Menu

Mode Gelap
Proyek Drainase U-Ditch di Sepatan Timur Disorot, Minim Rambu Keselamatan di Jalan Padat DTRB Kabupaten Tangerang Cek Lokasi Menara Telekomunikasi di Lebak Wangi, Perusahaan Segera Dipanggil Sinergi Pemkab dan Pelaku Seni Menguat, Raker DKKT 2026 Fokuskan Program Nyata Berdaya Saing Nasional Patroli Malam Koramil 02/Curug dan Polsek Curug Jaga Kamtibmas, Wilayah Aman Kondusif Disiplin ASN Tangerang Diperketat, Wabup Ingatkan Pengawasan Ketat Sistem WFH

Berita Desa · 20 Apr 2026 08:15 WIB ·

Desa Karang Tengah Dikepung Banjir Selutut Orang Dewasa, 1.117 Warga Terdampak Luapan Kali Cimanceuri


 Kiriman air dari hulu Bogor picu genangan hingga 1,2 meter, ratusan warga mengungsi ke masjid, sekitar 300 rumah terdampak di Desa Karang Tengah. Perbesar

Kiriman air dari hulu Bogor picu genangan hingga 1,2 meter, ratusan warga mengungsi ke masjid, sekitar 300 rumah terdampak di Desa Karang Tengah.

TANGERANG | Gmanews.id – Luapan Kali Cimanceuri kembali menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang pada Minggu (19/4/2026) dini hari. Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, menjadi salah satu titik terdampak dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa hingga lebih dari satu meter di beberapa lokasi.

Banjir diduga dipicu oleh meningkatnya debit air kiriman dari wilayah hulu di Bogor, yang membuat aliran sungai tidak mampu menampung volume air. Kondisi ini menyebabkan genangan meluas ke permukiman warga dalam waktu singkat.

Kepala Desa Karang Tengah, H. Koswara, S.IP, turun langsung ke lokasi bersama FORKOPIMCAM Pagedangan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat sekitar untuk memastikan keselamatan warga dan memantau kondisi terkini di lapangan.

“Kami siaga bersama unsur terkait memantau langsung kondisi di lapangan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kami mengimbau warga tetap waspada terhadap kemungkinan kiriman air susulan,” ujar H. Koswara, S.IP.

Dampak Banjir Meluas di Tiga Kecamatan

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, banjir kali ini berdampak pada 1.117 jiwa dari 311 kepala keluarga (KK). Sedikitnya 252 rumah warga terendam dengan ketinggian air bervariasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat meluapnya aliran Sungai Cimanceuri yang merendam tiga kecamatan sekaligus.

“Banjir terjadi di Desa Sukamanah Kecamatan Jambe, Desa Karang Tengah Kecamatan Pagedangan, serta Desa Cirarab Kecamatan Legok,” jelas Achmad Taufik.

Ketinggian air di masing-masing wilayah berbeda, yakni sekitar 60–70 sentimeter di Kecamatan Jambe, 40 sentimeter hingga 1,2 meter di Pagedangan, dan sekitar 50 sentimeter di Kecamatan Legok.

Ratusan Warga Mengungsi

Sejumlah warga terdampak memilih mengungsi untuk menghindari risiko banjir yang lebih besar. Tercatat sekitar 450 jiwa saat ini berada di Masjid Jami Al-Falah, Desa Karang Tengah sebagai lokasi pengungsian sementara.

Baca Juga Berita :  The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers

BPBD Kabupaten Tangerang telah menyalurkan bantuan logistik bagi para pengungsi, termasuk kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan perlengkapan darurat.

Waspada Banjir Susulan

Pemerintah daerah bersama aparat terkait terus bersiaga menghadapi potensi banjir susulan. Hal ini mengingat kondisi debit air dari hulu masih berpotensi meningkat, terutama jika curah hujan tinggi kembali terjadi.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, memantau informasi resmi dari pemerintah, serta segera mengungsi jika kondisi air terus naik demi keselamatan bersama.

Gmanews.id akan terus memantau perkembangan situasi banjir di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Banten Ungkap Kasus Persetubuhan dan Aborsi Anak di Bawah Umur

20 April 2026 - 08:39 WIB

Konferensi pers Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten terkait pengungkapan kasus persetubuhan, pencabulan anak di bawah umur, dan tindak pidana aborsi. Dalam konferensi pers, aparat menampilkan sejumlah barang bukti berupa pakaian, botol, dan obat-obatan yang digunakan pelaku. Acara digelar di ruang briefing resmi dengan menghadirkan jajaran penyidik dan pejabat kepolisian.

Musdesus Desa Kramat bahas strategi penataan Tanah Kas Desa demi peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan

20 April 2026 - 05:22 WIB

Pengelolaan TKD 32 Hektar Belum Optimal, Desa Kramat Dorong Kemandirian Aset untuk Kesejahteraan Warga

Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai Ilegal di Pontianak

20 April 2026 - 04:48 WIB

Satgas Gakkum Bareskrim Polri Sita Puluhan Ton Komoditas Pangan Impor Ilegal dari Berbagai Negara

Menara Telekomunikasi 40 Meter di Lebak Wangi Disorot, Dugaan Belum Kantongi PBG Mencuat

18 April 2026 - 11:26 WIB

Pembangunan tower Indosat di tengah permukiman warga memicu pertanyaan terkait izin dan transparansi proyek. (Foto: Istimewa/Muhayar – Gmanews.id)

Korupsi Renovasi Masjid di Klaten, Kades dan Kontraktor Ditahan 20 Hari, Negara Rugi Rp203 Juta

18 April 2026 - 02:54 WIB

Kejari Klaten Ungkap Penyimpangan Dana APBD Rehab Masjid Al Huda Semangkak (Sb Solopos.com)

Baru 6 Hari Menjabat, Ketua Ombudsman RI Ditetapkan Tersangka Korupsi Nikel oleh Kejagung

17 April 2026 - 12:57 WIB

Kejagung Ungkap Dugaan Korupsi Tata Kelola Tambang Nikel, Ketua Ombudsman RI Langsung Ditahan
Trending di Breaking News