KOTA TANGERANG | Gmanews.id – Upaya memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah Kecamatan Periuk terus menunjukkan perkembangan signifikan. Proses normalisasi Situ Bulakan yang saat ini dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kota Tangerang telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.
Normalisasi Situ Bulakan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kapasitas tampung air sekaligus mengurangi risiko genangan yang selama ini kerap terjadi saat curah hujan tinggi melanda kawasan Periuk dan sekitarnya.
Berdasarkan data progres pekerjaan hingga awal Juni 2026, fokus utama kegiatan tersebut adalah pengerukan sedimentasi yang selama bertahun-tahun mengurangi kemampuan situ dalam menampung debit air hujan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan pengerjaan normalisasi telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir dengan hasil yang cukup menggembirakan.
“Upaya normalisasi Situ Bulakan sudah berjalan sekitar sebulan terakhir dengan fokus utamanya melakukan pengerukan lumpur untuk mengantisipasi sedimentasi dan progresnya sudah mencapai 80 persen,” ujar Taufik Syahzaeni, Rabu (10/6/2026).
Kapasitas Situ Bulakan Ditargetkan Meningkat Signifikan
Melalui proses normalisasi tersebut, kapasitas tampung Situ Bulakan diproyeksikan meningkat hingga mencapai sekitar 600 ribu meter kubik. Peningkatan kapasitas ini dinilai penting untuk memperkuat fungsi situ sebagai infrastruktur pengendali banjir di wilayah perkotaan.
Menurut Taufik Syahzaeni, keberadaan Situ Bulakan yang memiliki daya tampung lebih besar akan membantu mengurangi beban aliran air saat hujan deras, sehingga potensi banjir di kawasan permukiman sekitar dapat ditekan secara maksimal.
Selain pengerukan sedimentasi, koordinasi antara Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Provinsi Banten juga terus dilakukan guna menyiapkan program lanjutan setelah normalisasi selesai dilaksanakan.
Salah satu rencana yang telah disiapkan adalah pembangunan penurapan di area sekitar situ untuk menjaga stabilitas konstruksi serta memastikan hasil normalisasi dapat bertahan dalam jangka panjang.
“Berdasarkan pemantauan di lapangan, upaya normalisasi masih berjalan sampai sekarang serta diperkirakan bisa dituntaskan dalam hitungan hari ke depan,” kata Taufik Syahzaeni.
Perkuat Ketahanan Wilayah terhadap Risiko Banjir
Penyelesaian normalisasi Situ Bulakan diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan sistem pengendalian banjir di Kota Tangerang. Infrastruktur tersebut nantinya akan menjadi salah satu penopang utama dalam menampung debit air saat musim penghujan.
Pemkot Tangerang optimistis keberadaan Situ Bulakan yang telah dinormalisasi akan mampu mendukung ketahanan wilayah terhadap risiko banjir sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya warga Kecamatan Periuk.
Langkah percepatan normalisasi ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur sumber daya air yang lebih optimal, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan perubahan cuaca ekstrem di masa mendatang.
(Yan)











Tinggalkan Balasan