Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Berita Desa

Rumah Nyaris Roboh, Jamhudi di Serang Bertahan Hidup Bersama 12 Anak dan Cucu di Tengah Keterbatasan

Aris – Gmanews.id
Sabtu, 2 Mei 2026 16:53 WIB

Kisah Kemiskinan di Desa Sindangsari: Harap Bantuan Bedah Rumah dan Akses Pendidikan untuk Cucu Perbesar

Kisah Kemiskinan di Desa Sindangsari: Harap Bantuan Bedah Rumah dan Akses Pendidikan untuk Cucu

SERANG | Gmanews.id – Kondisi memprihatinkan dialami Jamhudi (60), warga Kampung Wadas Nenggang, RT 003/001, Desa Sindangsari, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. Ia bersama anak dan cucunya harus bertahan hidup di rumah yang nyaris roboh dan jauh dari kata layak huni.

Di tengah keterbatasan ekonomi, Jamhudi hidup bersama 12 anggota keluarga dengan penghasilan yang tidak menentu. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja, keluarga ini kerap mengalami kesulitan, apalagi untuk memperbaiki rumah yang sudah rusak parah.

“Buat makan saja masih susah, apalagi untuk membangun rumah,” ujar Jamhudi saat ditemui awak media.

Kondisi rumah yang ditempati sudah bertahun-tahun tidak tersentuh perbaikan. Bangunan tersebut tidak memiliki fasilitas dasar seperti kamar tidur yang memadai maupun kamar mandi. Atap dan struktur rumah pun sudah mengalami kerusakan serius dan membahayakan penghuni.

Selain persoalan tempat tinggal, beban ekonomi keluarga semakin berat setelah salah satu anggota keluarga meninggal dunia. Anak Jamhudi kini harus mengurus anaknya seorang diri, sementara cucu tersebut terpaksa putus sekolah karena keterbatasan biaya.

Penghasilan keluarga hanya bergantung pada pekerjaan serabutan. Salah satu sumber pendapatan adalah membantu warga memanen melinjo, itupun jika ada yang membutuhkan tenaga.

“Kalau ada yang minta bantuan panen melinjo baru kami dapat penghasilan,” ungkap anak Jamhudi.

Hingga saat ini, keluarga Jamhudi mengaku belum pernah menerima bantuan sosial seperti BLT, PKH, maupun BPNT. Padahal, kondisi ekonomi mereka tergolong sangat membutuhkan perhatian pemerintah.

Keluarga berharap adanya perhatian dari Pemerintah Desa Sindangsari, Kecamatan Petir, hingga Pemerintah Kabupaten Serang untuk memberikan bantuan, terutama program bedah rumah dan dukungan pendidikan bagi anak-anak.

“Kami berharap pemerintah tidak menutup mata. Kami ingin rumah yang layak dan masa depan yang lebih baik untuk anak cucu kami,” harap Jamhudi.

Baca Juga Berita :  Enam Ormas di Pakuhaji Kompak Jaga Keamanan Bersama Polsek Pakuhaji

Kisah ini menjadi potret nyata masih adanya warga yang hidup dalam keterbatasan ekstrem dan membutuhkan intervensi serius dari pemerintah serta pihak terkait.

Reporter: Buhari

Artikel ini telah dibaca 35 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Landa Kekeringan, Petani Kampung Kramat Gotong Royong Bongkar Tumpukan Tanah di Saluran Irigasi

5 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Petani di Desa Kramat Kompak Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi,Senin 05-10-2026

HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang

2 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Pimpinan Redaksi BaraTV Irawan Sumardi (mengenakan jas hitam) bersama Redaktur BaraTV Aris (memegang mikrofon) dalam puncak perayaan Anniversary ke-6 BaraTV di Hotel Shapire Sky, Tangerang. (Foto: Dok. BaraTV)

Pagar Tembok PT Intec Persada di Tepi Kali Cirarab Disorot, Diduga Langgar Garis Sempadan Sungai

17 September 2026 - 18:51 WIB

Nampak dari depan Bangunan Pabrik PT Intec Persada di Kawasan Industri Batik, Desa Karet, Sepatan

Sinergi Pemerintah Dan Warga, Program RTLH Desa Sarakan Berjalan Sukses

12 September 2026 - 09:43 WIB

Serah Terima Kunci Program RTLH di Aula Kantor Desa Sarakan

Berawal dari CSR PIK 2 Rp100 Juta, KDMP Pondok Jaya Sukses Kelola Gerai Sembako

11 September 2026 - 09:38 WIB

Gerai Sembako milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pondok Jaya

Warga Surya bahari Pakuhaji Resah Ada Penjual Tramadol di Ranggon

7 September 2026 - 04:23 WIB

Gambar hanya Ilustrasi: Obat Keras Tipe G Jenis Tramadol
Trending di Berita Desa