Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Berita Desa · 1 Jul 2026 09:44 WIB ·

Hari Kedua Kebakaran Asap Pekat Selimuti Areal TPA Jatiwaringin Dan Sekitarnya


 Kondisi Terkini Kebakaran TPA Jatiwaringin Areal di Selimuti Asap Tebal, Selasa 01-07-2026 Perbesar

Kondisi Terkini Kebakaran TPA Jatiwaringin Areal di Selimuti Asap Tebal, Selasa 01-07-2026

TANGERANG | Gmanews.id – Memasuki hari kedua kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, kepulan asap tebal masih menyelimuti kawasan sekitar, Rabu (1/7/2026).

Bahkan, intensitas kebakaran dilaporkan semakin meluas sehingga memicu kekhawatiran warga terhadap dampak kesehatan dan keselamatan pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, asap berwarna putih keabu-abuan terus membumbung dari area TPA hingga menutupi sebagian ruas jalan di sekitar lokasi. Jarak pandang pengendara pun menjadi terbatas akibat pekatnya asap yang terbawa embusan angin.

‎Di tengah kondisi tersebut, personel Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Tangerang masih terus berjibaku melakukan upaya pemadaman agar kobaran api tidak semakin meluas ke area lainnya.

‎Sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi mulai mengeluhkan dampak asap yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat agar kebakaran tidak berlarut-larut.

‎” Saya minta kepada pemerintah daerah agar kebakaran di TPA Jatiwaringin ini segera diatasi, karena khawatir asap ini dapat mengganggu kesehatan kami,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

‎Sementara itu, petugas UPT Pos Damkar Mauk, Toing, mengungkapkan bahwa proses pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

‎Menurutnya, faktor cuaca, terutama arah dan kecepatan angin yang berubah-ubah, menjadi tantangan utama dalam upaya menjinakkan api. Selain itu, jangkauan menuju titik-titik api yang berada di dalam tumpukan sampah juga menyulitkan petugas.

“Kami mengalami beberapa kendala saat upaya pemadaman, di antaranya cuaca, yaitu kondisi angin yang tidak menentu dan jangkauan ke titik api,” ujar Toing melalui pesan WhatsApp.

‎Meski begitu kata dia, ketersediaan sumber air yang dekat dengan lokasi kebakaran juga menjadi faktor penting agar proses pemadaman dapat dilakukan lebih efektif.

Baca Juga Berita :  Review Lengkap Infinix Hot 70 Pro Plus 2025: Baterai 7000 mAh, AMOLED 144Hz, Performa Naik Kelas

“Agar upaya pemadaman lebih singkat dan tidak mondar-mandir, seefektif mungkin kami akan menggunakan sumber air yang terdekat,” jelasnya.

‎Ia menambahkan di tengah upaya pemadaman, petugas terus berupaya mengisolasi titik-titik api sembari menunggu kondisi cuaca lebih kondusif dan bersahabat agar proses pemadaman dapat di lakukan secara maximal

Hingga berita ini diterbitkan, kepulan asap tebal masih menyelimuti kawasan TPA Jatiwaringin dan wilayah sekitarnya. Warga berharap penanganan kebakaran dapat dipercepat agar dampak terhadap kesehatan masyarakat yang berkenaan dengan kualitas udara, tidak semakin meluas.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Tanpa Papan KIP, Sejumlah Proyek Pokir di Kecamatan Sepatan Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

23 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gambar hanya Ilustrasi : Proyek APBD Tanpa Papan Keterangan Informasi Publik ‎

Keluhan Tak Kunjung di Respon,Warga Tanah Merah Bereaksi Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

23 Juli 2026 - 07:47 WIB

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026

FWJI Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian RAB Proyek P3-TGAI di Tanjung Anom

17 Juli 2026 - 03:28 WIB

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026

Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan P3A di Tanjung Anom Gunakan Batu Bekas Irigasi, Efisiensi Anggaran Dipertanyakan

16 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pekerja Proyek Irigasi P3A Mitra Cai Asem di Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk (16-07-2026)

Kades Mauk Barat Diduga Ucapkan “Punya Istri Satu Bego, Saya Mah Tiga”, Berujung Laporan Polisi

16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Kepala Desa Mauk Barat, Samhudi, memilih menghindari pertanyaan media saat dimintai penjelasan mengenai maksud pernyataannya tentang "istri tiga" dan ucapan yang diduga menyebut masyarakat sebagai "dolog" atau "bego". Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari yang bersangkutan.

Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang

15 Juli 2026 - 12:08 WIB

Berawal dari Janji Pemecahan Sertifikat, Dugaan Penipuan Rp50 Juta Kini Diproses Polisi
Trending di Daerah