JAKARTA | Gmanews.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan wilayah perbatasan dan memperkuat infrastruktur pendidikan di kawasan timur Indonesia.
Penegasan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Presiden ke sejumlah daerah perbatasan yang selama ini dinilai membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah pusat, terutama dalam sektor pendidikan, konektivitas, dan pelayanan dasar masyarakat.
Dalam agenda kunjungan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan agar masyarakat di wilayah terluar Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
Pemerintah juga menilai pembangunan sekolah dan akses internet menjadi kebutuhan mendesak guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah perbatasan.
Pemerintah Pusat berkomitmen mempercepat renovasi sekolah yang mengalami kerusakan serta meningkatkan fasilitas penunjang pendidikan di kawasan terpencil.
Selain sektor pendidikan, Presiden juga menyoroti pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, pelabuhan, listrik, dan jaringan telekomunikasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Pembangunan Wilayah Perbatasan Jadi Prioritas Nasional
Menurut Presiden, wilayah perbatasan merupakan wajah terdepan Indonesia sehingga pembangunan harus dilakukan secara merata dan berkelanjutan.
Pemerintah Indonesia menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan yang terintegrasi antara sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan konektivitas wilayah.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing daerah perbatasan sekaligus mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah di Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga berdialog langsung dengan masyarakat, tenaga pendidik, serta aparat daerah untuk mendengar berbagai persoalan yang dihadapi warga setempat.
Pemerintah memastikan pembangunan kawasan timur Indonesia akan terus menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan nasional ke depan.











Tinggalkan Balasan