Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Berita Desa · 28 Apr 2026 14:30 WIB ·

Kebakaran Rumah di Desa Medong Mekar Jaya Diduga Korsleting Listrik, Warga Padamkan Api Secara Mandiri


 Insiden dini hari di Kampung Pembuaran, Desa Medong, tidak menimbulkan korban jiwa namun menyebabkan kerugian besar Perbesar

Insiden dini hari di Kampung Pembuaran, Desa Medong, tidak menimbulkan korban jiwa namun menyebabkan kerugian besar

SERANG | Gmanews.id — Peristiwa kebakaran rumah di Desa Medong, Kecamatan Mekar Jaya terjadi pada Senin dini hari, 25 April 2026 sekitar pukul 03.45 WIB. Api dengan cepat melalap sebuah hunian warga di Kampung Pembuaran hingga menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan seluruh isinya.

Berdasarkan informasi di lokasi, kebakaran diduga akibat korsleting listrik yang berasal dari instalasi kabel di dalam rumah. Percikan api yang muncul secara tiba-tiba membuat pemilik rumah tidak sempat melakukan penanganan awal.

Tokoh masyarakat setempat, Abah Safar, mengungkapkan bahwa api pertama kali terlihat dari bagian dalam rumah sebelum akhirnya membesar.

“Pemilik rumah kaget melihat percikan api dari kabel listrik. Dalam waktu singkat api langsung membesar dan sulit dikendalikan,” ujar Abah Safar.

Warga Bergotong Royong Padamkan Api

Mendengar teriakan dan melihat asap tebal membumbung, warga sekitar segera berdatangan ke lokasi. Dengan peralatan seadanya, mereka berupaya memadamkan api agar tidak merambat ke rumah lain di sekitar permukiman.

Semangat gotong royong warga menjadi faktor utama dalam mengendalikan kobaran api sebelum meluas. Hingga proses pemadaman berlangsung, unit pemadam kebakaran (Damkar) dilaporkan belum tiba di lokasi kejadian.

Api akhirnya berhasil dipadamkan secara mandiri oleh warga setelah beberapa waktu berjibaku melawan kobaran api.

Tidak Ada Korban Jiwa

Dalam insiden ini, tidak terdapat laporan korban jiwa. Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar karena rumah beserta isinya hangus terbakar.

Pasca kejadian, Pemerintah Desa Medong yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa turun ke lokasi untuk meninjau kondisi dan memberikan bantuan serta dukungan moral kepada keluarga korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran, terutama pada malam hingga dini hari saat aktivitas rumah tangga minim pengawasan.

Baca Juga Berita :  Bekali Siswa Baru Beradaptasi dengan Lingkungan Sekolah, SMPN 3 Sepatan Timur Gelar Pra MPLS

(Reporter: Buhari)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Tanpa Papan KIP, Sejumlah Proyek Pokir di Kecamatan Sepatan Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

23 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gambar hanya Ilustrasi : Proyek APBD Tanpa Papan Keterangan Informasi Publik ‎

Keluhan Tak Kunjung di Respon,Warga Tanah Merah Bereaksi Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

23 Juli 2026 - 07:47 WIB

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026

FWJI Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian RAB Proyek P3-TGAI di Tanjung Anom

17 Juli 2026 - 03:28 WIB

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026

Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan P3A di Tanjung Anom Gunakan Batu Bekas Irigasi, Efisiensi Anggaran Dipertanyakan

16 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pekerja Proyek Irigasi P3A Mitra Cai Asem di Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk (16-07-2026)

Kades Mauk Barat Diduga Ucapkan “Punya Istri Satu Bego, Saya Mah Tiga”, Berujung Laporan Polisi

16 Juli 2026 - 13:29 WIB

Kepala Desa Mauk Barat, Samhudi, memilih menghindari pertanyaan media saat dimintai penjelasan mengenai maksud pernyataannya tentang "istri tiga" dan ucapan yang diduga menyebut masyarakat sebagai "dolog" atau "bego". Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari yang bersangkutan.

Bekali Siswa Baru Beradaptasi dengan Lingkungan Sekolah, SMPN 3 Sepatan Timur Gelar Pra MPLS

11 Juli 2026 - 03:23 WIB

Siswa /i Didik Baru Tengah mengikuti Tahapan Pra MPLS SMPN 3 Sepatan Timur
Trending di Berita Desa