Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Berita Desa

Warga Cipanengkas Sukabumi Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Menuju Curug Banteng, Desak Perhatian Pemerintah

Aris – Gmanews.id
Sabtu, 30 Mei 2026 10:06 WIB

 Jalan Menuju Curug Banteng Rusak Parah, Warga Desa Bojongsari Sukabumi Lakukan Perbaikan Swadaya Perbesar

Jalan Menuju Curug Banteng Rusak Parah, Warga Desa Bojongsari Sukabumi Lakukan Perbaikan Swadaya

SUKABUMI | Gmanews.id – Puluhan warga RT 002/RW 007 Kampung Cipanengkas, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, bergotong royong memperbaiki jalan rusak dan membersihkan saluran irigasi secara swadaya, Sabtu (30/5/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan sekaligus karena belum adanya penanganan infrastruktur dari pemerintah.

Kegiatan yang melibatkan warga dari berbagai kalangan itu difokuskan pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan cukup parah. Selain memperbaiki badan jalan, masyarakat juga membersihkan selokan untuk mengurangi risiko genangan air yang mempercepat kerusakan jalan.

Ketua RT 002 Kampung Cipanengkas, Ibon, mengatakan aksi gotong royong tersebut lahir dari inisiatif masyarakat yang merasa prihatin terhadap kondisi jalan yang kian memburuk dan kerap memicu kecelakaan.

Menurutnya, seluruh kebutuhan material maupun biaya operasional kegiatan berasal dari swadaya warga tanpa bantuan anggaran dari Pemerintah Desa Bojongsari.

“Warga bergerak karena kondisi jalan sudah membahayakan. Kami berupaya semampunya agar akses masyarakat tetap bisa digunakan dengan aman,” ujar Ibon.

Jalan Rusak Menuju Curug Banteng Belum Pernah Tersentuh Pembangunan

Adapun titik jalan yang menjadi prioritas perbaikan meliputi jalur Kampung Citamiang–Kampung Cijorong–Kampung Telagasari yang berada di perbatasan Desa Bojongsari dan Desa Mekarjaya, serta jalur Pamoyanan–Jembatan Curug Banteng di wilayah Kampung Cipanengkas.

Warga menilai kondisi jalan tersebut sudah lama membutuhkan penanganan serius. Hingga kini, akses utama menuju objek wisata Curug Banteng disebut belum pernah mendapatkan pembangunan berupa pengaspalan hotmix maupun betonisasi.

Padahal, jalur tersebut memiliki fungsi strategis sebagai akses mobilitas warga sekaligus penunjang aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata di kawasan selatan Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dusun 04 Desa Bojongsari, Ervan, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menilai potensi wisata alam di wilayahnya cukup besar dan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat apabila didukung infrastruktur yang memadai.

Baca Juga Berita :  Pemkot Jakarta Barat Intensifkan Edukasi di Kolong Tol Angke 2 untuk Cegah Aktivitas Ilegal

“Potensi wisata di sini sangat besar. Jika jalan ini dibangun dengan layak sesuai standar jalan kabupaten, roda ekonomi masyarakat dan Pendapatan Asli Desa (PAD) tentu bisa meningkat,” kata Ervan.

Warga Pertanyakan Keadilan Pembangunan Infrastruktur

Aksi gotong royong tersebut juga menjadi sarana penyampaian aspirasi masyarakat terkait pemerataan pembangunan. Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur di wilayah pedesaan.

Sejumlah warga mempertanyakan manfaat pajak yang selama ini mereka bayarkan secara rutin, sementara kondisi jalan di lingkungan mereka dinilai belum mendapatkan perhatian yang memadai.

“Kami selalu membayar pajak tepat waktu. Namun sampai sekarang jalan yang menjadi akses utama masyarakat masih rusak dan belum mendapat pembangunan yang layak,” ungkap salah seorang warga.

Kegiatan swadaya tersebut turut dihadiri Ketua RW 007 Asidin, Kepala Dusun 04 Ervan, serta sejumlah tokoh masyarakat di antaranya H. Cucu, Tintus Ariyanto, dan Wahyu.

Melalui aksi gotong royong ini, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi dapat segera melakukan peninjauan dan menjadikan pembangunan jalan menuju Curug Banteng sebagai salah satu prioritas pembangunan infrastruktur daerah demi mendukung keselamatan warga, pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan potensi wisata lokal.

(Hendrik_Red)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Landa Kekeringan, Petani Kampung Kramat Gotong Royong Bongkar Tumpukan Tanah di Saluran Irigasi

5 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Petani di Desa Kramat Kompak Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi,Senin 05-10-2026

Pagar Tembok PT Intec Persada di Tepi Kali Cirarab Disorot, Diduga Langgar Garis Sempadan Sungai

17 September 2026 - 18:51 WIB

Nampak dari depan Bangunan Pabrik PT Intec Persada di Kawasan Industri Batik, Desa Karet, Sepatan

Sinergi Pemerintah Dan Warga, Program RTLH Desa Sarakan Berjalan Sukses

12 September 2026 - 09:43 WIB

Serah Terima Kunci Program RTLH di Aula Kantor Desa Sarakan

Berawal dari CSR PIK 2 Rp100 Juta, KDMP Pondok Jaya Sukses Kelola Gerai Sembako

11 September 2026 - 09:38 WIB

Gerai Sembako milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pondok Jaya

Warga Surya bahari Pakuhaji Resah Ada Penjual Tramadol di Ranggon

7 September 2026 - 04:23 WIB

Gambar hanya Ilustrasi: Obat Keras Tipe G Jenis Tramadol

Penyaluran Bansos Beras di Desa Tanjung Pasir Berjalan Kondusif, 1.543 KPM Terima Bantuan Pangan

6 September 2026 - 07:41 WIB

Penyaluran Bantuan Sosial Beras di Desa Tanjung Pasir Kecamatan Teluknaga
Trending di Berita Desa