Menu

Mode Gelap
Pemdes Sindangheula Prioritaskan Rumah Warga Rusak Akibat Hujan Lebat Masuk Program RTLH Diduga Korupsi Anggaran BUMDes, Program Ayam Petelur Rp151 Juta di Desa Seuat Jaya Jadi Sorotan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Cirendeu 2025, Belanja Kain Kafan Rp29,8 Juta Dipertanyakan Paramount Petals Hadirkan Food Court Modern, Peluang Bisnis Kuliner Makin Terbuka DPO Oknum TNI AD di Kendari: Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak Picu Sorotan Publik

Nasional · 28 Apr 2026 03:51 WIB ·

Hasan Nasbi Jadi Penasihat Khusus Presiden, Siap Perkuat Strategi Komunikasi Pemerintah


 Fokus Sinergi dengan Komdigi dan Bakom untuk Tangkal Misinformasi Publik Perbesar

Fokus Sinergi dengan Komdigi dan Bakom untuk Tangkal Misinformasi Publik

JAKARTA | Gmanews.id – Penguatan komunikasi publik menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memastikan kebijakan dapat dipahami masyarakat secara luas. Untuk itu, Hasan Nasbi resmi ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi.

Dalam keterangannya usai pelantikan di Istana Negara, Hasan menegaskan bahwa perannya akan difokuskan pada penguatan koordinasi lintas lembaga, termasuk dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).

“Tujuannya agar pesan-pesan pemerintah bisa tersampaikan dengan lebih baik, menjangkau masyarakat secara luas, dan mudah dipahami,” ujar Hasan.

Perkuat Strategi dan Substansi Komunikasi

Hasan menilai tantangan komunikasi pemerintah saat ini tidak hanya soal penyampaian informasi, tetapi juga memastikan kejelasan substansi dan akurasi pesan yang diterima publik.

Menurutnya, pemerintah perlu aktif meluruskan informasi yang tidak tepat serta menangkal misinformasi yang beredar di tengah masyarakat.

“Pemerintah harus hadir untuk memberikan klarifikasi terhadap informasi yang tidak benar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” katanya.

Ia menambahkan, peran strategisnya juga mencakup penguatan aspek perencanaan komunikasi hingga substansi pesan yang disampaikan oleh pemerintah.

Kolaborasi Lintas Lembaga dan Media

Hasan menegaskan bahwa keberhasilan komunikasi publik sangat bergantung pada sinergi antar lembaga. Oleh karena itu, koordinasi dengan Komdigi dan Bakom akan menjadi prioritas utama dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu, ia juga membuka ruang komunikasi yang lebih intens dengan insan pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Kami siap menjalin komunikasi yang lebih erat dengan media agar informasi yang disampaikan tetap akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.

Dengan langkah ini, diharapkan komunikasi pemerintah semakin efektif, transparan, serta mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap berbagai program strategis nasional yang dijalankan oleh pemerintahan Prabowo Subianto.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolong Tol Angke 2 Kian Semrawut: Sampah, Bangunan Liar, dan Parkir Truk Picu Protes Warga

1 Mei 2026 - 21:17 WIB

Minim Penertiban, Kawasan Kolong Tol di Penjaringan Jadi Sorotan dan Dinilai Membahayakan

15.090 Buruh Banten Berangkat ke Jakarta Peringati May Day 2026, Polda Banten Lakukan Pengamanan

1 Mei 2026 - 03:38 WIB

Ribuan buruh dari Cilegon hingga Tangerang diberangkatkan ke Jakarta dengan pengawalan ketat aparat kepolisian

Qodari Resmi Pimpin Bakom, Siap Perkuat Komunikasi Publik Pemerintah hingga Kementerian

28 April 2026 - 03:44 WIB

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Fokus Sinkronisasi Informasi Program Strategis Nasional

Dudung Abdurachman Dilantik Jadi Kepala KSP, Siap Percepat Program Prioritas Presiden Prabowo

28 April 2026 - 03:40 WIB

Kepala Staf Kepresidenan Tegaskan Komitmen Pangkas Birokrasi dan Buka Layanan Aduan 24 Jam

Ketum FWJ Indonesia Jelaskan Perbedaan HPS dan HPN Jelang Hari Pers Sedunia 2026

23 April 2026 - 16:49 WIB

Ketua Umum Forum Wartawan Jaya Indonesia, Mustofa Hadi Karya, yang akrab disapa Opan.

Baru 6 Hari Menjabat, Ketua Ombudsman RI Ditetapkan Tersangka Korupsi Nikel oleh Kejagung

17 April 2026 - 12:57 WIB

Kejagung Ungkap Dugaan Korupsi Tata Kelola Tambang Nikel, Ketua Ombudsman RI Langsung Ditahan
Trending di Breaking News