JAKARTA | Gmanews.id – Penguatan komunikasi publik menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memastikan kebijakan dapat dipahami masyarakat secara luas. Untuk itu, Hasan Nasbi resmi ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi.
Dalam keterangannya usai pelantikan di Istana Negara, Hasan menegaskan bahwa perannya akan difokuskan pada penguatan koordinasi lintas lembaga, termasuk dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).
“Tujuannya agar pesan-pesan pemerintah bisa tersampaikan dengan lebih baik, menjangkau masyarakat secara luas, dan mudah dipahami,” ujar Hasan.
Perkuat Strategi dan Substansi Komunikasi
Hasan menilai tantangan komunikasi pemerintah saat ini tidak hanya soal penyampaian informasi, tetapi juga memastikan kejelasan substansi dan akurasi pesan yang diterima publik.
Menurutnya, pemerintah perlu aktif meluruskan informasi yang tidak tepat serta menangkal misinformasi yang beredar di tengah masyarakat.
“Pemerintah harus hadir untuk memberikan klarifikasi terhadap informasi yang tidak benar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” katanya.
Ia menambahkan, peran strategisnya juga mencakup penguatan aspek perencanaan komunikasi hingga substansi pesan yang disampaikan oleh pemerintah.
Kolaborasi Lintas Lembaga dan Media
Hasan menegaskan bahwa keberhasilan komunikasi publik sangat bergantung pada sinergi antar lembaga. Oleh karena itu, koordinasi dengan Komdigi dan Bakom akan menjadi prioritas utama dalam menjalankan tugasnya.
Selain itu, ia juga membuka ruang komunikasi yang lebih intens dengan insan pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Kami siap menjalin komunikasi yang lebih erat dengan media agar informasi yang disampaikan tetap akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.
Dengan langkah ini, diharapkan komunikasi pemerintah semakin efektif, transparan, serta mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap berbagai program strategis nasional yang dijalankan oleh pemerintahan Prabowo Subianto.











Tinggalkan Balasan