Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Breaking News

Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Muhayar. – Gmanews.id
Jumat, 11 September 2026 14:14 WIB

Dalam gambar nampak Kemacetan di Jalan Raya Cadas - Bayur, Jumat 11-09-2026, malam Perbesar

Dalam gambar nampak Kemacetan di Jalan Raya Cadas - Bayur, Jumat 11-09-2026, malam

‎

‎TANGERANG | Gmanews.id – Kemacetan panjang terjadi di Jalan Raya Cadas–Bayur, Kota Tangerang, Jumat 11-09-2026 sore hingga malam. Kemacetan diduga dipicu adanya penyempitan ruas jalan akibat satu unit alat berat jenis crane yang terparkir di bahu jalan.
‎
‎Berdasarkan pantauan di lokasi, crane tersebut disinyalir merupakan milik kontraktor yang tengah mengerjakan pembangunan turab atau irigasi dengan metode tiang pancang di kawasan tersebut.
‎
‎Kondisi semakin diperparah lantaran aktivitas kendaraan sedang berada pada jam sibuk, di mana banyak warga pulang dari tempat kerja. Akibatnya antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular cukup panjang dari kedua arah.
‎
‎Selain adanya penyempitan badan jalan, minimnya petugas pengatur lalu lintas maupun tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lapangan membuat arus kendaraan sulit terurai.
‎
‎Salah seorang pengguna jalan asal Kotabumi yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan kondisi tersebut.
‎
‎”Saya dari Kotabumi. Tadi lumayan lama kejebak macet di sini. Harusnya kalau memang ada pekerjaan proyek seperti ini, pengatur lalu lintasnya disiapkan biar tidak terlalu semrawut,” ujarnya.

Minim Pengaturan Lalin, Alat berat (crane) di duga picu kemacetan

Minim Pengaturan Lalin, Alat berat (crane) di duga picu kemacetan.

‎
‎Keluhan serupa juga disampaikan pengendara lainnya. Menurutnya, keberadaan alat berat di tepi jalan membuat ruang gerak kendaraan menjadi terbatas.
‎
‎”Yang bikin macet ya karena ada penyempitan jalan. Harusnya ada petugas yang ngatur kendaraan supaya tidak numpuk. Kalau bisa crane jangan diparkir di pinggir jalan seperti ini, apalagi pas jam ramai orang pulang kerja,” keluhnya.
‎
‎Dalam pantauan, sejumlah pengendara terlihat saling bergantian melintas pada titik lokasi proyek. Kondisi tersebut menyebabkan laju kendaraan tersendat dan antrean kendaraan terus bertambah.
‎
‎Sementara itu, perwakilan kontraktor pelaksana pekerjaan pembangunan turab saat dikonfirmasi mengakui adanya dampak kemacetan yang ditimbulkan dari aktivitas proyek tersebut.Pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang terjadi.
‎
‎”Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan. Untuk pengaturan di lapangan, kami akan segera menerjunkan tim K3 agar membantu mengatur lalu lintas ,” ujar perwakilan kontraktor.
‎
‎Hingga berita ini diturunkan, aktivitas pekerjaan pembangunan irigasi masih berlangsung dan arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau padat merayap.
‎

Baca Juga Berita :  Modus SK PNS Palsu di Gresik, Pelaku Tipu 14 Korban hingga Rp1,5 Miliar
Artikel ini telah dibaca 30 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎

9 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Gambar Hanya Ilustrasi, Konfirmasi Terkait Proyek Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan

Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek

6 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan, Kecamatan Pasar Kemis

TW Law Office & Partner Berikan Pendampingan Hukum Pro Bono kepada Keluarga Korban Dugaan Pembunuhan di Sepatan Timur

5 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Tw Law Office & Partner Bersama Keluarga Korban

Di Landa Kekeringan, Petani Kampung Kramat Gotong Royong Bongkar Tumpukan Tanah di Saluran Irigasi

5 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Petani di Desa Kramat Kompak Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi,Senin 05-10-2026

HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang

2 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Pimpinan Redaksi BaraTV Irawan Sumardi (mengenakan jas hitam) bersama Redaktur BaraTV Aris (memegang mikrofon) dalam puncak perayaan Anniversary ke-6 BaraTV di Hotel Shapire Sky, Tangerang. (Foto: Dok. BaraTV)

Minim K3 Dan Rambu Keselamatan Publik , Proyek RKB SDN Mekarsari 1 Di Sorot

24 September 2026 - 06:02 WIB

Proyek Pembangunan RKB SDN Mekarsari 1 Kecamatan Rajeg
Trending di Daerah