Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Berita Desa

Tumpukan Sampah Resahkan Pengguna Jalan di Lebak Wangi, Warga Desak Pembenahan dan Penindakan Tegas

Muhayar. – Gmanews.id
Minggu, 14 Juni 2026 15:22 WIB

Sampah Liar di Lebak Wangi Kian Menggunung, Ganggu Kenyamanan Pengguna Jalan Perbesar

Sampah Liar di Lebak Wangi Kian Menggunung, Ganggu Kenyamanan Pengguna Jalan

KABUPATEN TANGERANG | Gmanews.id – Keberadaan tumpukan sampah liar di Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, semakin menjadi sorotan warga. Sampah yang menumpuk di ruas jalan penghubung Kampung Benda menuju Rawa Bambu itu terus bertambah dari hari ke hari dan menimbulkan kesan kumuh, kotor, serta mengganggu kenyamanan masyarakat yang melintas.

Lokasi yang seharusnya berfungsi sebagai akses transportasi warga kini berubah menjadi titik pembuangan sampah ilegal. Berbagai jenis sampah rumah tangga terlihat berserakan di sepanjang tepi jalan dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan apabila tidak segera ditangani.

Warga khawatir kondisi tersebut akan semakin sulit dikendalikan apabila tidak ada langkah nyata dari seluruh pihak terkait. Pasalnya, semakin banyak sampah yang menumpuk, semakin besar pula peluang lokasi tersebut berubah menjadi Tempat Penampungan Sementara (TPS) liar.

Warga Sebut Aktivitas Pembuangan Sampah Diduga Terjadi Malam Hari

Seorang warga sekitar yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku prihatin dengan kondisi yang terjadi saat ini. Menurutnya, kawasan tersebut dulunya bersih dan tidak pernah dijadikan lokasi pembuangan sampah.

“Dulu tempat ini bersih, tidak ada sampah. Entah siapa yang mulai buang sampah di situ, tahu-tahu sekarang sampah sudah menumpuk,” ujarnya.

Ia menduga aktivitas pembuangan sampah dilakukan secara sembunyi-sembunyi pada malam hingga menjelang subuh untuk menghindari teguran warga.

“Sepertinya saat buang sampah dilakukan antara malam hari dan subuh. Kalau ketahuan lihat siang hari pasti saya larang,” tambahnya.

Fenomena tersebut memunculkan keresahan di tengah masyarakat. Selain merusak pemandangan, tumpukan sampah juga berpotensi menimbulkan bau tidak sedap dan menjadi sarang berbagai penyakit.

Pemerintah Desa Klaim Sudah Berulang Kali Lakukan Pembersihan

Sekretaris Desa Lebak Wangi, Muhamad Sidik, mengatakan pemerintah desa sebenarnya telah beberapa kali melakukan upaya penanganan di lokasi tersebut. Bahkan, pihak desa juga telah memasang spanduk larangan membuang sampah sebagai bentuk edukasi dan peringatan kepada masyarakat.

Baca Juga Berita :  SK Bupati Tetapkan 7 Kecamatan Lokus Prioritas Kemiskinan Ekstrem, Kuota RTLH Pakuhaji dan Sepatan Timur Justru Minim

“Kami sudah beberapa kali melakukan pembersihan di lokasi tersebut. Bahkan sudah dipasang spanduk larangan keras membuang sampah. Namun masih saja ada oknum yang membuang sampah sembarangan,” ujar Muhamad Sidik.

Menurutnya, penanganan sampah tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah desa. Kesadaran masyarakat menjadi faktor penting agar persoalan serupa tidak terus berulang.

DLHK Kabupaten Tangerang Siap Tindak Lanjuti Laporan Warga

Menanggapi laporan tersebut, Kepala UPT 9 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Rini, memastikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Lebak Wangi untuk melakukan penanganan.

“Walaikumsalam, baik Pak. Sebelumnya terima kasih atas informasinya. Besok kami akan berkoordinasi ke pihak desa dan akan segera kami tindak lanjuti,” tulis Rini melalui pesan WhatsApp, Minggu (14/6/2026).

Pernyataan tersebut menjadi harapan baru bagi warga yang menginginkan penanganan cepat sebelum volume sampah semakin bertambah dan menimbulkan dampak lingkungan yang lebih luas.

Warga Minta Pengawasan dan Penindakan Lebih Tegas

Selain pembersihan, warga juga meminta adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap lokasi rawan pembuangan sampah liar. Mereka berharap pelaku yang kedapatan membuang sampah sembarangan dapat diberikan sanksi agar menimbulkan efek jera.

Dengan adanya koordinasi antara Pemerintah Desa Lebak Wangi dan DLHK Kabupaten Tangerang, masyarakat berharap persoalan sampah liar di ruas jalan Kampung Benda–Rawa Bambu dapat segera teratasi sehingga lingkungan kembali bersih, sehat, dan nyaman bagi pengguna jalan maupun warga sekitar.

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Keluarga Muhammad Harun Apresiasi Komitmen Polsek Sepatan Tangani Perkara Dugaan Pembunuhan

10 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Tim Kuasa Hukum Keluarga Almarhum Muhammad Harun Korban Dugaan Pembunuhan

Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎

9 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Gambar Hanya Ilustrasi, Konfirmasi Terkait Proyek Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan

Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek

6 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan, Kecamatan Pasar Kemis

TW Law Office & Partner Berikan Pendampingan Hukum Pro Bono kepada Keluarga Korban Dugaan Pembunuhan di Sepatan Timur

5 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Tw Law Office & Partner Bersama Keluarga Korban

Di Landa Kekeringan, Petani Kampung Kramat Gotong Royong Bongkar Tumpukan Tanah di Saluran Irigasi

5 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Petani di Desa Kramat Kompak Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi,Senin 05-10-2026

HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang

2 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Pimpinan Redaksi BaraTV Irawan Sumardi (mengenakan jas hitam) bersama Redaktur BaraTV Aris (memegang mikrofon) dalam puncak perayaan Anniversary ke-6 BaraTV di Hotel Shapire Sky, Tangerang. (Foto: Dok. BaraTV)
Trending di Breaking News