Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Berita Desa

Berawal dari CSR PIK 2 Rp100 Juta, KDMP Pondok Jaya Sukses Kelola Gerai Sembako

Muhayar. – Gmanews.id
Jumat, 11 September 2026 09:38 WIB

Gerai Sembako milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pondok Jaya Perbesar

Gerai Sembako milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pondok Jaya

‎
‎TANGERANG | Gmanews.id – Di tengah sorotan publik terhadap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang, KDMP Desa Pondok Jaya, Kecamatan Sepatan, justru menunjukkan eksistensinya melalui unit usaha yang nyata dan berjalan.
‎
‎Berbekal modal awal bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) PIK 2 sebesar Rp100 juta, KDMP Pondok Jaya berhasil membuka dan mengelola Gerai Sembako yang hingga kini masih beroperasi melayani kebutuhan masyarakat.
‎
‎Dalam pantauan awak media, gerai yang berlokasi di wilayah Desa Pondok Jaya itu menjual berbagai kebutuhan pokok masyarakat mulai dari beras, minyak goreng, gas elpiji 3 kilogram, makanan ringan hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.
‎
‎Meski harus bersaing dengan toko dan warung sembako yang lebih dulu berdiri, Gerai Sembako KDMP Pondok Jaya mampu bertahan dengan tata kelola usaha yang terukur serta penerapan margin keuntungan yang tidak memberatkan masyarakat.
‎
‎Tak hanya itu, KDMP Pondok Jaya juga menggandeng distributor besar seperti Indo Grosir guna menjaga ketersediaan barang sekaligus memperoleh harga yang kompetitif.
‎
‎Ketua KDMP Pondok Jaya, Dini Triandini mengatakan, gerai sembako tersebut dibangun menggunakan modal awal bantuan CSR PIK 2 yang diberikan kepada koperasi.

Ketua KDMP Pondok Jaya, Dini Triandini

Ketua KDMP Pondok Jaya, Dini Triandini

‎
‎Menurutnya, pada awalnya dirinya sempat ragu untuk menjalankan usaha tersebut. Namun bersama para pengurus, ia akhirnya bertekad memanfaatkan bantuan yang diberikan sesuai tujuan awal, yakni memperkuat unit usaha koperasi dan meningkatkan manfaat bagi masyarakat.
‎
‎”Awalnya memang ada rasa ragu, karena mengelola usaha itu tidak mudah. Tapi kami berpikir bantuan ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan anggota koperasi. Akhirnya kami sepakat membuka gerai sembako sebagai langkah awal pengembangan usaha koperasi,” ujar Dini.Kamis 10-09-2026
‎
‎Dini menjelaskan, keberadaan gerai sembako bukan semata-mata untuk mencari keuntungan, melainkan juga menjadi sarana memperkenalkan koperasi kepada masyarakat agar semakin banyak warga yang bergabung sebagai anggota.
‎
‎”Harapan kami sesuai amanat bantuan CSR dan semangat pemerataan ekonomi yang digaungkan pemerintah, koperasi ini bisa menjadi wadah ekonomi masyarakat desa. Semakin banyak warga yang bergabung, semakin besar pula manfaat yang bisa dirasakan bersama,” katanya.
‎
‎Ia berharap ke depan jumlah anggota KDMP Pondok Jaya terus bertambah sehingga koperasi dapat mengembangkan unit usaha lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat.
‎
‎Sementara itu, Diana, warga sekitar mengaku keberadaan Gerai Sembako KDMP Pondok Jaya cukup membantu masyarakat.
‎
‎Menurutnya, sejumlah kebutuhan pokok yang dijual memiliki harga yang relatif terjangkau dibandingkan harga pasaran.
‎
‎”Di gerai itu kita beli tabung gas ukuran 3 kilogram hanya Rp19 ribu. Harga kebutuhan lainnya juga cukup terjangkau,” ujarnya.
‎
‎Diketahui, hingga saat ini jumlah anggota aktif di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pondok Jaya telah mencapai sekitar 120 orang.
‎
‎Selain membuka Gerai Sembako, KDMP Pondok Jaya juga telah menjalankan program tabungan mandiri bagi anggota koperasi tanpa potongan administrasi.
‎
‎Keberhasilan KDMP Pondok Jaya membangun unit usaha yang berjalan menjadi bukti bahwa bantuan CSR yang diberikan kepada koperasi dapat diwujudkan menjadi kegiatan ekonomi produktif apabila dikelola secara serius dan transparan.
‎
‎Di sisi lain, kondisi tersebut sekaligus menjadi perhatian publik mengingat masih terdapat sejumlah KDMP di wilayah Kabupaten Tangerang yang hingga kini belum menunjukkan aktivitas usaha yang terlihat jelas meski sama-sama menerima bantuan permodalan.
‎
‎Karena itu, masyarakat berharap setiap bantuan yang diberikan kepada koperasi benar-benar digunakan sesuai tujuan awalnya, yakni memperkuat ekonomi kerakyatan dan memberikan manfaat nyata bagi warga desa.
‎

Baca Juga Berita :  Idul Adha 1447 H, Kodim 0510/Tigaraksa Bagikan 494 Paket Daging Kurban kepada Masyarakat
Artikel ini telah dibaca 18 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎

9 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Gambar Hanya Ilustrasi, Konfirmasi Terkait Proyek Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan

Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek

6 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan, Kecamatan Pasar Kemis

TW Law Office & Partner Berikan Pendampingan Hukum Pro Bono kepada Keluarga Korban Dugaan Pembunuhan di Sepatan Timur

5 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Tw Law Office & Partner Bersama Keluarga Korban

Di Landa Kekeringan, Petani Kampung Kramat Gotong Royong Bongkar Tumpukan Tanah di Saluran Irigasi

5 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Petani di Desa Kramat Kompak Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi,Senin 05-10-2026

Minim K3 Dan Rambu Keselamatan Publik , Proyek RKB SDN Mekarsari 1 Di Sorot

24 September 2026 - 06:02 WIB

Proyek Pembangunan RKB SDN Mekarsari 1 Kecamatan Rajeg

Pagar Tembok PT Intec Persada di Tepi Kali Cirarab Disorot, Diduga Langgar Garis Sempadan Sungai

17 September 2026 - 18:51 WIB

Nampak dari depan Bangunan Pabrik PT Intec Persada di Kawasan Industri Batik, Desa Karet, Sepatan
Trending di Berita Desa