Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

News · 27 Apr 2026 01:24 WIB ·

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: WPO dan FWJ Indonesia Gelar Peringatan di Puncak Bogor


 Peringatan 3 Mei Dorong Kebebasan Pers Global dan Perlindungan Jurnalis Perbesar

Peringatan 3 Mei Dorong Kebebasan Pers Global dan Perlindungan Jurnalis

JAKARTA | Gmanews.id – Menjelang Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei 2026, World Peace Organization (WPO) bersama Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia menggelar peringatan di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Agenda ini menegaskan pentingnya kebebasan pers sebagai pilar demokrasi dan perdamaian global.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 2–3 Mei 2026, di Wisma Arga Muncar, dengan melibatkan sekitar 150–300 peserta dari kalangan jurnalis, akademisi, dan aktivis sipil.

WPO: Kebebasan Pers adalah Fondasi Perdamaian Dunia

Presiden WPO, Dr. Bambang Herry Purnomo, S.H., M.H., menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum evaluasi global terhadap kondisi kebebasan pers.

Kebebasan pers itu oksigen peradaban. Ketika pers dibungkam, ketidakadilan tumbuh. Sebaliknya, ketika jurnalis dilindungi, demokrasi akan berkembang,” tegasnya di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Menurut WPO, kebebasan pers menjadi kunci dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta hak masyarakat atas informasi yang benar dan independen.

Tiga Misi Utama Hari Kebebasan Pers Sedunia

WPO menyoroti tiga fokus utama dalam peringatan global ini, yakni:

1. Evaluasi kondisi kebebasan pers di berbagai negara
2. Perlindungan media dari tekanan politik dan ekonomi
3. Penghormatan terhadap jurnalis yang menjadi korban kekerasan atau kriminalisasi

Selain itu, isu seperti keamanan digital, disinformasi (hoaks), dan perlindungan jurnalis di wilayah konflik juga menjadi perhatian utama dunia, termasuk dalam pembahasan tahunan UNESCO.

Dari Deklarasi Windhoek ke Bogor

Tanggal 3 Mei dipilih sebagai Hari Kebebasan Pers Sedunia untuk mengenang Deklarasi Windhoek 1991 di Namibia. Deklarasi ini menjadi tonggak penting lahirnya prinsip pers yang bebas dan independen secara global.

“Memperingati 3 Mei berarti menghormati keberanian jurnalis yang mempertaruhkan nyawa demi kebenaran,” ujar Presiden WPO.

Baca Juga Berita :  Polresta Tangerang Tetapkan Dua Tersangka Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ibu Korban Diduga Terima Rp14,5 Juta

Peringatan di Bogor disebut sebagai bentuk kolaborasi antara gerakan akar rumput dan komunitas global dalam memperkuat kebebasan pers di era digital.

Perbedaan Hari Kebebasan Pers Sedunia dan Hari Pers Nasional

WPO juga meluruskan perbedaan antara Hari Kebebasan Pers Sedunia (3 Mei) dan Hari Pers Nasional (9 Februari) yang kerap disalahartikan publik.

Hari Kebebasan Pers Sedunia merupakan agenda internasional yang ditetapkan PBB sejak 1993, dengan fokus pada kebebasan berekspresi secara global.

Sementara itu, Hari Pers Nasional merupakan peringatan nasional Indonesia yang berkaitan dengan sejarah berdirinya organisasi pers di dalam negeri.

Penutup: Komitmen Jaga Pers Bebas di Era Digital

Melalui peringatan ini, WPO menegaskan bahwa pers yang bebas adalah syarat utama terciptanya dunia yang damai dan berkeadilan. Dukungan publik, perlindungan hukum, serta solidaritas global menjadi kunci menjaga independensi jurnalisme.

Dengan meningkatnya tantangan di era digital, kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan kebebasan pers tetap terjaga dan relevan di masa depan.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Tangerang Gandeng FMIPA UI Tingkatkan SDM Perumda Tirta Benteng Demi Pelayanan Air Bersih

13 Juli 2026 - 23:56 WIB

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Perumda Tirta Benteng dan LST FMIPA Universitas Indonesia (UI) di Neglasari, Senin (13/7/2026).

Polresta Tangerang Tetapkan Dua Tersangka Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ibu Korban Diduga Terima Rp14,5 Juta

25 Juni 2026 - 20:26 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur, Pelaku dan Ibu Korban Resmi Jadi Tersangka

SPMB Banten 2026 Disorot, Siswa Berjarak 362 Meter dari SMAN 15 Kota Tangerang Belum Lolos Jalur Domisili Wilayah

24 Juni 2026 - 13:05 WIB

Hasil seleksi SPMB Banten memicu pertanyaan soal transparansi sistem, akurasi penghitungan jarak, dan mekanisme verifikasi data peserta didik

Manfaat Daun Sisik Naga untuk Kesehatan: Tanaman Liar di Batang Pohon yang Kaya Senyawa Obat Alami

16 Juni 2026 - 17:53 WIB

‎Daun Sisqik Naga, Herbal Tradisional yang Menyimpan Potensi Farmakologi Modern

Jembatan Kaca Gerendeng Retak, Pemkot Tangerang Percepat Perbaikan dan Amankan Area Wisata

11 Juni 2026 - 12:51 WIB

Flying Deck Jembatan Kaca Kota Tangerang Ditutup Sementara, PUPR Lakukan Kajian Teknis Demi Keselamatan Pengunjung

Normalisasi Situ Bulakan Capai 80 Persen, Kapasitas Tampung Air Ditargetkan Naik hingga 600 Ribu Meter Kubik

11 Juni 2026 - 02:05 WIB

Pemprov Banten dan Pemkot Tangerang Percepat Pengendalian Banjir di Kecamatan Periuk
Trending di Daerah