Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Daerah

Normalisasi Situ Bulakan Capai 80 Persen, Kapasitas Tampung Air Ditargetkan Naik hingga 600 Ribu Meter Kubik

Aris – Gmanews.id
Kamis, 11 Juni 2026 02:05 WIB

Pemprov Banten dan Pemkot Tangerang Percepat Pengendalian Banjir di Kecamatan Periuk Perbesar

Pemprov Banten dan Pemkot Tangerang Percepat Pengendalian Banjir di Kecamatan Periuk

KOTA TANGERANG | Gmanews.id  – Upaya memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah Kecamatan Periuk terus menunjukkan perkembangan signifikan. Proses normalisasi Situ Bulakan yang saat ini dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kota Tangerang telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

Normalisasi Situ Bulakan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kapasitas tampung air sekaligus mengurangi risiko genangan yang selama ini kerap terjadi saat curah hujan tinggi melanda kawasan Periuk dan sekitarnya.

Berdasarkan data progres pekerjaan hingga awal Juni 2026, fokus utama kegiatan tersebut adalah pengerukan sedimentasi yang selama bertahun-tahun mengurangi kemampuan situ dalam menampung debit air hujan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan pengerjaan normalisasi telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir dengan hasil yang cukup menggembirakan.

“Upaya normalisasi Situ Bulakan sudah berjalan sekitar sebulan terakhir dengan fokus utamanya melakukan pengerukan lumpur untuk mengantisipasi sedimentasi dan progresnya sudah mencapai 80 persen,” ujar Taufik Syahzaeni, Rabu (10/6/2026).

Kapasitas Situ Bulakan Ditargetkan Meningkat Signifikan

Melalui proses normalisasi tersebut, kapasitas tampung Situ Bulakan diproyeksikan meningkat hingga mencapai sekitar 600 ribu meter kubik. Peningkatan kapasitas ini dinilai penting untuk memperkuat fungsi situ sebagai infrastruktur pengendali banjir di wilayah perkotaan.

Menurut Taufik Syahzaeni, keberadaan Situ Bulakan yang memiliki daya tampung lebih besar akan membantu mengurangi beban aliran air saat hujan deras, sehingga potensi banjir di kawasan permukiman sekitar dapat ditekan secara maksimal.

Selain pengerukan sedimentasi, koordinasi antara Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Provinsi Banten juga terus dilakukan guna menyiapkan program lanjutan setelah normalisasi selesai dilaksanakan.

Baca Juga Berita :  SMPN 3 Sepatan Timur Umumkan Hasil SPMB 2026, Kepsek : Proses Seleksi Dipastikan Transparan

Salah satu rencana yang telah disiapkan adalah pembangunan penurapan di area sekitar situ untuk menjaga stabilitas konstruksi serta memastikan hasil normalisasi dapat bertahan dalam jangka panjang.

“Berdasarkan pemantauan di lapangan, upaya normalisasi masih berjalan sampai sekarang serta diperkirakan bisa dituntaskan dalam hitungan hari ke depan,” kata Taufik Syahzaeni.

Perkuat Ketahanan Wilayah terhadap Risiko Banjir

Penyelesaian normalisasi Situ Bulakan diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan sistem pengendalian banjir di Kota Tangerang. Infrastruktur tersebut nantinya akan menjadi salah satu penopang utama dalam menampung debit air saat musim penghujan.

Pemkot Tangerang optimistis keberadaan Situ Bulakan yang telah dinormalisasi akan mampu mendukung ketahanan wilayah terhadap risiko banjir sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya warga Kecamatan Periuk.

Langkah percepatan normalisasi ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur sumber daya air yang lebih optimal, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan perubahan cuaca ekstrem di masa mendatang.

(Yan)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Keluarga Muhammad Harun Apresiasi Komitmen Polsek Sepatan Tangani Perkara Dugaan Pembunuhan

10 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Tim Kuasa Hukum Keluarga Almarhum Muhammad Harun Korban Dugaan Pembunuhan

Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎

9 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Gambar Hanya Ilustrasi, Konfirmasi Terkait Proyek Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan

Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek

6 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan, Kecamatan Pasar Kemis

TW Law Office & Partner Berikan Pendampingan Hukum Pro Bono kepada Keluarga Korban Dugaan Pembunuhan di Sepatan Timur

5 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Tw Law Office & Partner Bersama Keluarga Korban

Di Landa Kekeringan, Petani Kampung Kramat Gotong Royong Bongkar Tumpukan Tanah di Saluran Irigasi

5 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Petani di Desa Kramat Kompak Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi,Senin 05-10-2026

HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang

2 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Pimpinan Redaksi BaraTV Irawan Sumardi (mengenakan jas hitam) bersama Redaktur BaraTV Aris (memegang mikrofon) dalam puncak perayaan Anniversary ke-6 BaraTV di Hotel Shapire Sky, Tangerang. (Foto: Dok. BaraTV)
Trending di Breaking News