum TNI AD di Kendari: Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Picu Sorotan Publik

Berita Desa · 2 Mei 2026 17:00 WIB ·

Warga Cirendeu Bangun Jalan Secara Swadaya, Puluhan Tahun Usulan Tak Terealisasi


 Gotong Royong Warga RT 12/01 Kecamatan Petir Jadi Simbol Kekecewaan terhadap Minimnya Perhatian Pemerintah Perbesar

Gotong Royong Warga RT 12/01 Kecamatan Petir Jadi Simbol Kekecewaan terhadap Minimnya Perhatian Pemerintah

SERANG | Gmanews.id  – Warga Kampung Sinar Tanjung, RT 12/01, Desa Cirendeu, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, mengambil langkah mandiri dengan membangun jalan lingkungan secara swadaya setelah puluhan tahun pengajuan kepada pemerintah desa tak kunjung terealisasi.

Pembangunan jalan rabat beton tersebut dilakukan melalui patungan warga tanpa menggunakan anggaran dari dana desa. Kondisi jalan yang sebelumnya rusak parah dan sulit dilalui menjadi alasan utama warga akhirnya bergerak sendiri.

Makruf, selaku Ketua RT 12/01, mengungkapkan bahwa berbagai upaya pengajuan pembangunan jalan telah dilakukan selama bertahun-tahun, namun tidak pernah mendapat realisasi.

“Sudah puluhan tahun kami mengajukan perbaikan jalan ke desa, tapi tidak pernah terealisasi. Akhirnya kami sepakat membangun dengan swadaya karena kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan,” ujar Makruf kepada wartawan.

Dengan mengandalkan material seadanya dan tenaga kerja dari warga, pembangunan jalan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus bentuk kekecewaan terhadap kurangnya perhatian pemerintah setempat.

Askam, salah satu warga yang terlibat, menegaskan bahwa proyek tersebut sepenuhnya berasal dari inisiatif masyarakat.

“Ini bukan proyek pemerintah. Ini murni hasil swadaya kami,” kata Askam.

Hal senada disampaikan Pudin, warga lainnya, yang berharap aksi gotong royong tersebut dapat menjadi perhatian bagi pemerintah daerah.

“Kami berharap ini menjadi tamparan bagi pemerintah. Di balik semangat gotong royong ini ada rasa kecewa yang sudah lama kami rasakan,” ungkap Pudin.

Menurutnya, langkah swadaya ini tidak hanya menunjukkan solidaritas warga, tetapi juga menjadi bentuk aspirasi yang disampaikan secara terbuka kepada pemerintah.

Warga berharap ke depan Pemerintah Desa Cirendeu, Kecamatan Petir, hingga Pemerintah Kabupaten Serang dan Pemerintah Provinsi Banten dapat lebih memperhatikan pembangunan infrastruktur yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga Berita :  Diduga Disiksa Ibu Tiri, Bocah SD di Cibeber Lebak Alami Luka dan Kelaparan

“Kami ingin ke depan pembangunan seperti ini mendapat perhatian serius karena sangat dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Inisiatif warga ini menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong di tengah keterbatasan, sekaligus pengingat pentingnya kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Reporter: Buhari

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemdes Sindangheula Prioritaskan Rumah Warga Rusak Akibat Hujan Lebat Masuk Program RTLH

7 Mei 2026 - 14:58 WIB

Pemerintah Desa Sindangheula Bergerak Cepat Tinjau Rumah Warga Kampung Benoa Kidul yang Rusak dan Tidak Layak Huni

Diduga Korupsi Anggaran BUMDes, Program Ayam Petelur Rp151 Juta di Desa Seuat Jaya Jadi Sorotan

6 Mei 2026 - 12:03 WIB

Kandang ayam petelur milik BUMDes Desa Seuat Jaya masih kosong meski anggaran ratusan juta rupiah telah digelontorkan

Pemdes Sindangheula Gencarkan Sosialisasi Bank Sampah di Benoa Lor dan Benoa Kidul

6 Mei 2026 - 07:57 WIB

Pemerintah Desa Sindangheula dorong warga kelola sampah bernilai ekonomi demi lingkungan bersih dan sehat

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Cirendeu 2025, Belanja Kain Kafan Rp29,8 Juta Dipertanyakan

5 Mei 2026 - 23:17 WIB

Minim Transparansi Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Petir, Publik mempertanyakan Kinerja Binwas Kecamatan Petir (Gambar ilustrasi Redaksi)

Videotron Kantor Kecamatan Teluknaga Mati, Publik Soroti Transparansi Anggaran Perawatan

5 Mei 2026 - 08:43 WIB

Fasilitas informasi publik di Kabupaten Tangerang tak berfungsi, pengelolaan dan anggaran pemeliharaan dipertanyakan

Enam Ormas di Pakuhaji Kompak Jaga Keamanan Bersama Polsek Pakuhaji

3 Mei 2026 - 04:36 WIB

Aliansi Ormas Pakuhaji Bersinergi dengan Polsek, Tegas Tolak Aksi Anarkis
Trending di Berita Desa