Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Nasional

Ketum FWJ Indonesia Jelaskan Perbedaan HPS dan HPN Jelang Hari Pers Sedunia 2026

Aris – Gmanews.id
Kamis, 23 April 2026 16:49 WIB

Ketua Umum Forum Wartawan Jaya Indonesia, Mustofa Hadi Karya, yang akrab disapa Opan. Perbesar

Ketua Umum Forum Wartawan Jaya Indonesia, Mustofa Hadi Karya, yang akrab disapa Opan.

JAKARTA | Gmanews.id — Peringatan Hari Pers Sedunia (HPS) 2026 diproyeksikan menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen global terhadap kebebasan pers dan perlindungan jurnalis. Ketua Umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Mustofa Hadi Karya, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi atas kondisi kebebasan pers di dunia.

Dalam keterangan resminya, Mustofa Hadi Karya yang akrab disapa Opan menyampaikan bahwa Hari Pers Sedunia yang diperingati setiap 3 Mei memiliki makna historis sejak ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 1993.

“Peringatan ini menjadi pengingat bagi pemerintah di seluruh dunia untuk menghormati kebebasan berekspresi serta melindungi insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujar Ketum FWJ Indonesia tersebut, Kamis (23/4/2026).

Momentum Evaluasi dan Perlindungan Jurnalis

Menurut Opan, World Press Freedom Day merupakan ruang evaluasi terhadap independensi media sekaligus bentuk penghormatan kepada jurnalis yang menghadapi tekanan, kekerasan, bahkan kehilangan nyawa dalam menjalankan profesinya.

Ia menambahkan, peringatan ini juga berkaitan erat dengan Deklarasi Windhoek 1991 di Namibia yang menjadi tonggak prinsip kebebasan pers global.

“Deklarasi tersebut menjadi dasar penting bagi lahirnya Hari Pers Sedunia. Ini bukan hanya perayaan, tetapi simbol perjuangan kebebasan pers dunia,” jelasnya.

FWJ Indonesia dan WPO Gelar Peringatan Nasional

FWJ Indonesia bersama Word Peace Organization (WPO) akan menggelar peringatan HPS pada 2–3 Mei 2026 di Wisma Arga Muncar, Puncak, Bogor, Jawa Barat.

FWJ Indonesia dan WPO Gelar Peringatan Hari Pers Sedunia di Puncak Bogor

FWJ Indonesia dan WPO Gelar Peringatan Hari Pers Sedunia di Puncak Bogor

Kegiatan ini direncanakan dihadiri oleh sekitar 150 hingga 300 wartawan dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.

“Kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi sekaligus penguatan solidaritas antarjurnalis di seluruh Indonesia,” kata Opan.

Perbedaan HPS dan HPN

Dalam kesempatan tersebut, Opan juga menegaskan perbedaan mendasar antara Hari Pers Sedunia (HPS) dan Hari Pers Nasional (HPN).

Baca Juga Berita :  Free or Low-Cost Health Coverage Helps Kids Get in the Game

Menurutnya, HPS memiliki skala internasional dan diperingati setiap 3 Mei sebagai simbol kebebasan pers global. Sementara HPN diperingati setiap 9 Februari yang bertepatan dengan hari lahir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

“Perbedaan ini penting dipahami agar tidak terjadi kekeliruan. HPS adalah momentum global, sedangkan HPN merupakan peringatan nasional di Indonesia,” tegasnya.

Peran UNESCO dan Tantangan Jurnalisme

Setiap tahunnya, UNESCO juga menyelenggarakan konferensi internasional dalam rangka Hari Pers Sedunia untuk membahas isu-isu strategis, mulai dari etika jurnalistik hingga tantangan digitalisasi media.

FWJ Indonesia berharap melalui peringatan HPS 2026, kesadaran publik terhadap pentingnya kebebasan pers semakin meningkat serta tercipta ekosistem media yang independen, profesional, dan bertanggung jawab.

(_ pres rilis DPP Fwj Indonesia_)

Artikel ini telah dibaca 76 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang

2 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Pimpinan Redaksi BaraTV Irawan Sumardi (mengenakan jas hitam) bersama Redaktur BaraTV Aris (memegang mikrofon) dalam puncak perayaan Anniversary ke-6 BaraTV di Hotel Shapire Sky, Tangerang. (Foto: Dok. BaraTV)

Menhut Raja Antoni Tegas Tangani Karhutla, Izin 5 Korporasi di Kalbar Dibekukan

4 September 2026 - 03:29 WIB

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (3/9/2026).

Anniversary ke-6 BaraTV Digelar 30 September 2026, Ditetapkan di Hotel Shapire Yasmin

1 September 2026 - 16:15 WIB

Rapat Kerja Anniversary ke-6 BaraTV Digelar di Dapoer Kharisma Sepatan ( Gambar Istimewa )

Sekwil FWJ Indonesia Korwil Tangkab Apresiasi SPPG Mauk Tanjung Anom Telah Memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)

26 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Dokumen Sertifikat Laik Higiene Sanitasi untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tangerang Mauk Tanjung Anom yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. (Photo Istimewa: @gmanews.id)

Polda Metro Jaya Klarifikasi Rekening Koordinator AMPB, Transaksi Hanya Ditunda

25 Agustus 2026 - 20:33 WIB

Polda Metro Jaya Klarifikasi Rekening Koordinator AMPB, Transaksi Hanya Ditunda

Ketua PKBM Kabupaten Tangerang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOP

25 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Kejari Kabupaten Tangerang menyebut kerugian negara sementara lebih dari Rp2 miliar dan menemukan dugaan data siswa fiktif dalam penyaluran dana BOP Kesetaraan. (Photo Istimewa)
Trending di Hukum & Kriminal