Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Berita Desa

Keluhan Tak Kunjung di Respon,Warga Tanah Merah Bereaksi Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

Muhayar. – Gmanews.id
Kamis, 23 Juli 2026 07:47 WIB

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026 Perbesar

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026

‎
‎TANGERANG | Gmanews.id
‎
‎Puluhan warga Kampung Tanah Merah RT 02 RW 02, Desa Tanah Merah, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, secara spontan menggelar aksi gotong royong membersihkan saluran drainase di sepanjang Jalan Raya Gatot Subroto, Kamis (23/7/2026).
‎
‎Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus protes karena genangan air limbah yang tak kunjung tertangani meski telah berlangsung hampir dua tahun.
‎
‎Genangan air yang membentang sepanjang kurang lebih 200 meter itu disebut tidak pernah surut meski cuaca sedang tidak hujan. Warga menduga kondisi tersebut dipicu oleh saluran drainase yang tersumbat serta tingginya debit pembuangan air limbah rumah tangga, sementara kapasitas saluran dinilai sudah tidak lagi mampu menampung aliran air.
‎
‎Bahkan viral di Media Sosial, Kondisi Jalan Raya Gatot Subroto di Desa Tanah Merah sebelumnya sempat menjadi perhatian publik setelah video dan foto genangan air beredar luas di berbagai platform media sosial.
‎
‎Tak sedikit warga maupun pengendara yang mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Bahkan, berdasarkan keterangan sejumlah warga, lokasi itu kerap menjadi titik terjadinya kecelakaan lalu lintas, terutama pengendara sepeda motor yang tergelincir akibat jalan licin.
‎
‎Melihat kondisi itu akhirnya puluhan warga sekitar berinisiatif membongkar dan membersihkan saluran drainase secara swadaya, Ketua RT 02 RW 02 Kampung Tanah Merah, Sara, mengatakan kegiatan gotong royong dilakukan sebagai bentuk reaksi atas usulan warga yang hingga kini belum mendapat tindak lanjut.
‎
‎”Ya, kami hari ini bersama warga melakukan kegiatan gotong royong. Dan ini sebagai bentuk reaksi atas keluhan yang kami sampaikan karena belum ada respons,” ujar Sara di lokasi
‎
‎Menurutnya, genangan air limbah yang selalu menutup badan jalan telah berlangsung hampir dua tahun dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat.
‎
‎” Hampir dua tahun melihat kondisi jalan ini selalu penuh genangan air comberan. Kondisi ini bikin tidak nyaman, meresahkan, dan sudah menimbulkan beberapa kecelakaan pengguna sepeda motor yang terjatuh. Melihat hal itu, kami berinisiatif bersama warga mengadakan gotong royong untuk membongkar dan membersihkan saluran air yang tersumbat,” ungkapnya.
‎
‎Sara menambahkan, pihaknya telah beberapa kali menyampaikan usulan melalui musyawarah bersama pemerintah desa agar dilakukan perbaikan drainase secara menyeluruh.
‎
‎”Kami berharap instansi terkait segera merespons dan merealisasikan perbaikan drainase agar persoalan ini tidak terus berulang dan membahayakan pengguna jalan,” katanya.
‎
‎Sementara itu, Miftah Shuritho, SSTP., MM. Camat Sepatan Timur saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menjelaskan bahwa persoalan drainase tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air.
‎Menurutnya, pihak kecamatan telah menyampaikan kondisi tersebut kepada dinas terkait.
‎
‎” Terkait persoalan ini sudah kami sampaikan ke Dinas Bina Marga untuk perbaiki drainasenya karena kewenangan dinas. Insya Allah bulan depan akan diperbaiki karena masih proses tender lelang,” tulisnya dalam balasan WhatsApp.
‎
‎Warga berharap rencana perbaikan tersebut benar-benar direalisasikan sehingga genangan air limbah yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat segera teratasi. Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, kondisi drainase yang buruk juga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengendara apabila tidak segera dilakukan penanganan secara permanen.

Baca Juga Berita :  SMPN 3 Sepatan Timur Umumkan Hasil SPMB 2026, Kepsek : Proses Seleksi Dipastikan Transparan
Artikel ini telah dibaca 173 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Keluarga Muhammad Harun Apresiasi Komitmen Polsek Sepatan Tangani Perkara Dugaan Pembunuhan

10 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Tim Kuasa Hukum Keluarga Almarhum Muhammad Harun Korban Dugaan Pembunuhan

Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎

9 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Gambar Hanya Ilustrasi, Konfirmasi Terkait Proyek Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan

Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek

6 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan, Kecamatan Pasar Kemis

TW Law Office & Partner Berikan Pendampingan Hukum Pro Bono kepada Keluarga Korban Dugaan Pembunuhan di Sepatan Timur

5 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Tw Law Office & Partner Bersama Keluarga Korban

Di Landa Kekeringan, Petani Kampung Kramat Gotong Royong Bongkar Tumpukan Tanah di Saluran Irigasi

5 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Petani di Desa Kramat Kompak Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi,Senin 05-10-2026

Minim K3 Dan Rambu Keselamatan Publik , Proyek RKB SDN Mekarsari 1 Di Sorot

24 September 2026 - 06:02 WIB

Proyek Pembangunan RKB SDN Mekarsari 1 Kecamatan Rajeg
Trending di Daerah