Menu

Mode Gelap
Proyek Drainase U-Ditch di Sepatan Timur Disorot, Minim Rambu Keselamatan di Jalan Padat DTRB Kabupaten Tangerang Cek Lokasi Menara Telekomunikasi di Lebak Wangi, Perusahaan Segera Dipanggil Sinergi Pemkab dan Pelaku Seni Menguat, Raker DKKT 2026 Fokuskan Program Nyata Berdaya Saing Nasional Patroli Malam Koramil 02/Curug dan Polsek Curug Jaga Kamtibmas, Wilayah Aman Kondusif Disiplin ASN Tangerang Diperketat, Wabup Ingatkan Pengawasan Ketat Sistem WFH

Berita Desa · 17 Apr 2026 10:13 WIB ·

Kades Suheli Dampingi Bupati Serang Tinjau Rumah Roboh Warga, Bantuan RTLH Segera Direalisasikan


 Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Pastikan Rumah Kusnadi di Pabuaran Dibangun Tahun Ini Perbesar

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Pastikan Rumah Kusnadi di Pabuaran Dibangun Tahun Ini

SERANG | Gmanews.id – Kepastian bantuan akhirnya menghampiri Kusnadi, warga Kampung Jalupang Wetan, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, setelah hampir dua bulan hidup dalam ketidakpastian akibat rumahnya roboh diterjang cuaca ekstrem.

Harapan tersebut menguat setelah Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah turun langsung ke lokasi pada Kamis (16/4/2026) didampingi sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Desa Sindangheula Suheli, untuk memastikan penanganan cepat terhadap kondisi warga terdampak.

Rumah Roboh Akibat Hujan Deras

Rumah milik Kusnadi dilaporkan ambruk pada Kamis, 12 Februari 2026, setelah diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi. Sejak kejadian itu, Kusnadi belum dapat membangun kembali tempat tinggalnya karena keterbatasan ekonomi.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah didampingi jajaran pejabat daerah dan Kepala Desa Sindangheula meninjau langsung rumah warga yang roboh milik Kusnadi di Kampung Jalupang Wetan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis (16/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memastikan bantuan pembangunan rumah layak huni segera direalisasikan. (Gmanews.id/Buhari)

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah didampingi jajaran pejabat daerah dan Kepala Desa Sindangheula meninjau langsung rumah warga yang roboh milik Kusnadi di Kampung Jalupang Wetan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis (16/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memastikan bantuan pembangunan rumah layak huni segera direalisasikan. (Gmanews.id/Buhari)

Pemerintah Desa Sindangheula sebelumnya telah mengupayakan bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dikelola Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang serta Baznas Kabupaten Serang. Namun, proses tersebut sempat terhambat karena kebutuhan dana swadaya dari penerima bantuan.

Bupati Serang Pastikan Pembangunan Tahun Ini

Dalam kunjungannya, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan komitmennya untuk segera merealisasikan pembangunan rumah layak huni bagi Kusnadi.

“Alhamdulillah, hari ini saya bisa melihat langsung kondisi rumah Pak Kusnadi yang sudah rata dengan tanah. Insya Allah tahun ini akan kita bangun kembali menjadi rumah layak huni,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendataan menyeluruh terhadap rumah tidak layak huni agar pemerintah dapat melakukan langkah antisipasi lebih dini terhadap potensi kerusakan serupa di wilayah lain.

Baca Juga Berita :  SPMB Banten 2026/2027 Dibuka: Simak Jalur Pendaftaran, Kuota, dan Jadwal Resmi SMA-SMK

Dinas Perkim Siapkan Realisasi Cepat

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Serang Okeu Oktaviana memastikan proses pembangunan akan segera berjalan dalam waktu dekat.

“Insya Allah bulan ini paling cepat kita realisasikan sesuai arahan Ibu Bupati. Proses administrasi sedang berjalan karena ini sifatnya mendesak,” jelasnya.

Pembangunan rumah Kusnadi akan didukung anggaran sebesar Rp25 juta dari Baznas Kabupaten Serang, dengan Dinas Perkim bertanggung jawab pada tahapan verifikasi, administrasi, hingga pengawasan pelaksanaan.

Peran Aktif Desa dan Kecamatan

Camat Pabuaran Idham Danal bersama Kepala Desa Sindangheula Suheli menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung dari pemerintah daerah terhadap warganya.

Kepala Desa Sindangheula Suheli mengungkapkan bahwa pengajuan bantuan sebenarnya telah dilakukan sejak 2022, namun terkendala persoalan dana swadaya dan legalitas lahan.

“Alhamdulillah, tahun ini sudah ada titik terang. Kendala administratif mulai teratasi, termasuk dokumen kepemilikan tanah. Kami dari desa akan terus mengawal agar pembangunan berjalan lancar,” ujarnya.

Dengan adanya kepastian ini, diharapkan Kusnadi segera memiliki kembali tempat tinggal yang layak serta menjadi perhatian bagi pemerintah dalam mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Serang.

Reporter : Buhari

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DTRB Kabupaten Tangerang Cek Lokasi Menara Telekomunikasi di Lebak Wangi, Perusahaan Segera Dipanggil

23 April 2026 - 04:41 WIB

Polemik Menara Telekomunikasi di Sepatan Timur Mulai Masuk Tahap Klarifikasi Resmi

Sinergi Pemkab dan Pelaku Seni Menguat, Raker DKKT 2026 Fokuskan Program Nyata Berdaya Saing Nasional

22 April 2026 - 14:36 WIB

DKKT Kabupaten Tangerang Susun Strategi Seni Budaya 2031, Bupati Dorong Program Nyata dan Kompetitif

Penanaman 3.000 Pohon di Tunjung Teja Serang, Polres Serang Libatkan Masyarakat dan Muspika

21 April 2026 - 14:27 WIB

Aksi penghijauan serentak di samping Mako Sub Sektor Tunjung Teja, Selasa 22 April 2026

Disiplin ASN Tangerang Diperketat, Wabup Ingatkan Pengawasan Ketat Sistem WFH

20 April 2026 - 14:50 WIB

Apel Senin 20 April 2026: Kedisiplinan ASN Jadi Kunci Pelayanan Publik di Kabupaten Tangerang

Desa Karang Tengah Dikepung Banjir Selutut Orang Dewasa, 1.117 Warga Terdampak Luapan Kali Cimanceuri

20 April 2026 - 08:15 WIB

Kiriman air dari hulu Bogor picu genangan hingga 1,2 meter, ratusan warga mengungsi ke masjid, sekitar 300 rumah terdampak di Desa Karang Tengah.

Musdesus Desa Kramat bahas strategi penataan Tanah Kas Desa demi peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan

20 April 2026 - 05:22 WIB

Pengelolaan TKD 32 Hektar Belum Optimal, Desa Kramat Dorong Kemandirian Aset untuk Kesejahteraan Warga
Trending di Berita Desa