Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Berita Desa · 30 Mei 2026 10:06 WIB ·

Warga Cipanengkas Sukabumi Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Menuju Curug Banteng, Desak Perhatian Pemerintah


 Jalan Menuju Curug Banteng Rusak Parah, Warga Desa Bojongsari Sukabumi Lakukan Perbaikan Swadaya Perbesar

Jalan Menuju Curug Banteng Rusak Parah, Warga Desa Bojongsari Sukabumi Lakukan Perbaikan Swadaya

SUKABUMI | Gmanews.id – Puluhan warga RT 002/RW 007 Kampung Cipanengkas, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, bergotong royong memperbaiki jalan rusak dan membersihkan saluran irigasi secara swadaya, Sabtu (30/5/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan sekaligus karena belum adanya penanganan infrastruktur dari pemerintah.

Kegiatan yang melibatkan warga dari berbagai kalangan itu difokuskan pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan cukup parah. Selain memperbaiki badan jalan, masyarakat juga membersihkan selokan untuk mengurangi risiko genangan air yang mempercepat kerusakan jalan.

Ketua RT 002 Kampung Cipanengkas, Ibon, mengatakan aksi gotong royong tersebut lahir dari inisiatif masyarakat yang merasa prihatin terhadap kondisi jalan yang kian memburuk dan kerap memicu kecelakaan.

Menurutnya, seluruh kebutuhan material maupun biaya operasional kegiatan berasal dari swadaya warga tanpa bantuan anggaran dari Pemerintah Desa Bojongsari.

“Warga bergerak karena kondisi jalan sudah membahayakan. Kami berupaya semampunya agar akses masyarakat tetap bisa digunakan dengan aman,” ujar Ibon.

Jalan Rusak Menuju Curug Banteng Belum Pernah Tersentuh Pembangunan

Adapun titik jalan yang menjadi prioritas perbaikan meliputi jalur Kampung Citamiang–Kampung Cijorong–Kampung Telagasari yang berada di perbatasan Desa Bojongsari dan Desa Mekarjaya, serta jalur Pamoyanan–Jembatan Curug Banteng di wilayah Kampung Cipanengkas.

Warga menilai kondisi jalan tersebut sudah lama membutuhkan penanganan serius. Hingga kini, akses utama menuju objek wisata Curug Banteng disebut belum pernah mendapatkan pembangunan berupa pengaspalan hotmix maupun betonisasi.

Padahal, jalur tersebut memiliki fungsi strategis sebagai akses mobilitas warga sekaligus penunjang aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata di kawasan selatan Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dusun 04 Desa Bojongsari, Ervan, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menilai potensi wisata alam di wilayahnya cukup besar dan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat apabila didukung infrastruktur yang memadai.

Baca Juga Berita :  Program Ayam Petelur BUMDes Seuat Jaya Mulai Berjalan, Sekcam Petir Turun Tangan

“Potensi wisata di sini sangat besar. Jika jalan ini dibangun dengan layak sesuai standar jalan kabupaten, roda ekonomi masyarakat dan Pendapatan Asli Desa (PAD) tentu bisa meningkat,” kata Ervan.

Warga Pertanyakan Keadilan Pembangunan Infrastruktur

Aksi gotong royong tersebut juga menjadi sarana penyampaian aspirasi masyarakat terkait pemerataan pembangunan. Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur di wilayah pedesaan.

Sejumlah warga mempertanyakan manfaat pajak yang selama ini mereka bayarkan secara rutin, sementara kondisi jalan di lingkungan mereka dinilai belum mendapatkan perhatian yang memadai.

“Kami selalu membayar pajak tepat waktu. Namun sampai sekarang jalan yang menjadi akses utama masyarakat masih rusak dan belum mendapat pembangunan yang layak,” ungkap salah seorang warga.

Kegiatan swadaya tersebut turut dihadiri Ketua RW 007 Asidin, Kepala Dusun 04 Ervan, serta sejumlah tokoh masyarakat di antaranya H. Cucu, Tintus Ariyanto, dan Wahyu.

Melalui aksi gotong royong ini, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi dapat segera melakukan peninjauan dan menjadikan pembangunan jalan menuju Curug Banteng sebagai salah satu prioritas pembangunan infrastruktur daerah demi mendukung keselamatan warga, pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan potensi wisata lokal.

(Hendrik_Red)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Tanpa Papan KIP, Sejumlah Proyek Pokir di Kecamatan Sepatan Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

23 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gambar hanya Ilustrasi : Proyek APBD Tanpa Papan Keterangan Informasi Publik ‎

Keluhan Tak Kunjung di Respon,Warga Tanah Merah Bereaksi Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

23 Juli 2026 - 07:47 WIB

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026

FWJI Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian RAB Proyek P3-TGAI di Tanjung Anom

17 Juli 2026 - 03:28 WIB

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026

Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan P3A di Tanjung Anom Gunakan Batu Bekas Irigasi, Efisiensi Anggaran Dipertanyakan

16 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pekerja Proyek Irigasi P3A Mitra Cai Asem di Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk (16-07-2026)

Kades Mauk Barat Diduga Ucapkan “Punya Istri Satu Bego, Saya Mah Tiga”, Berujung Laporan Polisi

16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Kepala Desa Mauk Barat, Samhudi, memilih menghindari pertanyaan media saat dimintai penjelasan mengenai maksud pernyataannya tentang "istri tiga" dan ucapan yang diduga menyebut masyarakat sebagai "dolog" atau "bego". Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari yang bersangkutan.

Bekali Siswa Baru Beradaptasi dengan Lingkungan Sekolah, SMPN 3 Sepatan Timur Gelar Pra MPLS

11 Juli 2026 - 03:23 WIB

Siswa /i Didik Baru Tengah mengikuti Tahapan Pra MPLS SMPN 3 Sepatan Timur
Trending di Berita Desa