Menu

Mode Gelap
Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang Lapas Pemuda Kelas II Tangerang Intensifkan Razia, 110 Handphone dan 57 Sajam Rakitan Disita Sepanjang 2026 Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Perkara PT ASABRI Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan JAM Pidsus, Kejaksaan Agung Pastikan Penanganan Perkara Tetap Berjalan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba dari Dalam Lapas Kelas I Tangerang, Pengawasan Internal Jadi Sorotan

Daerah · 9 Jun 2021 21:05 WIB ·

Jurnalis dan Petugas Damkar di Kota Tangerang Saling Lapor Usai Perselisihan di Pos Pemadam


 Insiden di Kecamatan Pinang picu perhatian publik soal etika pelayanan dan perlindungan profesi jurnalis Perbesar

Insiden di Kecamatan Pinang picu perhatian publik soal etika pelayanan dan perlindungan profesi jurnalis

TANGERANG | Gmanews.id – Perselisihan antara seorang jurnalis dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, berujung pada aksi saling lapor ke pihak kepolisian. Insiden ini menjadi sorotan publik karena menyangkut interaksi antara aparat pelayanan publik dan insan pers.

Peristiwa tersebut melibatkan seorang jurnalis berinisial SL (50), yang dikenal dengan sapaan Acong. Ia mengaku mengalami perlakuan tidak menyenangkan saat hendak berteduh bersama keluarganya di area pos Damkar.

Menurut keterangannya, situasi awalnya berlangsung biasa, namun berubah menjadi tegang setelah adanya komunikasi yang dinilai kurang pantas dari salah satu petugas.

“Saya hanya ingin berteduh karena cuaca panas bersama istri dan cucu saya. Tapi justru mendapat ucapan yang kurang mengenakkan,” ujar Acong, Sabtu (11/4/2026).

Kronologi Perselisihan di Pos Damkar

Dalam penuturannya, Acong menyebut petugas Damkar bernama Hidayat sempat melontarkan pernyataan yang dianggap menyinggung. Ucapan tersebut, menurutnya, bernada peringatan dan mencurigai dirinya sebagai bagian dari LSM.

“Ada ucapan ‘jangan macam-macam’, itu yang membuat saya tersinggung. Saya tidak mengerti maksudnya apa,” katanya.

Ketegangan kemudian meningkat hingga terjadi adu mulut. Situasi bahkan sempat memanas dan diduga hampir berujung kontak fisik antara kedua pihak.

Acong mengklaim terjadi insiden pemukulan dalam kondisi tersebut. Ia menyebut tindakan itu dilakukan sebagai bentuk pembelaan diri.

“Saya hanya membela diri. Saya datang baik-baik, tidak ada niat macam-macam,” tegasnya.

Kasus Berlanjut ke Ranah Hukum

Pasca insiden, konflik tidak berhenti di lokasi kejadian. Kedua belah pihak dilaporkan telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut ke aparat kepolisian.

Proses penanganan kini berada di tangan aparat penegak hukum untuk mengungkap fakta secara objektif dan menyeluruh.

Baca Juga Berita :  Paramount Petals Hadirkan Food Court Modern, Peluang Bisnis Kuliner Makin Terbuka

Tanggapan Kepala BPBD Kota Tangerang

Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, membenarkan adanya insiden yang melibatkan anggotanya dengan seorang jurnalis. Ia menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian dan berharap kebenarannya dapat terungkap secara jelas,” ujar Mahdiar.

Ia juga berharap penyelesaian perkara ini dapat berjalan secara adil dan transparan bagi kedua belah pihak.

Jadi Sorotan Publik

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat luas, terutama terkait aspek etika pelayanan publik serta perlindungan terhadap profesi jurnalis. Publik kini menantikan hasil penyelidikan resmi untuk memastikan kejelasan fakta dan keadilan.

Insiden ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya komunikasi yang baik serta profesionalisme dalam interaksi antara petugas pelayanan publik dan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Tanpa Papan KIP, Sejumlah Proyek Pokir di Kecamatan Sepatan Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

23 Juli 2026 - 11:43 WIB

Gambar hanya Ilustrasi : Proyek APBD Tanpa Papan Keterangan Informasi Publik ‎

Keluhan Tak Kunjung di Respon,Warga Tanah Merah Bereaksi Gotong Royong Bersihkan Saluran Drainase

23 Juli 2026 - 07:47 WIB

Warga Kampung Tanah Merah RT 02/02 Desa Tanah Merah Gotong Royong Bersihkan Drainase, Kamis 23-07-2026

FWJI Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian RAB Proyek P3-TGAI di Tanjung Anom

17 Juli 2026 - 03:28 WIB

Lokasi pekerjaan Program P3TGAI (P3A Mitra Cai Asem) Desa Tanjung Anom, Kec Mauk, Kamis 16-07-2026

Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan P3A di Tanjung Anom Gunakan Batu Bekas Irigasi, Efisiensi Anggaran Dipertanyakan

16 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pekerja Proyek Irigasi P3A Mitra Cai Asem di Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk (16-07-2026)

Korban Mengaku Rugi Rp50 Juta, Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat di Rajeg Kini Ditangani Polresta Tangerang

15 Juli 2026 - 12:08 WIB

Berawal dari Janji Pemecahan Sertifikat, Dugaan Penipuan Rp50 Juta Kini Diproses Polisi

Di Duga Pengusaha di Bantaran Cisadane Teluknaga dan Pakuhaji Buang Limbah B3 di Sungai

15 Juli 2026 - 03:06 WIB

Terlihat dalam gambar air hitam dan berbau dari salah satu perusahaan mengalir ke sungai Cisadane (14/07/2026)
Trending di Daerah