Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Bisnis

PT Cahaya Mega Buana Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Kepercayaan Pasar Filter Air

Aris – Gmanews.id
Sabtu, 22 Agustus 2026 08:33 WIB

Sertifikasi halal menjadi bagian dari penguatan Sistem Jaminan Produk Halal dan tata kelola rantai pasok perusahaan Perbesar

Sertifikasi halal menjadi bagian dari penguatan Sistem Jaminan Produk Halal dan tata kelola rantai pasok perusahaan

JAKARTA | Gmanews.id – PT Cahaya Mega Buana memperkuat komitmennya terhadap kualitas dan kepercayaan konsumen setelah memperoleh Sertifikat Halal untuk produk filter air yang digunakan pada kebutuhan rumah tangga maupun industri.

Sertifikasi tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam menerapkan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) secara berkelanjutan. Penerapan sistem ini diarahkan tidak hanya untuk memenuhi ketentuan sertifikasi, tetapi juga memastikan proses pengelolaan produk berlangsung secara tertib, terdokumentasi dan dapat ditelusuri.

Direktur PT Cahaya Mega Buana, Haposan Supardi, mengatakan sertifikasi halal merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun tata kelola operasional yang konsisten sekaligus meningkatkan kepercayaan pelanggan.

“Sertifikasi halal bukan sekadar bentuk kepatuhan terhadap regulasi. Bagi kami, ini adalah investasi jangka panjang dalam membangun kepercayaan pelanggan melalui sistem kerja yang mengedepankan integritas, ketertelusuran serta pengendalian proses secara menyeluruh,” ujar Haposan.

Menurutnya, kualitas produk tidak hanya ditentukan dari hasil akhir, tetapi juga dari pengendalian setiap tahapan yang berlangsung sebelum produk diterima konsumen.

Pengendalian Halal dari Hulu hingga Hilir

Dalam penerapan konsep Halal Supply Chain, perusahaan memperhatikan sejumlah tahapan yang berkaitan dengan bahan, material, proses penanganan, penyimpanan, pengemasan hingga distribusi.

Pengendalian tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan aspek kehalalan dan kebersihan tetap terjaga sepanjang rantai proses. Selain itu, sistem yang terdokumentasi memungkinkan perusahaan melakukan identifikasi serta penelusuran apabila ditemukan persoalan dalam proses pengelolaan produk.

Untuk mendukung proses sertifikasi, PT Cahaya Mega Buana memperoleh pendampingan dari PT Azwari Berlian Traaz, perusahaan konsultan yang bergerak dalam bidang pendampingan sertifikasi halal, implementasi SJPH, sistem manajemen mutu, keamanan pangan, kepatuhan regulasi dan tata kelola perusahaan.

Pendampingan tersebut meliputi penyusunan kebijakan halal, identifikasi titik kritis halal, penyusunan Manual SJPH, pengembangan prosedur operasional, pelatihan personel, audit internal serta pendampingan selama proses sertifikasi.

Baca Juga Berita :  Vidiotron Desa Mekarsari Mati Fungsi, Diduga Anggaran Ratusan Juta Kini Jadi Pajangan Mubazir

SJPH Dorong Tata Kelola Perusahaan

Direktur PT Azwari Berlian Traaz, Ita Kurniawati, menilai penerapan SJPH semakin relevan bagi dunia usaha karena prinsip halal saat ini tidak hanya berkaitan dengan atribut suatu produk, tetapi juga berhubungan dengan sistem pengendalian dan tata kelola rantai pasok.

“Halal bukan lagi dipandang sebagai atribut produk semata, melainkan sebuah sistem yang harus dijaga dari hulu hingga hilir. Integritas halal dibangun melalui tata kelola yang baik, pengendalian risiko, kompetensi sumber daya manusia, serta budaya kepatuhan yang diterapkan secara konsisten,” kata Ita.

Ia menjelaskan, penerapan SJPH juga dapat memberikan manfaat bagi perusahaan di luar aspek pemenuhan regulasi. Sistem tersebut dapat membantu memperbaiki dokumentasi, meningkatkan ketertelusuran, memperkuat pengendalian operasional serta membangun kepercayaan dengan pelanggan dan mitra usaha.

Sejumlah pengendalian yang diterapkan PT Cahaya Mega Buana antara lain verifikasi bahan dan material, pengendalian pemasok, sanitasi fasilitas dan peralatan, pengawasan kebersihan area kerja, penyimpanan dan penanganan produk, identifikasi serta ketertelusuran, pengendalian dokumen, pelatihan personel dan audit internal.

Penerapan berbagai pengendalian tersebut diharapkan mampu membantu perusahaan mengidentifikasi dan meminimalkan risiko dalam pengelolaan produk sekaligus menjaga konsistensi kualitas layanan kepada konsumen.

Perkuat Kepercayaan Pasar Filter Air

Bagi industri filter air, penerapan prinsip jaminan halal menjadi bagian dari upaya membangun proses bisnis yang lebih transparan dan dapat ditelusuri. Perhatian terhadap asal bahan, proses pengelolaan serta distribusi produk juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen dan mitra industri.

Dengan diperolehnya Sertifikat Halal, PT Cahaya Mega Buana menyatakan akan terus meningkatkan standar operasional, memperkuat budaya mutu dan kepatuhan serta menjaga konsistensi penerapan Sistem Jaminan Produk Halal.

Baca Juga Berita :  Dinilai Cemarkan Nama Organisasi FWJ Indonesia, Pengurus Korwil Kabupaten Bekasi Laporkan RSP alias Ros ke Polisi

Sementara itu, PT Azwari Berlian Traaz menyatakan komitmennya untuk terus mendorong penerapan SJPH pada berbagai sektor usaha. Langkah tersebut dinilai dapat mendukung peningkatan tata kelola sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha Indonesia dalam perkembangan industri halal nasional maupun global.

Perolehan Sertifikat Halal bagi PT Cahaya Mega Buana pada akhirnya menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun sistem usaha yang lebih tertib, transparan dan terdokumentasi, sekaligus memperkuat kepercayaan pelanggan terhadap produk filter air untuk kebutuhan rumah tangga dan industri.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bank Mandiri Jelaskan Pemblokiran Rekening Donasi Demo, Sebut Atas Permintaan Aparat

25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Rekening donasi warga Pati disebut diblokir atas permintaan aparat penegak hukum (Gambar Istimewa)

Legalist Indonesia Resmi Buka Cabang Ketiga di PIK Jakarta

16 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Memasuki Tahun Keenam, Legalist.id Perluas Layanan Legalitas dan Perizinan Usaha

Perumda Tirta Benteng Pastikan Pasokan Air Bersih Kota Tangerang Tetap Aman Selama Musim Kemarau

7 Agustus 2026 - 06:03 WIB

Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Optimalkan Ketersediaan Air Baku dan Siagakan Distribusi Air Bersih untuk Antisipasi Kekeringan

DTRB Kabupaten Tangerang Layangkan Panggilan Kedua ke PT Solusi Tunas Pratama Terkait Dugaan Tower Belum Berizin di Sepatan Timur

29 Mei 2026 - 12:17 WIB

Ilustrasi polemik pembangunan tower telekomunikasi di Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, yang diduga belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan telah mendapat panggilan kedua dari DTRB Kabupaten Tangerang.

Menara Telekomunikasi 40 Meter di Lebak Wangi Disorot, Dugaan Belum Kantongi PBG Mencuat

18 April 2026 - 11:26 WIB

Pembangunan tower Indosat di tengah permukiman warga memicu pertanyaan terkait izin dan transparansi proyek. (Foto: Istimewa/Muhayar – Gmanews.id)

Keep Remote Work on Point with Productivity App

9 Juni 2021 - 18:14 WIB

Trending di Bisnis