TANGERANG | Gmanews.id – Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di kawasan ruko Garden Ville, Citra Raya, Desa Panongan, Kecamatan Panongan, Selasa (14/4/2026) pagi. Peristiwa ini sempat mengundang perhatian warga sekitar yang beraktivitas di lokasi tersebut.
Korban diketahui bernama Toni Hernowo (53), seorang karyawan swasta asal Magelang, Jawa Tengah, yang sehari-hari berjualan angkringan di area tersebut.
Kapolsek Panongan, Iptu Irruandy Aritonang, menjelaskan bahwa kejadian pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Rizal, seorang pengemudi ojek online, sekitar pukul 06.00 WIB.
“Saksi datang ke lokasi untuk menunggu penumpang sekaligus memesan kopi. Namun setibanya di tempat, korban sudah dalam kondisi tergeletak di belakang gerobak angkringan dan tidak merespons saat dibangunkan,” ujar Iptu Irruandy Aritonang.
Melihat kondisi tersebut, saksi segera memanggil petugas keamanan setempat dan menghubungi rekan korban untuk menyampaikan kejadian itu kepada keluarga.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Evakuasi Korban
Sekitar pukul 06.30 WIB, adik korban, Dedi Kurniawan, tiba di lokasi dan langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Panongan.
Petugas kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Panongan tiba di lokasi sekitar pukul 06.40 WIB. Mereka segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengevakuasi korban ke Ciputra Hospital Citra Raya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, seluruh barang berharga milik korban juga dipastikan tidak ada yang hilang.
Ditemukan Obat-Obatan, Korban Punya Riwayat Asma
Di sekitar lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah obat-obatan seperti Ventolin Inhaler, Teosal, Dipsamol, Hotin DCL, dan Ketoconazole yang diduga berkaitan dengan kondisi kesehatan korban.
Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma akut yang telah diderita selama kurang lebih tiga tahun.
“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan autopsi,” tambah Iptu Irruandy Aritonang.
Usai proses pemeriksaan, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Perumahan GMC, Desa Panongan, untuk disemayamkan.
Polsek Panongan memastikan seluruh prosedur penanganan telah dilakukan secara profesional, mulai dari olah TKP, pengumpulan barang bukti, hingga pemeriksaan saksi.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitar.











Tinggalkan Balasan