Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Berita Desa

Miris Ada Ulat diroti Menu MBG Tambiluk Kecamatan Petir

Aris – Gmanews.id
Rabu, 13 Mei 2026 13:58 WIB

Menu MBG di Tambiluk Petir Diduga Bermasalah, Roti Isi Daging Ditemukan Berulat Perbesar

Menu MBG di Tambiluk Petir Diduga Bermasalah, Roti Isi Daging Ditemukan Berulat

SERANG | Gmanews.id – Dugaan adanya ulat di dalam roti isi daging cincang pada menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambiluk, Petir #002, Kabupaten Serang, Banten, memicu perhatian publik.

Berdasarkan papan identitas yang terpasang di lokasi, SPPG Tambiluk berada di bawah naungan Yayasan Kamilatunnisa dengan ID SSPG: JDNVBHQW. Lokasi dapur MBG tersebut berada di Kampung Kata Pura RT 06/03, Desa Tambiluk, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten.

Peristiwa tersebut terjadi pada salah satu paket makanan atau ompreng yang dibagikan kepada siswa PAUD Kasih Bunda. Dari sekitar 40 paket makanan yang didistribusikan pada hari itu, hanya satu ompreng yang dilaporkan terdapat ulat di dalam roti isi daging cincang.

Saat dikonfirmasi awak media, Ahli Gizi SPPG Tambiluk, Septian Rahmatulnholik, membantah dugaan bahwa makanan yang dibagikan menggunakan stok lama.

“Tidak, itu stok baru. Kami memasaknya jam 04.00 pagi,” ujar Septian.

Ia menjelaskan bahwa roti diperoleh dari pihak luar, sedangkan olahan daging cincang diproses langsung di dapur MBG.

“Rotinya saya beli di luar, tapi olahan cincangnya kami olah sendiri di dapur MBG,” katanya.

Ketika ditanya kemungkinan adanya stok lama yang tercampur dalam distribusi makanan hingga menyebabkan adanya ulat di dalam roti, pihak SPPG kembali menegaskan bahwa makanan yang dibagikan merupakan stok baru.

Namun demikian, muncul pertanyaan di tengah masyarakat terkait bagaimana hanya satu paket makanan yang ditemukan bermasalah dari puluhan ompreng yang dibagikan pada hari yang sama.

Bahkan, dari pihak internal MBG muncul dugaan bahwa kejadian tersebut mengarah pada kemungkinan sabotase. Dugaan itu disebut berkaitan dengan fakta bahwa hanya satu ompreng yang dilaporkan mengandung ulat.

Baca Juga Berita :  Sinergi Pemerintah Dan Warga, Program RTLH Desa Sarakan Berjalan Sukses

Meski begitu, hingga kini belum terdapat bukti ataupun hasil pemeriksaan laboratorium yang menguatkan dugaan tersebut.

Sementara itu, Kepala PAUD Kasih Bunda, Dewi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan kronologi awal ditemukannya ulat di dalam roti menu MBG.

“Benar kejadian itu. Anak tersebut tidak masuk sekolah, lalu jatah makanannya dititipkan oleh temannya yang rumahnya berdekatan. Setelah dibuka di rumah, salah satu roti dalam menu MBG tersebut mengeluarkan ulat,” jelas Dewi.

Pihak SPPG Tambiluk Kecamatan Petir Kabupaten Serang disebut akan membawa sampel roti tersebut ke laboratorium guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil uji laboratorium nantinya akan disampaikan kepada awak media untuk memastikan penyebab munculnya ulat di dalam roti menu MBG Kabupaten Serang tersebut.

(Buhari)

Artikel ini telah dibaca 59 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Landa Kekeringan, Petani Kampung Kramat Gotong Royong Bongkar Tumpukan Tanah di Saluran Irigasi

5 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Petani di Desa Kramat Kompak Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi,Senin 05-10-2026

Pagar Tembok PT Intec Persada di Tepi Kali Cirarab Disorot, Diduga Langgar Garis Sempadan Sungai

17 September 2026 - 18:51 WIB

Nampak dari depan Bangunan Pabrik PT Intec Persada di Kawasan Industri Batik, Desa Karet, Sepatan

Sinergi Pemerintah Dan Warga, Program RTLH Desa Sarakan Berjalan Sukses

12 September 2026 - 09:43 WIB

Serah Terima Kunci Program RTLH di Aula Kantor Desa Sarakan

Berawal dari CSR PIK 2 Rp100 Juta, KDMP Pondok Jaya Sukses Kelola Gerai Sembako

11 September 2026 - 09:38 WIB

Gerai Sembako milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pondok Jaya

Warga Surya bahari Pakuhaji Resah Ada Penjual Tramadol di Ranggon

7 September 2026 - 04:23 WIB

Gambar hanya Ilustrasi: Obat Keras Tipe G Jenis Tramadol

Penyaluran Bansos Beras di Desa Tanjung Pasir Berjalan Kondusif, 1.543 KPM Terima Bantuan Pangan

6 September 2026 - 07:41 WIB

Penyaluran Bantuan Sosial Beras di Desa Tanjung Pasir Kecamatan Teluknaga
Trending di Berita Desa