Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Tni & Polri

Diduga Jadi Tempat Penjualan Obat Keras Tipe G, Rumah di Sepatan Timur Dipantau Polisi

Aris – Gmanews.id
Selasa, 12 Mei 2026 05:57 WIB

Warga Resah Dugaan Peredaran Tramadol dan Obat Keras Berkedok Rumah Tinggal di Desa Pondok Kelor, Kabupaten Tangerang Perbesar

Warga Resah Dugaan Peredaran Tramadol dan Obat Keras Berkedok Rumah Tinggal di Desa Pondok Kelor, Kabupaten Tangerang

TANGERANG, Gmanews.id — Aktivitas dugaan penjualan dan penampungan obat keras tipe G seperti tramadol di sebuah rumah kawasan Kampung Pondok Kelor RT 02/02, Desa Pondok Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, menuai keresahan warga. Rumah yang disebut milik pria berinisial E itu diduga telah lama dijadikan lokasi transaksi obat-obatan keras secara bebas.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas keluar masuk pembeli kerap terlihat di lokasi. Warga sekitar mengaku khawatir maraknya dugaan peredaran obat keras tersebut dapat merusak generasi muda di lingkungan setempat.

Rumah Disebut Kini Tertutup Baliho

Berdasarkan pantauan di lokasi, rumah yang sebelumnya terlihat terbuka kini tampak tertutup menggunakan baliho pada bagian depan. Kondisi tersebut memicu dugaan adanya upaya menutupi aktivitas di dalam rumah dari pandangan masyarakat.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan membenarkan adanya dugaan transaksi obat keras tipe G di lokasi tersebut. Ia menyebut aktivitas itu diduga telah berlangsung cukup lama.

“Ya, suka ada yang keluar masuk beli obat keras, terus kadang suka banyak anak muda kumpul. Dia juga pernah mengaku jual obat keras. Kalau dibiarkan, lama-lama bisa merusak anak-anak muda,” ujar warga tersebut, Selasa (12/5/2026).

Warga Minta Polisi Bertindak Tegas

Keresahan warga semakin meningkat lantaran lokasi dugaan penjualan obat keras berada di tengah permukiman. Warga meminta aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas guna mencegah dampak lebih luas.

“Saya takut anak-anak ikut mengonsumsi obat keras itu. Apalagi dijual dekat lingkungan rumah. Saya minta polisi segera bertindak dan menangkap pelakunya supaya tidak merusak masa depan generasi muda,” lanjutnya.

Pria Inisial E Akui Jual Obat Keras

Di sisi lain, pria berinisial E yang disebut sebagai pemilik rumah mengaku menjual obat keras tipe G. Ia menyebut aktivitas penjualan dilakukan di rumah maupun di tempat kerjanya.

Baca Juga Berita :  Polres Serang Tangkap DPO Korupsi Dana Desa Petir, Kerugian Negara Tembus Rp1 Miliar

“Saya mau jual obat keras tipe G atau tidak itu urusan saya. Kadang saya jual di rumah, kadang di tempat kerja untuk karyawan. Jangan ikut campur urusan saya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut semakin memperkuat dugaan adanya aktivitas penjualan obat keras tanpa pengawasan resmi di wilayah tersebut.

Polsek Sepatan Turun Lakukan Pemantauan

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Polsek Sepatan disebut telah turun ke lokasi guna melakukan pemantauan terhadap rumah yang diduga dijadikan tempat penampungan dan transaksi obat keras tipe G tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait hasil pemantauan maupun langkah hukum lanjutan atas dugaan peredaran obat keras di wilayah Sepatan Timur tersebut.

Masyarakat berharap aparat dapat segera menindaklanjuti laporan secara serius agar lingkungan permukiman tetap aman dari dugaan peredaran obat-obatan terlarang yang berpotensi merusak generasi muda.

(Reporter: Muhayar)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Keluarga Muhammad Harun Apresiasi Komitmen Polsek Sepatan Tangani Perkara Dugaan Pembunuhan

10 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Tim Kuasa Hukum Keluarga Almarhum Muhammad Harun Korban Dugaan Pembunuhan

Kapolsek Sepatan: Kecelakaan di Kawasan BBI Sudah Ditangani Tim Laka Polres

13 September 2026 - 14:49 WIB

Tim Laka Polres Metro Tangerang Kota, Cek TKP Kecelakaan di Kawasan BBI

Kucing-Kucingan di Tambang Emas Ilegal Bayah Terbongkar, Dua Orang Tersangka

28 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Polres Lebak mengungkap aktivitas PETI yang dilakukan berpindah-pindah untuk menghindari petugas

Polda Metro Jaya Klarifikasi Rekening Koordinator AMPB, Transaksi Hanya Ditunda

25 Agustus 2026 - 20:33 WIB

Polda Metro Jaya Klarifikasi Rekening Koordinator AMPB, Transaksi Hanya Ditunda

Ketum Granid Minta Polsek Teluknaga Tegak Lurus Tangani Kasus 5 Pria Yang di Duga Mengaku Polisi

25 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Gambar hanya Ilustrasi: Penangkapan 5 Pria Yang di duga Mengaku Polisi

Patroli Malam Polsek Mauk Perkuat Keamanan Wilayah dari Gangguan Kamtibmas

25 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Polsek Mauk menyisir jalur rawan untuk mencegah 3C dan balap liar
Trending di Tni & Polri