BOGOR – Upaya menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib terus dilakukan pemerintah wilayah Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Melalui sinergi Tiga Pilar Kecamatan Parungpanjang, aparat gabungan menggelar apel bersama dan operasi penertiban kendaraan truk tambang sumbu tiga di kawasan Jembatan Sungai Cimanceuri, Jalan Moh. Toha, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB tersebut menyasar kendaraan tambang yang melintas di jalur perbatasan antara Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor dan Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Lokasi ini diketahui menjadi salah satu titik padat aktivitas angkutan tambang yang kerap dikeluhkan masyarakat.
Operasi gabungan dipimpin langsung oleh Camat Parungpanjang Drs. Chairuka Judhyanto Nugroho, M.Si., bersama Kapolsek Parungpanjang Kompol Muhamad Taufik, S.H., M.H., serta Danramil 0621-23/Parungpanjang Kapten Inf. Junaedi, S.Sos., M.I.P..
Kegiatan tersebut juga melibatkan personel dari Polsek Parungpanjang, Koramil 0621-23/Parungpanjang, Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, dan Satpol PP Kecamatan Parungpanjang.
Pengawasan Jam Operasional Truk Tambang
Penertiban dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan tambang mematuhi aturan jam operasional dan ketentuan muatan yang berlaku di wilayah Kabupaten Bogor. Selain pengawasan di lapangan, petugas juga memberikan imbauan kepada pengemudi agar lebih disiplin demi menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.
Danramil 0621-23/Parungpanjang Kapten Inf. Junaedi menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penindakan hukum, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan.
“Kami tidak hanya mengedepankan aspek represif atau penegakan hukum semata, tetapi juga langkah preventif. Tujuannya jelas, menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat umum yang selama ini terdampak oleh aktivitas kendaraan tambang,” ujarnya.
Perkuat Koordinasi Antarinstansi
Apel gabungan tersebut menjadi bentuk penguatan koordinasi lintas sektoral dalam menjaga ketertiban wilayah, khususnya terkait aktivitas kendaraan tambang yang melintasi jalur padat penduduk.
Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, operasi ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan transportasi tambang di kawasan Parungpanjang.
Petugas memastikan tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berpotensi mengganggu aktivitas warga, terutama pada jam sibuk sore hingga malam hari.
Hingga Selasa malam, operasi penertiban masih berlangsung dan dijadwalkan siaga hingga pukul 22.00 WIB guna mengantisipasi pelanggaran jam operasional truk tambang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, situasi arus lalu lintas terpantau tertib dan kondusif tanpa kendala berarti. Pemerintah Kecamatan Parungpanjang menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
(*Red/Hendrik)











Tinggalkan Balasan