Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Berita Desa · 2 Jul 2026 13:10 WIB ·

SMPN 3 Sepatan Timur Umumkan Hasil SPMB 2026, Kepsek : Proses Seleksi Dipastikan Transparan


 Petugas Lapas Pemuda Kelas II Tangerang menunjukkan hasil razia dan pemusnahan barang bukti hasil sidak periode Januari–Juli 2026. Foto: Yan/Gmanews.id Perbesar

Petugas Lapas Pemuda Kelas II Tangerang menunjukkan hasil razia dan pemusnahan barang bukti hasil sidak periode Januari–Juli 2026. Foto: Yan/Gmanews.id


‎TANGERANG | Gmanews.id – Pengumuman hasil seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMPN 3 Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, yang digelar pada Kamis (2/7/2026), berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Sejumlah orang tua bersama calon peserta didik tampak mendatangi sekolah untuk melihat hasil seleksi yang diumumkan secara terbuka.

‎Pengumuman hasil seleksi dilakukan dengan menampilkan nomor urut peserta calon murid baru, sehingga seluruh proses dapat disaksikan langsung oleh masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mewujudkan pelaksanaan SPMB yang transparan, objektif, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.

‎Kepala SMPN 3 Sepatan Timur, Nasrudin, S.Pd, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi penerimaan murid baru dilaksanakan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) serta petunjuk teknis (Juknis) yang telah ditetapkan.

‎” Seleksi dalam pendaftaran SPMB kami lakukan sesuai SOP secara transparan dan akuntabel sesuai petunjuk teknis yang diterapkan,” ujar Nasrudin di sela-sela kegiatan pengumuman hasil seleksi SPMB, Kamis (2/7/2026).

‎Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi salah satu prinsip utama dalam pelaksanaan SPMB agar seluruh peserta maupun orang tua memperoleh kepastian terhadap hasil seleksi yang diumumkan sekolah.

‎Nasrudin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan guru, serta masyarakat yang telah menjaga situasi tetap kondusif selama proses pengumuman berlangsung.

‎”Alhamdulillah, hari ini pengumuman seleksi pendaftaran SPMB di sini berjalan aman, tertib, dan terkendali,” ungkapnya.

‎Dengan demikian selesai nya tahapan pengumuman hasil seleksi, maka pihak sekolah selanjutnya akan melaksanakan proses daftar ulang bagi calon murid yang dinyatakan lolos sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pihak sekolah berharap seluruh rangkaian SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar hingga proses belajar mengajar dimulai.


Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Tanpa Papan KIP, Sejumlah Proyek Pokir di Kecamatan Sepatan Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

23 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gambar hanya Ilustrasi : Proyek APBD Tanpa Papan Keterangan Informasi Publik ‎

Keluhan Tak Kunjung di Respon,Warga Tanah Merah Bereaksi Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

23 Juli 2026 - 07:47 WIB

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026

FWJI Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian RAB Proyek P3-TGAI di Tanjung Anom

17 Juli 2026 - 03:28 WIB

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026

Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan P3A di Tanjung Anom Gunakan Batu Bekas Irigasi, Efisiensi Anggaran Dipertanyakan

16 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pekerja Proyek Irigasi P3A Mitra Cai Asem di Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk (16-07-2026)

Kades Mauk Barat Diduga Ucapkan “Punya Istri Satu Bego, Saya Mah Tiga”, Berujung Laporan Polisi

16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Kepala Desa Mauk Barat, Samhudi, memilih menghindari pertanyaan media saat dimintai penjelasan mengenai maksud pernyataannya tentang "istri tiga" dan ucapan yang diduga menyebut masyarakat sebagai "dolog" atau "bego". Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari yang bersangkutan.

Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang

15 Juli 2026 - 12:08 WIB

Berawal dari Janji Pemecahan Sertifikat, Dugaan Penipuan Rp50 Juta Kini Diproses Polisi
Trending di Daerah