Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Pemerintah · 22 Apr 2026 14:36 WIB ·

Sinergi Pemkab dan Pelaku Seni Menguat, Raker DKKT 2026 Fokuskan Program Nyata Berdaya Saing Nasional


 DKKT Kabupaten Tangerang Susun Strategi Seni Budaya 2031, Bupati Dorong Program Nyata dan Kompetitif Perbesar

DKKT Kabupaten Tangerang Susun Strategi Seni Budaya 2031, Bupati Dorong Program Nyata dan Kompetitif

TANGERANG | Gmanews.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat komitmennya dalam memajukan sektor kebudayaan melalui pembukaan Rapat Kerja (Raker) Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang (DKKT) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi pijakan penting dalam merumuskan arah kebijakan seni budaya daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Raker yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Rabu (22/4/2026), dibuka langsung oleh Moch. Maesyal Rasyid selaku Bupati Tangerang. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku seni dalam menjaga sekaligus mengembangkan identitas budaya lokal.

“Saya sangat mendukung agar Raker DKKT ini mampu melahirkan program kerja yang konkret, terukur, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.

Ia menambahkan, seni budaya memiliki peran strategis tidak hanya sebagai identitas daerah, tetapi juga sebagai perekat sosial serta penguat karakter masyarakat di tengah tantangan modernisasi.

Fokus Program Nyata dan Berdaya Saing

Pemerintah Kabupaten Tangerang mendorong agar hasil Raker DKKT tidak berhenti pada perencanaan semata, melainkan mampu diwujudkan dalam program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Penguatan ekosistem seni budaya dinilai penting untuk membuka ruang ekspresi sekaligus meningkatkan daya saing pelaku seni lokal agar dapat tampil di panggung nasional.

Strategi DKKT Hingga 2031

Sementara itu, Hj. Aida Hubaedah, SH, SE, MM selaku Ketua Umum DKKT menjelaskan bahwa pihaknya telah membentuk 11 komite sebagai basis pengembangan program kerja.

Komite tersebut mencakup berbagai bidang, seperti seni rupa, sastra, dongeng, batik, seni pertunjukan, hingga bela diri tradisional.

“Kami menyusun perencanaan strategis hingga tahun 2031 dengan menghimpun aspirasi dari seluruh komite. Potensi seni di Kabupaten Tangerang sangat besar, termasuk pencak silat dan seni dongeng,” jelas Ketua Umum DKKT Hj. Aida Hubaedah.

Baca Juga Berita :  Music Will Make You Tons Of Cash. Here's How!

Ia juga menekankan pentingnya pemerataan kegiatan seni agar menjangkau seluruh kecamatan melalui pendekatan kolaboratif berbasis komunitas.

Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Raker ini turut dihadiri oleh Bimo Mahfudz Fudianto, S.H., M.H. selaku Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Dispora, tokoh masyarakat, serta pimpinan padepokan seni.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem seni budaya yang inklusif, berkelanjutan, dan kompetitif.

Nuansa Budaya Warnai Pembukaan

Pembukaan Raker DKKT 2026 ditandai secara simbolis dengan pemukulan bedug oleh Bupati Tangerang sebagai tanda resmi dimulainya kegiatan. Bedug tersebut juga menjadi bagian dari atraksi seni yang ditampilkan dalam rangkaian acara.

Suasana semakin semarak dengan penampilan Rampak Bedug dari Sanggar Seni Abiyasa Entertainment serta atraksi pencak silat dari Padepokan Putra Silih Asih.

Partisipasi aktif para pelaku seni dan komunitas diharapkan mampu memperkuat posisi DKKT sebagai motor penggerak kebangkitan seni budaya daerah.

Melalui Raker ini, Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang (DKKT) optimistis dapat mendorong seni budaya lokal menjadi lebih inklusif, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat nasional, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat dalam pelestarian budaya.

(Reporter : Aris)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Tanpa Papan KIP, Sejumlah Proyek Pokir di Kecamatan Sepatan Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

23 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gambar hanya Ilustrasi : Proyek APBD Tanpa Papan Keterangan Informasi Publik ‎

Keluhan Tak Kunjung di Respon,Warga Tanah Merah Bereaksi Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

23 Juli 2026 - 07:47 WIB

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026

FWJI Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian RAB Proyek P3-TGAI di Tanjung Anom

17 Juli 2026 - 03:28 WIB

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026

Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan P3A di Tanjung Anom Gunakan Batu Bekas Irigasi, Efisiensi Anggaran Dipertanyakan

16 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pekerja Proyek Irigasi P3A Mitra Cai Asem di Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk (16-07-2026)

Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026

15 Juli 2026 - 10:01 WIB

Petugas Lapas Pemuda Kelas II Tangerang menunjukkan hasil razia dan pemusnahan barang bukti hasil sidak periode Januari–Juli 2026. Foto: Yan/Gmanews.id

Di Duga Pengusaha di Bantaran Cisadane Teluknaga dan Pakuhaji Buang Limbah B3 di Sungai

15 Juli 2026 - 03:06 WIB

Terlihat dalam gambar air hitam dan berbau dari salah satu perusahaan mengalir ke sungai Cisadane (14/07/2026)
Trending di Daerah