Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Nasional

Pelayanan Dana PIP di BRI KCP Sepatan Dikeluhkan, Wali Murid Diminta Menunggu hingga Juni 2026

Aris – Gmanews.id
Selasa, 26 Mei 2026 23:02 WIB

Penjadwalan Pencairan Dana PIP Siswa di BRI Sepatan Kabupaten Tangerang Tuai Sorotan Warga Perbesar

Penjadwalan Pencairan Dana PIP Siswa di BRI Sepatan Kabupaten Tangerang Tuai Sorotan Warga

TANGERANG | Gmanews.id – Pelayanan pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) di BRI KCP Sepatan, Kabupaten Tangerang, menuai keluhan dari sejumlah wali murid penerima bantuan pendidikan. Masyarakat menilai proses pencairan dana berlangsung lambat setelah sebagian penerima diminta kembali datang pada jadwal yang ditentukan pihak bank.

Salah satu wali murid berinisial S, warga Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, mengaku kecewa lantaran dana bantuan pendidikan anaknya belum dapat dicairkan meski telah mengantre sejak pagi hari.

Ia mengatakan pihak bank menjadwalkan ulang pencairan dana hingga 19 Juni 2026. Padahal, bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk kebutuhan pendidikan anak menjelang tahun ajaran baru dan proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

“Saya datang dari pagi dan sudah antre cukup lama. Harapannya dana bisa langsung cair karena kebutuhan sekolah anak sudah dekat. Tapi malah diminta datang lagi tanggal 19 Juni,” ujar S kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).

BRI KCP Sepatan Sebut Penjadwalan Dilakukan untuk Atur Antrean

Saat dikonfirmasi, pegawai BRI KCP Sepatan bernama Diki menjelaskan bahwa sistem penjadwalan diterapkan guna mengantisipasi kepadatan antrean pencairan dana PIP di area pelayanan bank.

Menurutnya, tingginya jumlah masyarakat penerima bantuan pendidikan membuat pihak bank perlu melakukan pengaturan jadwal pelayanan agar aktivitas transaksi nasabah lain tetap berjalan nyaman.

“Iya mas, hal ini agar para nasabah lainnya lebih nyaman saat melakukan aktivitas atau transaksi di sini,” kata Diki.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat yang ingin mempercepat proses pencairan dipersilakan mendatangi kantor cabang BRI lainnya.

Suasana Pelayanan Bank Terlihat Tidak Padat

Meski demikian, berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi ruang pelayanan di dalam bank terlihat relatif lengang. Tidak tampak antrean panjang maupun penumpukan nasabah seperti yang dikhawatirkan.

Baca Juga Berita :  Rumah Panggung di Kalanganyar Lebak Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Pihak bank menyebut kondisi tersebut terjadi karena sebelumnya telah diterapkan sistem penjadwalan terhadap sebagian penerima dana PIP.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan dari sejumlah wali murid terkait efektivitas kebijakan pelayanan pencairan bantuan pendidikan yang diterapkan pihak perbankan.

FWJI Kabupaten Tangerang Minta Sistem Pelayanan Dievaluasi

Menanggapi persoalan tersebut, Sekretaris Wilayah Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Kabupaten Tangerang, Mohamad Aris, meminta pihak perbankan melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan pencairan dana PIP di wilayah Sepatan.

Menurutnya, dana bantuan pendidikan merupakan kebutuhan penting bagi siswa sehingga proses pencairannya seharusnya tidak menyulitkan masyarakat penerima manfaat.

“Kalau alasannya demi kenyamanan nasabah lain, tentu harus dicari solusi pelayanan yang lebih seimbang. Jangan sampai masyarakat penerima bantuan pendidikan justru merasa dipinggirkan,” tegas Mohamad Aris.

Ia berharap pelayanan terhadap penerima bantuan pendidikan tetap mengedepankan pendekatan humanis, efektif, dan proporsional, terutama menjelang kebutuhan sekolah tahun ajaran baru.

Warga Harapkan Perbaikan Mekanisme Pencairan Dana PIP

Sejumlah warga berharap pihak bank segera melakukan evaluasi terhadap mekanisme pencairan dana PIP siswa 2026 agar pelayanan berjalan lebih cepat dan tidak membebani wali murid.

Masyarakat juga berharap pencairan bantuan pendidikan dapat dilakukan lebih optimal mengingat kebutuhan sekolah siswa menjelang tahun ajaran baru membutuhkan kepastian dan percepatan layanan.

Hingga berita ini diterbitkan, pelayanan pencairan Dana PIP BRI KCP Sepatan masih berlangsung dengan sistem penjadwalan terhadap sebagian penerima bantuan.

(Muhayar)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang

2 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Pimpinan Redaksi BaraTV Irawan Sumardi (mengenakan jas hitam) bersama Redaktur BaraTV Aris (memegang mikrofon) dalam puncak perayaan Anniversary ke-6 BaraTV di Hotel Shapire Sky, Tangerang. (Foto: Dok. BaraTV)

Menhut Raja Antoni Tegas Tangani Karhutla, Izin 5 Korporasi di Kalbar Dibekukan

4 September 2026 - 03:29 WIB

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (3/9/2026).

Anniversary ke-6 BaraTV Digelar 30 September 2026, Ditetapkan di Hotel Shapire Yasmin

1 September 2026 - 16:15 WIB

Rapat Kerja Anniversary ke-6 BaraTV Digelar di Dapoer Kharisma Sepatan ( Gambar Istimewa )

Sekwil FWJ Indonesia Korwil Tangkab Apresiasi SPPG Mauk Tanjung Anom Telah Memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)

26 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Dokumen Sertifikat Laik Higiene Sanitasi untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tangerang Mauk Tanjung Anom yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. (Photo Istimewa: @gmanews.id)

Polda Metro Jaya Klarifikasi Rekening Koordinator AMPB, Transaksi Hanya Ditunda

25 Agustus 2026 - 20:33 WIB

Polda Metro Jaya Klarifikasi Rekening Koordinator AMPB, Transaksi Hanya Ditunda

Ketua PKBM Kabupaten Tangerang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOP

25 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Kejari Kabupaten Tangerang menyebut kerugian negara sementara lebih dari Rp2 miliar dan menemukan dugaan data siswa fiktif dalam penyaluran dana BOP Kesetaraan. (Photo Istimewa)
Trending di Hukum & Kriminal