Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

News

Kontainer 40 Ton Picu Kecelakaan di Pantura Sepatan–Pakuhaji, FWJ Indonesia Korwil Kabupaten Tangerang Desak Penertiban

Aris – Gmanews.id
Sabtu, 2 Mei 2026 14:10 WIB

Perbaikan Jembatan Kalibaru Alihkan Arus Truk Berat, Warga Jadi Korban Perbesar

Perbaikan Jembatan Kalibaru Alihkan Arus Truk Berat, Warga Jadi Korban

TANGERANG | Gmanews.id — Lonjakan kendaraan kontainer di jalur Pantura wilayah Sepatan hingga Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, kini menimbulkan kekhawatiran serius. Arus kendaraan bertonase besar meningkat akibat perbaikan Jembatan Kalibaru, sehingga truk kontainer dialihkan ke jalur yang sehari-hari digunakan masyarakat.

Situasi ini bahkan telah memakan korban. Pada Sabtu, 2 Mei 2026, seorang pengguna jalan asal Jakarta dilaporkan mengalami kecelakaan di ruas tersebut yang diduga melibatkan kendaraan berat. Peristiwa ini mempertegas tingginya risiko keselamatan di jalur Pantura Sepatan–Pakuhaji.

Forum Wartawan Jaya Indonesia Korwil Kabupaten Tangerang menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan karena berdampak langsung terhadap keselamatan masyarakat dan ketahanan infrastruktur jalan.

Ketua FWJ Indonesia Korwil Kabupaten Tangerang, Irawan Sumardi, menegaskan bahwa pola distribusi industri harus segera diubah untuk mengurangi beban jalan umum.

“Pelaku industri harus paham, kontainer itu jangan masuk ke pabrik. Jangan ada lagi bongkar muat di dalam pabrik. Barang harus dibawa ke pelabuhan, dan proses loading dilakukan di sana,” tegas Irawan Sumardi.

Menurutnya, praktik stuffing atau pengisian barang di dalam pabrik menjadi penyebab utama kendaraan kontainer melintasi jalan umum yang padat aktivitas warga.

“Kalau kontainer tetap masuk ke pabrik, maka kendaraan berat akan terus keluar-masuk lewat jalan umum. Dampaknya jelas, jalan cepat rusak, macet, dan risiko kecelakaan meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Wilayah (Sekwil) FWJ Indonesia Korwil Kabupaten Tangerang, Aris, menyoroti besarnya tonase kendaraan yang melintas.

“Satu kontainer 40 feet bisa mencapai 40 ton. Jalan yang digunakan masyarakat sehari-hari tidak dirancang untuk menahan beban sebesar itu,” ujar Aris.

Dampak Infrastruktur dan Keselamatan

Ruas Pantura Sepatan–Pakuhaji merupakan jalur vital yang dipadati aktivitas warga, terutama kendaraan roda dua. Dengan kondisi jalan yang masih dalam perbaikan, keberadaan truk kontainer dinilai meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga Berita :  Ketua PKBM Kabupaten Tangerang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOP

FWJ Indonesia Korwil Kabupaten Tangerang menilai tanpa pengawasan ketat, kerusakan jalan akan semakin cepat terjadi dan potensi korban akan terus bertambah.

Desakan Penertiban dan Solusi

FWJ Indonesia Korwil Tangkab tersebut mendesak pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan penertiban kendaraan bertonase besar yang melintas di jalur tersebut.

Selain itu, FWJ Indonesia Korwil Kabupaten Tangerang mendorong perubahan sistem distribusi logistik dengan memusatkan aktivitas bongkar muat di kawasan pelabuhan.

“Solusinya jelas, semua aktivitas loading dilakukan di pelabuhan, bukan di pabrik. Dengan begitu, kontainer tidak perlu lagi melintasi jalan umum,” pungkasnya.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran lalu lintas, mengurangi kerusakan jalan, serta melindungi keselamatan masyarakat di wilayah Sepatan dan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

(Reporter: Muhayar)

Artikel ini telah dibaca 97 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang

2 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Pimpinan Redaksi BaraTV Irawan Sumardi (mengenakan jas hitam) bersama Redaktur BaraTV Aris (memegang mikrofon) dalam puncak perayaan Anniversary ke-6 BaraTV di Hotel Shapire Sky, Tangerang. (Foto: Dok. BaraTV)

Anniversary ke-6 BaraTV Digelar 30 September 2026, Ditetapkan di Hotel Shapire Yasmin

1 September 2026 - 16:15 WIB

Rapat Kerja Anniversary ke-6 BaraTV Digelar di Dapoer Kharisma Sepatan ( Gambar Istimewa )

Polda Metro Jaya Klarifikasi Rekening Koordinator AMPB, Transaksi Hanya Ditunda

25 Agustus 2026 - 20:33 WIB

Polda Metro Jaya Klarifikasi Rekening Koordinator AMPB, Transaksi Hanya Ditunda

Ketua PKBM Kabupaten Tangerang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOP

25 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Kejari Kabupaten Tangerang menyebut kerugian negara sementara lebih dari Rp2 miliar dan menemukan dugaan data siswa fiktif dalam penyaluran dana BOP Kesetaraan. (Photo Istimewa)

Ratusan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Miftahul Huda Annidzom, Perkuat Ukhuwah dan Keteladanan Rasulullah

24 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Ratusan jamaah, puluhan habaib, ulama, santri, serta majelis taklim menghadiri peringatan Maulid Nabi 10 Rabiul Awal 1448 Hijriah di Ponpes Miftahul Huda Annidzom.

Pemkot Tangerang Gandeng FMIPA UI Tingkatkan SDM Perumda Tirta Benteng Demi Pelayanan Air Bersih

13 Juli 2026 - 23:56 WIB

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Perumda Tirta Benteng dan LST FMIPA Universitas Indonesia (UI) di Neglasari, Senin (13/7/2026).
Trending di News