Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Berita Desa · 11 Jun 2026 13:50 WIB ·

Truk Kontainer Muatan Arang Tersangkut Pohon di Pakuhaji, Lalu Lintas Sempat Lumpuh Sore Hari


 Insiden Truk Kontainer di Jalan Raya Kramat–Pakuhaji Picu Kemacetan dan Proses Evakuasi BPBD Perbesar

Insiden Truk Kontainer di Jalan Raya Kramat–Pakuhaji Picu Kemacetan dan Proses Evakuasi BPBD

TANGERANG | Gmanews.id – Sebuah truk kontainer bermuatan arang bakar mengalami insiden setelah bagian box kontainer tersangkut dahan pohon saat melintas di Jalan Raya Kramat–Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa tersebut sempat menghambat arus lalu lintas di jalur penghubung wilayah pesisir utara Tangerang itu.

Akibat benturan keras antara kontainer dan dahan pohon, sejumlah ranting serta bagian batang pohon mengalami kerusakan dan nyaris tumbang. Kondisi tersebut memicu antrean kendaraan dari kedua arah hingga petugas melakukan penanganan di lokasi.

Kronologi Truk Kontainer Tersangkut Pohon di Pakuhaji

Berdasarkan informasi di lapangan, truk kontainer yang membawa muatan arang dari wilayah Sukadiri, Kabupaten Tangerang itu sedang dalam perjalanan menuju Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Saat melintas di ruas Jalan Raya Kramat–Pakuhaji, kendaraan besar tersebut bergeser ke sisi jalan dan bagian atas box kontainer mengenai dahan pohon yang menjulur ke badan jalan. Benturan itu menyebabkan dahan tersangkut dan mengakibatkan pohon mengalami kerusakan cukup parah.

Samsul, pengemudi truk kontainer, menjelaskan insiden terjadi ketika dirinya berusaha menghindari kendaraan dari arah berlawanan.

“Saya tadi menghindar kendaraan yang datang dari lawan arah karena mungkin terlalu mengambil sisi kiri jalan. Akhirnya dahan pohon tersangkut box kontainer,” ujar Samsul kepada wartawan.

Pohon Nyaris Roboh dan Timpa Warung Warga

Dampak insiden tidak hanya dirasakan pengguna jalan. Pohon yang terdampak juga sempat menimpa salah satu warung milik warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Meski demikian, hingga proses penanganan berlangsung, tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka. Kerugian material masih dalam pendataan pihak terkait.

Peristiwa tersebut menarik perhatian warga sekitar yang berkerumun menyaksikan proses evakuasi pohon dan pengaturan lalu lintas.

Baca Juga Berita :  Kebakaran Rumah di Desa Medong Mekar Jaya Diduga Korsleting Listrik, Warga Padamkan Api Secara Mandiri

Polsek Pakuhaji Atur Arus Kendaraan

Untuk mencegah kemacetan semakin panjang, sejumlah personel dari Polsek Pakuhaji turun langsung ke lokasi melakukan pengaturan arus kendaraan.

Kehadiran petugas membantu mengurai kepadatan lalu lintas yang sempat terjadi akibat posisi kontainer dan kondisi pohon yang membahayakan pengguna jalan.

Situasi di sekitar lokasi tetap terkendali selama proses evakuasi berlangsung dan kendaraan secara bertahap kembali dapat melintas.

BPBD Kabupaten Tangerang Lakukan Evakuasi Cepat

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang bergerak cepat menangani pohon yang nyaris tumbang tersebut.

Petugas menggunakan gergaji mesin untuk memotong bagian dahan yang tersangkut pada box kontainer. Langkah itu dilakukan guna menghindari risiko pohon roboh yang dapat membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.

Setelah proses pemotongan dan pembersihan selesai dilakukan, arus lalu lintas di Jalan Raya Kramat–Pakuhaji berangsur normal kembali.

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi pengemudi kendaraan bertonase besar agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di ruas jalan yang memiliki banyak pepohonan dan lebar jalan terbatas, terutama pada jam-jam padat aktivitas masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Tanpa Papan KIP, Sejumlah Proyek Pokir di Kecamatan Sepatan Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

23 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gambar hanya Ilustrasi : Proyek APBD Tanpa Papan Keterangan Informasi Publik ‎

Keluhan Tak Kunjung di Respon,Warga Tanah Merah Bereaksi Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

23 Juli 2026 - 07:47 WIB

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026

FWJI Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian RAB Proyek P3-TGAI di Tanjung Anom

17 Juli 2026 - 03:28 WIB

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026

Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan P3A di Tanjung Anom Gunakan Batu Bekas Irigasi, Efisiensi Anggaran Dipertanyakan

16 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pekerja Proyek Irigasi P3A Mitra Cai Asem di Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk (16-07-2026)

Kades Mauk Barat Diduga Ucapkan “Punya Istri Satu Bego, Saya Mah Tiga”, Berujung Laporan Polisi

16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Kepala Desa Mauk Barat, Samhudi, memilih menghindari pertanyaan media saat dimintai penjelasan mengenai maksud pernyataannya tentang "istri tiga" dan ucapan yang diduga menyebut masyarakat sebagai "dolog" atau "bego". Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari yang bersangkutan.

Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang

15 Juli 2026 - 12:08 WIB

Berawal dari Janji Pemecahan Sertifikat, Dugaan Penipuan Rp50 Juta Kini Diproses Polisi
Trending di Daerah