Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Berita Desa

Kades Suheli Dampingi Bupati Serang Tinjau Rumah Roboh Warga, Bantuan RTLH Segera Direalisasikan

Aris – Gmanews.id
Jumat, 17 April 2026 10:13 WIB

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Pastikan Rumah Kusnadi di Pabuaran Dibangun Tahun Ini Perbesar

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Pastikan Rumah Kusnadi di Pabuaran Dibangun Tahun Ini

SERANG | Gmanews.id – Kepastian bantuan akhirnya menghampiri Kusnadi, warga Kampung Jalupang Wetan, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, setelah hampir dua bulan hidup dalam ketidakpastian akibat rumahnya roboh diterjang cuaca ekstrem.

Harapan tersebut menguat setelah Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah turun langsung ke lokasi pada Kamis (16/4/2026) didampingi sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Desa Sindangheula Suheli, untuk memastikan penanganan cepat terhadap kondisi warga terdampak.

Rumah Roboh Akibat Hujan Deras

Rumah milik Kusnadi dilaporkan ambruk pada Kamis, 12 Februari 2026, setelah diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi. Sejak kejadian itu, Kusnadi belum dapat membangun kembali tempat tinggalnya karena keterbatasan ekonomi.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah didampingi jajaran pejabat daerah dan Kepala Desa Sindangheula meninjau langsung rumah warga yang roboh milik Kusnadi di Kampung Jalupang Wetan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis (16/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memastikan bantuan pembangunan rumah layak huni segera direalisasikan. (Gmanews.id/Buhari)

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah didampingi jajaran pejabat daerah dan Kepala Desa Sindangheula meninjau langsung rumah warga yang roboh milik Kusnadi di Kampung Jalupang Wetan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Kamis (16/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memastikan bantuan pembangunan rumah layak huni segera direalisasikan. (Gmanews.id/Buhari)

Pemerintah Desa Sindangheula sebelumnya telah mengupayakan bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dikelola Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang serta Baznas Kabupaten Serang. Namun, proses tersebut sempat terhambat karena kebutuhan dana swadaya dari penerima bantuan.

Bupati Serang Pastikan Pembangunan Tahun Ini

Dalam kunjungannya, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan komitmennya untuk segera merealisasikan pembangunan rumah layak huni bagi Kusnadi.

“Alhamdulillah, hari ini saya bisa melihat langsung kondisi rumah Pak Kusnadi yang sudah rata dengan tanah. Insya Allah tahun ini akan kita bangun kembali menjadi rumah layak huni,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendataan menyeluruh terhadap rumah tidak layak huni agar pemerintah dapat melakukan langkah antisipasi lebih dini terhadap potensi kerusakan serupa di wilayah lain.

Baca Juga Berita :  Sinergi Pemerintah Dan Warga, Program RTLH Desa Sarakan Berjalan Sukses

Dinas Perkim Siapkan Realisasi Cepat

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Serang Okeu Oktaviana memastikan proses pembangunan akan segera berjalan dalam waktu dekat.

“Insya Allah bulan ini paling cepat kita realisasikan sesuai arahan Ibu Bupati. Proses administrasi sedang berjalan karena ini sifatnya mendesak,” jelasnya.

Pembangunan rumah Kusnadi akan didukung anggaran sebesar Rp25 juta dari Baznas Kabupaten Serang, dengan Dinas Perkim bertanggung jawab pada tahapan verifikasi, administrasi, hingga pengawasan pelaksanaan.

Peran Aktif Desa dan Kecamatan

Camat Pabuaran Idham Danal bersama Kepala Desa Sindangheula Suheli menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung dari pemerintah daerah terhadap warganya.

Kepala Desa Sindangheula Suheli mengungkapkan bahwa pengajuan bantuan sebenarnya telah dilakukan sejak 2022, namun terkendala persoalan dana swadaya dan legalitas lahan.

“Alhamdulillah, tahun ini sudah ada titik terang. Kendala administratif mulai teratasi, termasuk dokumen kepemilikan tanah. Kami dari desa akan terus mengawal agar pembangunan berjalan lancar,” ujarnya.

Dengan adanya kepastian ini, diharapkan Kusnadi segera memiliki kembali tempat tinggal yang layak serta menjadi perhatian bagi pemerintah dalam mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Serang.

Reporter : Buhari

Artikel ini telah dibaca 95 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎

9 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Gambar Hanya Ilustrasi, Konfirmasi Terkait Proyek Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan

Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek

6 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan, Kecamatan Pasar Kemis

TW Law Office & Partner Berikan Pendampingan Hukum Pro Bono kepada Keluarga Korban Dugaan Pembunuhan di Sepatan Timur

5 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Tw Law Office & Partner Bersama Keluarga Korban

Di Landa Kekeringan, Petani Kampung Kramat Gotong Royong Bongkar Tumpukan Tanah di Saluran Irigasi

5 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Petani di Desa Kramat Kompak Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi,Senin 05-10-2026

Minim K3 Dan Rambu Keselamatan Publik , Proyek RKB SDN Mekarsari 1 Di Sorot

24 September 2026 - 06:02 WIB

Proyek Pembangunan RKB SDN Mekarsari 1 Kecamatan Rajeg

Pagar Tembok PT Intec Persada di Tepi Kali Cirarab Disorot, Diduga Langgar Garis Sempadan Sungai

17 September 2026 - 18:51 WIB

Nampak dari depan Bangunan Pabrik PT Intec Persada di Kawasan Industri Batik, Desa Karet, Sepatan
Trending di Berita Desa