Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

News

Jembatan Kaca Gerendeng Retak, Pemkot Tangerang Percepat Perbaikan dan Amankan Area Wisata

Aris – Gmanews.id
Kamis, 11 Juni 2026 12:51 WIB

Flying Deck Jembatan Kaca Kota Tangerang Ditutup Sementara, PUPR Lakukan Kajian Teknis Demi Keselamatan Pengunjung Perbesar

Flying Deck Jembatan Kaca Kota Tangerang Ditutup Sementara, PUPR Lakukan Kajian Teknis Demi Keselamatan Pengunjung

KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang bergerak cepat merespons temuan keretakan pada bagian flying deck di Jembatan Kaca Gerendeng. Langkah pengamanan langsung dilakukan untuk mencegah potensi risiko terhadap keselamatan masyarakat yang selama ini memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai ruang publik dan destinasi wisata.

Jembatan Kaca Gerendeng yang berada di atas aliran Sungai Cisadane dikenal sebagai salah satu ikon wisata Kota Tangerang. Selain menjadi penghubung antarwilayah, kawasan ini juga ramai dikunjungi warga yang ingin menikmati panorama sungai maupun mengabadikan momen di area lantai kaca.

Kondisi retak yang ditemukan pada bagian kaca flying deck memunculkan perhatian masyarakat. Area tersebut merupakan bagian menjorok ke arah sungai dengan ukuran sekitar 7 x 2,5 meter yang selama ini menjadi titik favorit pengunjung.

Warga Minta Penanganan Cepat Demi Keselamatan

Salah satu tokoh masyarakat Kota Tangerang, Kamal, menilai perbaikan harus segera dilakukan agar tidak menimbulkan risiko yang lebih besar.

Menurutnya, fasilitas publik yang menjadi tujuan kunjungan masyarakat harus dipastikan berada dalam kondisi aman dan layak digunakan.

“Ini sangat membahayakan, Pemkot Tangerang harus segera bertindak untuk memperbaiki,” ujarnya, Kamis (11/6).

Ia berharap proses penanganan dapat diprioritaskan sehingga masyarakat tetap dapat menikmati fasilitas tersebut tanpa kekhawatiran terhadap aspek keamanan.

Dinas PUPR Kota Tangerang Pastikan Area Sudah Diamankan

Menanggapi laporan yang berkembang di masyarakat, Iwan Nursyamsu, Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, memastikan pihaknya telah melakukan langkah awal berupa pengamanan lokasi.

Menurutnya, tindakan cepat dilakukan sesaat setelah informasi keretakan diterima dari warga.

“Begitu mendengar informasi ini dari masyarakat, kami segera melakukan penanganan. Bahkan saat ini lokasi tersebut sudah kami amankan,” kata Iwan.

Baca Juga Berita :  Vidiotron Desa Mekarsari Mati Fungsi, Diduga Anggaran Ratusan Juta Kini Jadi Pajangan Mubazir

Saat ini, Dinas PUPR Kota Tangerang sedang melakukan evaluasi dan kajian teknis untuk menentukan metode perbaikan yang sesuai terhadap bagian kaca yang mengalami kerusakan.

“Kami sedang melakukan pengkajian teknis untuk melakukan perbaikan. Dengan harapan supaya ikon wisata di Kota Tangerang ini bisa kembali dinikmati oleh semua pengunjung, baik dari dalam maupun luar Kota Tangerang,” lanjutnya.

Jembatan Kaca Gerendeng Jadi Ikon Wisata dan Mobilitas Warga

Jembatan Kaca Gerendeng dibangun menggunakan anggaran sekitar Rp33 miliar dari APBD Kota Tangerang dan mulai diresmikan pada tahun 2018. Infrastruktur ini menghubungkan kawasan Benteng Makasar di Kecamatan Tangerang dengan wilayah Gerendeng di Kecamatan Karawaci.

Secara konstruksi, jembatan memiliki panjang sekitar 120 meter dengan lebar 13 meter dan berada sekitar lima meter di atas permukaan Sungai Cisadane. Area flying deck yang menjadi daya tarik utama diketahui memiliki kapasitas maksimal sekitar 60 orang.

Pemerintah Kota Tangerang berharap proses pemeriksaan teknis dan perbaikan dapat berlangsung cepat sehingga fungsi jembatan sebagai sarana mobilitas sekaligus destinasi wisata tetap berjalan aman, nyaman, dan dapat kembali dinikmati masyarakat.

(Yan)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎

9 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Gambar Hanya Ilustrasi, Konfirmasi Terkait Proyek Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan

Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek

6 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan, Kecamatan Pasar Kemis

TW Law Office & Partner Berikan Pendampingan Hukum Pro Bono kepada Keluarga Korban Dugaan Pembunuhan di Sepatan Timur

5 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Tw Law Office & Partner Bersama Keluarga Korban

Di Landa Kekeringan, Petani Kampung Kramat Gotong Royong Bongkar Tumpukan Tanah di Saluran Irigasi

5 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Petani di Desa Kramat Kompak Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi,Senin 05-10-2026

HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang

2 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Pimpinan Redaksi BaraTV Irawan Sumardi (mengenakan jas hitam) bersama Redaktur BaraTV Aris (memegang mikrofon) dalam puncak perayaan Anniversary ke-6 BaraTV di Hotel Shapire Sky, Tangerang. (Foto: Dok. BaraTV)

Minim K3 Dan Rambu Keselamatan Publik , Proyek RKB SDN Mekarsari 1 Di Sorot

24 September 2026 - 06:02 WIB

Proyek Pembangunan RKB SDN Mekarsari 1 Kecamatan Rajeg
Trending di Daerah