Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Berita Desa

Dugaan Pungli Warnai Penyaluran Bansos Beras di Desa Tanjung Pasir, Warga Mengaku Diminta Uang oleh Oknum RT

Muhayar. – Gmanews.id
Sabtu, 5 September 2026 19:36 WIB

Penyaluran Bansos pangan (beras) di Aula Kantor Desa Tanjung Pasir, Rabu 05-09-2029 Perbesar

Penyaluran Bansos pangan (beras) di Aula Kantor Desa Tanjung Pasir, Rabu 05-09-2029

‎

‎TANGERANG | Gmanews.id – Penyaluran bantuan sosial pangan berupa beras di Aula Kantor Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Sabtu (05-09-2026), diduga diwarnai praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum Ketua RT setempat.
‎
‎Program bantuan pemerintah yang masing masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berhak atas tiga karung beras (@10Kilogram/karung) sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu guna meringankan beban ekonomi di tengah kondisi yang semakin sulit itu

Namun di tengah penyaluran bantuan sosial tersebut justru menuai keluhan dari sejumlah warga penerima manfaat lantaran di sinyalir adanya permintaan uang
‎
‎Dugaan pungli tersebut mencuat dari percakapan sejumlah warga yang terekam dalam video warga saat antre mengambil bantuan beras. Dalam video tersebut, beberapa warga mengaku dimintai sejumlah uang oleh oknum RT sebelum mengambil bantuan yang menjadi hak mereka.
‎
‎Besaran uang yang diminta pun bervariasi. Ada yang mengaku diminta Rp20 ribu, Rp30 ribu, bahkan ada yang menyebut pembayaran dihitung per karung dengan nilai Rp10 ribu per karung.
‎
‎Salah seorang warga penerima manfaat berinisial YI mengaku dirinya diminta uang sebesar Rp20 ribu oleh oknum Ketua RT.
‎
‎”Saya diminta Rp20 ribu, dan kebetulan anak saya yang juga dapat bantuan diminta Rp20 ribu juga,” ujarnya.

Dugaan pungli mencuat, warga mengaku di minta uang oleh oknum RT

Dugaan pungli mencuat, warga mengaku di minta uang oleh oknum RT

‎
‎Meski telah memberikan uang tersebut, YI mengaku tidak mengetahui secara pasti untuk keperluan apa uang itu diminta.
‎
‎Menurutnya, apabila sekadar uang terima kasih mungkin masih dapat dimaklumi. Namun dirinya mempertanyakan apabila nominal tersebut sudah ditentukan atau dipatok.
‎
‎”Kalau ngasih seikhlasnya mungkin tidak masalah, tapi ini seperti sudah ditentukan nominalnya,” tambahnya.
‎
‎Keluhan serupa juga disampaikan MI (inisial), Ia mengaku harus mengeluarkan uang sebesar Rp 30 ribu untuk satu kartu keluarga penerima manfaat.
‎
‎”Saya bayar Rp 30 ribu.”  Katanya untuk pengambilan bantuan,” ungkap Ida.

Baca Juga Berita :  Diduga Tak Sesuai RAB, Pekerjaan P3A di Tanjung Anom Gunakan Batu Bekas Irigasi, Efisiensi Anggaran Dipertanyakan

Bahkan dalam percakapan dalam vidio ,warga menyebut dalam pengambilan beras untuk dua KK (KPM) di minta Rp 50 ribu‎.

‎Diketahui, bantuan sosial pangan berupa tiga karung beras tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial yang bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog. Dalam pelaksanaannya, pemerintah desa hanya berperan membantu memfasilitasi proses penyaluran kepada masyarakat penerima manfaat.
‎
‎Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Pasir, Arun, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan maupun keterangan resmi terkait adanya dugaan pungutan yang dikeluhkan warga tersebut.
‎
‎Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang serta memastikan kebenaran dugaan pungli yang mencuat di tengah penyaluran bantuan sosial tersebut.

Artikel ini telah dibaca 154 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎

9 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Gambar Hanya Ilustrasi, Konfirmasi Terkait Proyek Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan

Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek

6 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan, Kecamatan Pasar Kemis

TW Law Office & Partner Berikan Pendampingan Hukum Pro Bono kepada Keluarga Korban Dugaan Pembunuhan di Sepatan Timur

5 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Tw Law Office & Partner Bersama Keluarga Korban

Di Landa Kekeringan, Petani Kampung Kramat Gotong Royong Bongkar Tumpukan Tanah di Saluran Irigasi

5 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Petani di Desa Kramat Kompak Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi,Senin 05-10-2026

Minim K3 Dan Rambu Keselamatan Publik , Proyek RKB SDN Mekarsari 1 Di Sorot

24 September 2026 - 06:02 WIB

Proyek Pembangunan RKB SDN Mekarsari 1 Kecamatan Rajeg

Pagar Tembok PT Intec Persada di Tepi Kali Cirarab Disorot, Diduga Langgar Garis Sempadan Sungai

17 September 2026 - 18:51 WIB

Nampak dari depan Bangunan Pabrik PT Intec Persada di Kawasan Industri Batik, Desa Karet, Sepatan
Trending di Berita Desa