Menu ✖

Mode Gelap
Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎ Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek HUT Ke-6 di Hotel Shapire Sky, BaraTV Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan Tangerang Dua Motor Adu Banteng di Asthara Sky Front City, Warga Soroti Minim Penerangan Jalan Minim Pengaturan Lalu Lintas, Proyek Irigasi di Cadas–Bayur Picu Kemacetan Panjang

Berita Desa

Lima Santriwati Ponpes Raudlatussalam Hanjuang Diduga Keracunan, Pihak Pesantren Belum Beri Klarifikasi

Muhayar. – Gmanews.id
Senin, 10 Agustus 2026 05:24 WIB

Gambar hanya Ilustrasi, Para korban yang di duga keracunan makanan Perbesar

Gambar hanya Ilustrasi, Para korban yang di duga keracunan makanan

‎
‎TANGERANG | Gmanews.id — Dugaan adanya lima santriwati di Pondok Pesantren Raudlatussalam Hanjuang, Desa Kedung Dalam, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang mengalami keracunan (makanan) pada Sabtu (08/08/2026) malam, masih menyisakan tanda tanya.
‎
‎Informasi tersebut pertama kali diterima awak media dari seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. Sumber menyebut, sebanyak lima santriwati diduga mengalami keracunan dan harus mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan terdekat.
‎
‎Namun, sumber tersebut belum dapat memastikan makanan apa yang diduga menjadi penyebab hingga para santriwati mengalami kondisi tersebut.
‎
‎“ Semalam ada lima orang anak Kobong keracunan, kesemuanya santri wanita. Dan sekarang lagi di rawat,” ujar sumber.pada Minggu 09-08-2026
‎
‎Informasi tersebut tentu perlu dikonfirmasi lebih lanjut, mengingat dugaan keracunan makanan di lingkungan pondok pesantren menyangkut kondisi kesehatan para santri serta perlu diketahui penyebab sebenarnya.
‎
‎Guna memastikan informasi tersebut, tim awak media kemudian mendatangi Pondok Pesantren Raudlatusssalam Hanjuang untuk meminta konfirmasi langsung kepada pihak pesantren maupun yayasan.
‎
‎Namun, saat tiba di lokasi dan menyampaikan maksud kedatangan untuk melakukan konfirmasi terkait informasi dugaan lima santriwati yang mengalami keracunan, awak media belum dapat bertemu langsung dengan pihak pemilik yayasan.
‎
‎Seorang pria yang berada di lokasi dan disebut-sebut sebagai bagian dari pengurus pesantren kemudian meminta awak media menyimpan nomor pribadinya.
‎Menurutnya, pemilik yayasan baru saja selesai menghadiri sebuah kegiatan sehingga belum dapat ditemui.
‎
‎“Pemilik yayasan tadi habis ada acara, saat ini tidak bisa ditemui. Kalau berkenan silakan simpan nomor saya. Apa yang hendak disampaikan nanti akan saya teruskan kepada pihak pemilik yayasan,” ujarnya.
‎
‎Setelah mendapatkan penjelasan tersebut, awak media kemudian meninggalkan lokasi dan akan menunggu keterangan maupun klarifikasi resmi dari pihak Pondok Pesantren Raudssalam Hanjuang.
‎
‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pondok Pesantren Raudlatussalam Hanjuang mengenai benar atau tidaknya informasi lima santriwati yang diduga mengalami keracunan makanan tersebut, termasuk mengenai kondisi para santri maupun dugaan penyebabnya.
‎
‎Klarifikasi dari pihak pesantren maupun yayasan menjadi penting agar informasi yang beredar di tengah masyarakat tidak berkembang menjadi spekulasi dan publik mendapatkan informasi yang utuh mengenai peristiwa tersebut.
‎

Baca Juga Berita :  di Duga Lemah Pengawasan,Proyek Rehab SDN Sangiang III Pekerja di Atas Ketinggian Tanpa APD ‎
Artikel ini telah dibaca 49 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Keluarga Muhammad Harun Apresiasi Komitmen Polsek Sepatan Tangani Perkara Dugaan Pembunuhan

10 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Tim Kuasa Hukum Keluarga Almarhum Muhammad Harun Korban Dugaan Pembunuhan

Anggaran Tanggul Cipangodokan Hampir Rp 3 Miliar, Kabid SDA Belum Berikan Klarifikasi ‎

9 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Gambar Hanya Ilustrasi, Konfirmasi Terkait Proyek Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan

Tanggul Cipangodokan Rp2,9 Miliar Disorot, FWJI Korwil Tangkab Akan Minta Inspektorat Periksa Proyek

6 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Pembangunan Tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan, Kecamatan Pasar Kemis

TW Law Office & Partner Berikan Pendampingan Hukum Pro Bono kepada Keluarga Korban Dugaan Pembunuhan di Sepatan Timur

5 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Tw Law Office & Partner Bersama Keluarga Korban

Di Landa Kekeringan, Petani Kampung Kramat Gotong Royong Bongkar Tumpukan Tanah di Saluran Irigasi

5 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Petani di Desa Kramat Kompak Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi,Senin 05-10-2026

Minim K3 Dan Rambu Keselamatan Publik , Proyek RKB SDN Mekarsari 1 Di Sorot

24 September 2026 - 06:02 WIB

Proyek Pembangunan RKB SDN Mekarsari 1 Kecamatan Rajeg
Trending di Daerah