Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Nasional · 26 Mei 2026 23:02 WIB ·

Pelayanan Dana PIP di BRI KCP Sepatan Dikeluhkan, Wali Murid Diminta Menunggu hingga Juni 2026


 Penjadwalan Pencairan Dana PIP Siswa di BRI Sepatan Kabupaten Tangerang Tuai Sorotan Warga Perbesar

Penjadwalan Pencairan Dana PIP Siswa di BRI Sepatan Kabupaten Tangerang Tuai Sorotan Warga

TANGERANG | Gmanews.id – Pelayanan pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) di BRI KCP Sepatan, Kabupaten Tangerang, menuai keluhan dari sejumlah wali murid penerima bantuan pendidikan. Masyarakat menilai proses pencairan dana berlangsung lambat setelah sebagian penerima diminta kembali datang pada jadwal yang ditentukan pihak bank.

Salah satu wali murid berinisial S, warga Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, mengaku kecewa lantaran dana bantuan pendidikan anaknya belum dapat dicairkan meski telah mengantre sejak pagi hari.

Ia mengatakan pihak bank menjadwalkan ulang pencairan dana hingga 19 Juni 2026. Padahal, bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk kebutuhan pendidikan anak menjelang tahun ajaran baru dan proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

“Saya datang dari pagi dan sudah antre cukup lama. Harapannya dana bisa langsung cair karena kebutuhan sekolah anak sudah dekat. Tapi malah diminta datang lagi tanggal 19 Juni,” ujar S kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).

BRI KCP Sepatan Sebut Penjadwalan Dilakukan untuk Atur Antrean

Saat dikonfirmasi, pegawai BRI KCP Sepatan bernama Diki menjelaskan bahwa sistem penjadwalan diterapkan guna mengantisipasi kepadatan antrean pencairan dana PIP di area pelayanan bank.

Menurutnya, tingginya jumlah masyarakat penerima bantuan pendidikan membuat pihak bank perlu melakukan pengaturan jadwal pelayanan agar aktivitas transaksi nasabah lain tetap berjalan nyaman.

“Iya mas, hal ini agar para nasabah lainnya lebih nyaman saat melakukan aktivitas atau transaksi di sini,” kata Diki.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat yang ingin mempercepat proses pencairan dipersilakan mendatangi kantor cabang BRI lainnya.

Suasana Pelayanan Bank Terlihat Tidak Padat

Meski demikian, berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi ruang pelayanan di dalam bank terlihat relatif lengang. Tidak tampak antrean panjang maupun penumpukan nasabah seperti yang dikhawatirkan.

Baca Juga Berita :  Dugaan Praktik Jasa Pendaftaran SPMB di Sepatan Timur Mencuat, Kios Fotokopi Disorot

Pihak bank menyebut kondisi tersebut terjadi karena sebelumnya telah diterapkan sistem penjadwalan terhadap sebagian penerima dana PIP.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan dari sejumlah wali murid terkait efektivitas kebijakan pelayanan pencairan bantuan pendidikan yang diterapkan pihak perbankan.

FWJI Kabupaten Tangerang Minta Sistem Pelayanan Dievaluasi

Menanggapi persoalan tersebut, Sekretaris Wilayah Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Kabupaten Tangerang, Mohamad Aris, meminta pihak perbankan melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan pencairan dana PIP di wilayah Sepatan.

Menurutnya, dana bantuan pendidikan merupakan kebutuhan penting bagi siswa sehingga proses pencairannya seharusnya tidak menyulitkan masyarakat penerima manfaat.

“Kalau alasannya demi kenyamanan nasabah lain, tentu harus dicari solusi pelayanan yang lebih seimbang. Jangan sampai masyarakat penerima bantuan pendidikan justru merasa dipinggirkan,” tegas Mohamad Aris.

Ia berharap pelayanan terhadap penerima bantuan pendidikan tetap mengedepankan pendekatan humanis, efektif, dan proporsional, terutama menjelang kebutuhan sekolah tahun ajaran baru.

Warga Harapkan Perbaikan Mekanisme Pencairan Dana PIP

Sejumlah warga berharap pihak bank segera melakukan evaluasi terhadap mekanisme pencairan dana PIP siswa 2026 agar pelayanan berjalan lebih cepat dan tidak membebani wali murid.

Masyarakat juga berharap pencairan bantuan pendidikan dapat dilakukan lebih optimal mengingat kebutuhan sekolah siswa menjelang tahun ajaran baru membutuhkan kepastian dan percepatan layanan.

Hingga berita ini diterbitkan, pelayanan pencairan Dana PIP BRI KCP Sepatan masih berlangsung dengan sistem penjadwalan terhadap sebagian penerima bantuan.

(Muhayar)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Tangerang Gandeng FMIPA UI Tingkatkan SDM Perumda Tirta Benteng Demi Pelayanan Air Bersih

13 Juli 2026 - 23:56 WIB

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Perumda Tirta Benteng dan LST FMIPA Universitas Indonesia (UI) di Neglasari, Senin (13/7/2026).

Usai Febrie Adriansyah Mundur, Rudi Margono Dipercaya Pimpin Sementara JAM Pidsus

11 Juli 2026 - 17:54 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan

11 Juli 2026 - 17:20 WIB

Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

7 Juli 2026 - 15:22 WIB

Gerbang Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang di Kota Tangerang, Provinsi Banten, menjadi sorotan menyusul dugaan adanya narapidana yang mengendalikan jaringan peredaran narkotika dari dalam lapas. Foto: Ilustrasi/Gmanews.id

Polresta Tangerang Tetapkan Dua Tersangka Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ibu Korban Diduga Terima Rp14,5 Juta

25 Juni 2026 - 20:26 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur, Pelaku dan Ibu Korban Resmi Jadi Tersangka

SPMB Banten 2026 Disorot, Siswa Berjarak 362 Meter dari SMAN 15 Kota Tangerang Belum Lolos Jalur Domisili Wilayah

24 Juni 2026 - 13:05 WIB

Hasil seleksi SPMB Banten memicu pertanyaan soal transparansi sistem, akurasi penghitungan jarak, dan mekanisme verifikasi data peserta didik
Trending di Breaking News