SERANG | Gmanews.id — Aktivitas ekonomi di Pasar Petir, Kabupaten Serang, Banten terus berjalan setiap hari meski kondisi infrastruktur di sejumlah titik dinilai memprihatinkan. Warga, pedagang, hingga pengunjung kini mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan Pasar Petir Serang Selatan yang dianggap sudah tidak layak.
Pasar yang menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat Kecamatan Petir, Tunjung Teja, dan Cikeusal tersebut disebut mengalami kerusakan pada sejumlah fasilitas dasar, terutama pada bagian lantai, pagar, dan akses jalan di dalam area pasar.
Lantai Pasar Rusak, Debu dan Becek Ganggu Aktivitas Warga
Kerusakan paling menonjol terlihat pada area lantai pasar dan jalur akses kendaraan yang hanya menyisakan material batu dan tanah. Kondisi ini menimbulkan masalah ganda bagi aktivitas harian.
Saat musim kemarau, area pasar dipenuhi debu yang mengganggu pedagang dan pembeli. Sementara ketika hujan turun, lokasi berubah menjadi becek dan licin sehingga menyulitkan mobilitas pengunjung.
Seorang pedagang setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan kondisi tersebut sudah lama dikeluhkan masyarakat. Ia menyebut banyak pengunjung merasa tidak nyaman berbelanja di Pasar Petir karena akses jalan yang tidak memadai.
Pengendara Roda Dua Keluhkan Risiko Keselamatan
Selain pejalan kaki dan pedagang, pengguna kendaraan roda dua juga terdampak kondisi fasilitas Pasar Petir Banten yang rusak. Permukaan jalan berbatu dinilai berisiko terhadap keselamatan, terutama saat pasar ramai pengunjung.
Sejumlah pengendara mengaku harus lebih berhati-hati saat melintas di area tersebut karena kondisi jalan yang tidak rata dan minim perbaikan.
Aktivis Minta Dinas Perkim Banten dan Pemkab Serang Bertindak
Menanggapi kondisi tersebut, aktivis Serang Selatan, Oman Sumantri, meminta perhatian serius dari pemerintah daerah, baik Pemerintah Kabupaten Serang maupun Pemerintah Provinsi Banten.
Ia menilai fasilitas publik seperti pasar seharusnya memenuhi standar kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Selain itu, ia juga menyoroti alokasi anggaran yang dinilai dapat diarahkan untuk perbaikan infrastruktur pasar.
“Saya berharap ada perhatian dari Pemkab Serang terhadap keluhan warga. Dinas Perkim Banten juga jangan tutup mata. Daripada ada sisa anggaran (SILPA), lebih baik dialokasikan untuk perbaikan Pasar Petir,” ujar Oman.
Oman juga mengusulkan agar perbaikan dilakukan menggunakan paving blok pada area lantai pasar. Menurutnya, metode tersebut dinilai lebih layak dan mudah diawasi oleh masyarakat sekitar untuk memastikan kualitas pekerjaan.
Warga Harap Perbaikan Segera Direalisasikan
Hingga kini, masyarakat berharap adanya langkah konkret dari pemerintah untuk menangani lantai pasar rusak di Serang tersebut. Perbaikan dinilai penting agar aktivitas ekonomi di Pasar Petir dapat kembali berjalan optimal dan lebih aman bagi seluruh pengguna.
Tanpa perbaikan yang cepat, warga khawatir kondisi tersebut akan terus mengganggu kenyamanan sekaligus menghambat roda perekonomian lokal di wilayah Serang Selatan.
(Red-buhari)











Tinggalkan Balasan