TANGERANG | Gmanews.id – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor di kawasan Asthara Sky Front City atau Perumahan Bumi Bandara Indah (BBI), Desa Pondok Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Sabtu (12-09-2026) malam, akhirnya mendapat tindak lanjut dari pihak kepolisian.
Sebelumnya, dua sepeda motor jenis Honda Beat Street dan Yamaha Mio GT terlibat tabrakan dari arah berlawanan hingga menyebabkan pengendaranya mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Sepatan AKP Fahyani memberikan klarifikasi kepada awak media melalui pesan WhatsApp.
Dalam keterangannya, Fahyani memastikan bahwa kasus kecelakaan tersebut telah ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota dan petugas telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian.
”Terima kasih mas, sudah ditangani Unit Laka Polres,” tulis AKP Fahyani dalam pesan singkat yang diterima awak media, Minggu (13-09-2026).
Kapolsek juga menjelaskan bahwa tim dari Unit Laka Lantas Polres telah turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berada di Jalan Kawasan BBI, Desa Pondok Kelor.
” Sudah dicek TKP lokasi di Jalan Kawasan BBI Pondok Kelor oleh Tim Laka Polres,” lanjutnya.
Tak hanya melakukan olah TKP, petugas juga telah mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
”Barang bukti dua unit sepeda motor diserahterimakan ke Tim Laka Polres,” sambungnya.
Informasi tersebut sekaligus menjawab pernyataan Kapolsek Sepatan pada malam kejadian yang sebelumnya mengaku belum menerima laporan terkait kecelakaan tersebut karena belum ada pihak yang melapor ke Polsek Sepatan.
Dengan turunnya Unit Laka Lantas Polres ke lokasi, diharapkan penyebab pasti kecelakaan dapat diketahui melalui hasil penyelidikan petugas.
Sementara itu, sejumlah warga masih berharap adanya perhatian dari pihak pengelola kawasan Asthara Sky Front City atau BBI terkait kondisi jalan yang dinilai minim penerangan serta belum dilengkapi fasilitas keselamatan lalu lintas yang memadai.
Dalam pantauan awak media, hingga saat ini warga masih menyoroti minimnya lampu penerangan jalan, rambu lalu lintas, marka jalan, hingga pembatas kecepatan di kawasan tersebut. Warga khawatir apabila tidak segera dilakukan evaluasi, kecelakaan serupa berpotensi kembali terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya meminta tanggapan resmi dari pihak pengelola Asthara Sky Front City terkait langkah yang akan dilakukan pasca terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut.












Tinggalkan Balasan