Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Berita Desa · 17 Apr 2026 10:13 WIB ·

Kades Suheli Dampingi Bupati Serang Tinjau Rumah Roboh Warga, Bantuan RTLH Segera Direalisasikan


 Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Pastikan Rumah Kusnadi di Pabuaran Dibangun Tahun Ini Perbesar

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Pastikan Rumah Kusnadi di Pabuaran Dibangun Tahun Ini

SERANG | Gmanews.id – Kepastian bantuan akhirnya menghampiri Kusnadi, warga Kampung Jalupang Wetan, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, setelah hampir dua bulan hidup dalam ketidakpastian akibat rumahnya roboh diterjang cuaca ekstrem.

Harapan tersebut menguat setelah Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah turun langsung ke lokasi pada Kamis (16/4/2026) didampingi sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Desa Sindangheula Suheli, untuk memastikan penanganan cepat terhadap kondisi warga terdampak.

Rumah Roboh Akibat Hujan Deras

Rumah milik Kusnadi dilaporkan ambruk pada Kamis, 12 Februari 2026, setelah diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi. Sejak kejadian itu, Kusnadi belum dapat membangun kembali tempat tinggalnya karena keterbatasan ekonomi.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah didampingi jajaran pejabat daerah dan Kepala Desa Sindangheula meninjau langsung rumah warga yang roboh milik Kusnadi di Kampung Jalupang Wetan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis (16/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memastikan bantuan pembangunan rumah layak huni segera direalisasikan. (Gmanews.id/Buhari)

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah didampingi jajaran pejabat daerah dan Kepala Desa Sindangheula meninjau langsung rumah warga yang roboh milik Kusnadi di Kampung Jalupang Wetan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis (16/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memastikan bantuan pembangunan rumah layak huni segera direalisasikan. (Gmanews.id/Buhari)

Pemerintah Desa Sindangheula sebelumnya telah mengupayakan bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dikelola Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang serta Baznas Kabupaten Serang. Namun, proses tersebut sempat terhambat karena kebutuhan dana swadaya dari penerima bantuan.

Bupati Serang Pastikan Pembangunan Tahun Ini

Dalam kunjungannya, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan komitmennya untuk segera merealisasikan pembangunan rumah layak huni bagi Kusnadi.

“Alhamdulillah, hari ini saya bisa melihat langsung kondisi rumah Pak Kusnadi yang sudah rata dengan tanah. Insya Allah tahun ini akan kita bangun kembali menjadi rumah layak huni,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendataan menyeluruh terhadap rumah tidak layak huni agar pemerintah dapat melakukan langkah antisipasi lebih dini terhadap potensi kerusakan serupa di wilayah lain.

Baca Juga Berita :  Congratulations! Your Collection Is About To Stop Being Relevant

Dinas Perkim Siapkan Realisasi Cepat

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Serang Okeu Oktaviana memastikan proses pembangunan akan segera berjalan dalam waktu dekat.

“Insya Allah bulan ini paling cepat kita realisasikan sesuai arahan Ibu Bupati. Proses administrasi sedang berjalan karena ini sifatnya mendesak,” jelasnya.

Pembangunan rumah Kusnadi akan didukung anggaran sebesar Rp25 juta dari Baznas Kabupaten Serang, dengan Dinas Perkim bertanggung jawab pada tahapan verifikasi, administrasi, hingga pengawasan pelaksanaan.

Peran Aktif Desa dan Kecamatan

Camat Pabuaran Idham Danal bersama Kepala Desa Sindangheula Suheli menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung dari pemerintah daerah terhadap warganya.

Kepala Desa Sindangheula Suheli mengungkapkan bahwa pengajuan bantuan sebenarnya telah dilakukan sejak 2022, namun terkendala persoalan dana swadaya dan legalitas lahan.

“Alhamdulillah, tahun ini sudah ada titik terang. Kendala administratif mulai teratasi, termasuk dokumen kepemilikan tanah. Kami dari desa akan terus mengawal agar pembangunan berjalan lancar,” ujarnya.

Dengan adanya kepastian ini, diharapkan Kusnadi segera memiliki kembali tempat tinggal yang layak serta menjadi perhatian bagi pemerintah dalam mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Serang.

Reporter : Buhari

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Tanpa Papan KIP, Sejumlah Proyek Pokir di Kecamatan Sepatan Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

23 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gambar hanya Ilustrasi : Proyek APBD Tanpa Papan Keterangan Informasi Publik ‎

Keluhan Tak Kunjung di Respon,Warga Tanah Merah Bereaksi Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

23 Juli 2026 - 07:47 WIB

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026

FWJI Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian RAB Proyek P3-TGAI di Tanjung Anom

17 Juli 2026 - 03:28 WIB

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026

Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan P3A di Tanjung Anom Gunakan Batu Bekas Irigasi, Efisiensi Anggaran Dipertanyakan

16 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pekerja Proyek Irigasi P3A Mitra Cai Asem di Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk (16-07-2026)

Kades Mauk Barat Diduga Ucapkan “Punya Istri Satu Bego, Saya Mah Tiga”, Berujung Laporan Polisi

16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Kepala Desa Mauk Barat, Samhudi, memilih menghindari pertanyaan media saat dimintai penjelasan mengenai maksud pernyataannya tentang "istri tiga" dan ucapan yang diduga menyebut masyarakat sebagai "dolog" atau "bego". Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari yang bersangkutan.

Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026

15 Juli 2026 - 10:01 WIB

Petugas Lapas Pemuda Kelas II Tangerang menunjukkan hasil razia dan pemusnahan barang bukti hasil sidak periode Januari–Juli 2026. Foto: Yan/Gmanews.id
Trending di Hukum & Kriminal