Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Pemerintah · 26 Mei 2026 02:03 WIB ·

Kondisi Jalan Raya Cilincing Bogasari Memprihatinkan, Lumpur Mengendap dan Membahayakan Pengguna Jalan


 Usai Hujan, Jalan Depan Bogasari Cilincing Licin dan Berlumpur, Warga Soroti Kinerja Satpel Perbesar

Usai Hujan, Jalan Depan Bogasari Cilincing Licin dan Berlumpur, Warga Soroti Kinerja Satpel

JAKARTA | Gmanews.id – Kondisi Jalan Raya Cilincing, tepatnya di depan PT Bogasari menuju lampu merah Prapatan Jaya, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, dikeluhkan pengguna jalan akibat dipenuhi lumpur dan licin usai hujan mengguyur wilayah Jakarta dalam beberapa hari terakhir.

Material lumpur yang menutupi badan jalan dinilai membahayakan, khususnya bagi pengendara roda dua yang melintas di jalur tersebut. Pengendara terpaksa mengurangi kecepatan dan berhati-hati agar tidak tergelincir saat berkendara.

Maksum, salah seorang pengendara sepeda motor, mengatakan kondisi jalan berlumpur itu seharusnya segera ditangani oleh pihak terkait karena dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Memang Jakarta beberapa hari ini diguyur hujan dan mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang air. Lumpur sudah hampir kering tetapi masih licin. Kenapa tidak segera dibersihkan oleh unit terkait dari Kasatpel Lingkungan Hidup (LH) dan Satpel Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Koja,” ujar Maksum, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut semestinya cepat diketahui oleh jajaran petugas karena lokasi kantor unit kerja terkait tidak jauh dari titik jalan yang dipenuhi lumpur.

“Harusnya jajaran kedua instansi Pemprov DKI Jakarta itu mengetahuinya dan segera melakukan pembersihan agar tidak mengganggu pengguna Jalan Raya Cilincing,” katanya.

Jalan Berlumpur Dinilai Membahayakan Pengendara

Kondisi jalan yang kotor dan berlumpur pascahujan kerap terjadi di sejumlah wilayah Jakarta Utara, terutama di kawasan yang terdampak genangan maupun luapan saluran air. Lumpur yang terbawa arus air hujan biasanya mengendap di badan jalan dan memicu permukaan menjadi licin.

Warga berharap Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta melalui Suku Dinas LH Jakarta Utara segera mengerahkan armada pembersih seperti truk tangki air, mobil street sweeper, serta petugas kebersihan untuk membersihkan sisa lumpur dan sampah di lokasi.

Baca Juga Berita :  TPA Jatiwaringin Mauk Terbakar, Damkar dari Tiga Kecamatan Dikerahkan

Selain itu, Dinas Sumber Daya Air (SDA) juga diminta melakukan penanganan saluran air apabila lumpur berasal dari luapan got maupun drainase yang tidak optimal.

Penanganan cepat dinilai penting guna mencegah kecelakaan lalu lintas serta menjaga kenyamanan pengguna Jalan Raya Cilincing yang setiap hari dilintasi kendaraan padat.

(Rosid)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Tanpa Papan KIP, Sejumlah Proyek Pokir di Kecamatan Sepatan Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

23 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gambar hanya Ilustrasi : Proyek APBD Tanpa Papan Keterangan Informasi Publik ‎

Keluhan Tak Kunjung di Respon,Warga Tanah Merah Bereaksi Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

23 Juli 2026 - 07:47 WIB

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026

FWJI Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian RAB Proyek P3-TGAI di Tanjung Anom

17 Juli 2026 - 03:28 WIB

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026

Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan P3A di Tanjung Anom Gunakan Batu Bekas Irigasi, Efisiensi Anggaran Dipertanyakan

16 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pekerja Proyek Irigasi P3A Mitra Cai Asem di Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk (16-07-2026)

Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026

15 Juli 2026 - 10:01 WIB

Petugas Lapas Pemuda Kelas II Tangerang menunjukkan hasil razia dan pemusnahan barang bukti hasil sidak periode Januari–Juli 2026. Foto: Yan/Gmanews.id

Di Duga Pengusaha di Bantaran Cisadane Teluknaga dan Pakuhaji Buang Limbah B3 di Sungai

15 Juli 2026 - 03:06 WIB

Terlihat dalam gambar air hitam dan berbau dari salah satu perusahaan mengalir ke sungai Cisadane (14/07/2026)
Trending di Daerah