TANGERANG | Gmanews.id – Aksi dugaan pencurian sepeda motor terjadi di kawasan parkir Asthara Sky Front City Perumahan Bumi Bandara Indah (BBI),Tangerang, Sabtu (29-08-2026).
Peristiwa tersebut menjadi perbincangan setelah rekaman video yang diduga berasal dari kamera pengawas (CCTV) beredar luas di masyarakat
Dalam video yang beredar, terlihat dua orang pria yang diduga pelaku tengah berada di area parkir. Salah seorang tampak duduk di atas sepeda motor, sementara seorang lainnya terlihat mengamati situasi sekitar.
Tak berselang lama, Salah satu pria diduga berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor matic berwarna putih yang terparkir di lokasi tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Namun hingga kini belum diketahui secara pasti identitas pelaku maupun pemilik kendaraan yang menjadi korban.
Saat dikonfirmasi terkait dugaan adanya aksi pencurian satu unit sepeda motor dan apakah sudah ada laporan ke pihak berwajib, Humas Asthara Sky Front City Perumahan BBI, Devyani Anggraini, awalnya membantah informasi yang beredar dan menyebut kabar tersebut tidak benar.
”Kabar hoax itu, tahu dari siapa bang?” tulis Devyani melalui pesan WhatsApp, Rabu (02-09-2026).
Namun setelah di beritahukan adanya rekaman video atas peristiwa tersebut, Devyani mengaku belum menerima laporan kehilangan kendaraan dari petugas keamanan di lapangan dan akan melakukan pengecekan lebih lanjut.
”Aku cek dulu ya bang soal ini, sebab belum ada laporan kehilangan dari pihak security. Jadi aku double check dulu ya infonya,” ujarnya.
Dalam percakapan tersebut, Devyani juga kembali mempertanyakan sumber video yang beredar tersebut
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Asthara Sky Front City maupun manajemen Perumahan Bumi Bandara Indah belum memberikan keterangan resmi terkait kebenaran peristiwa yang diduga merupakan aksi pencurian sepeda motor tersebut.
Sementara itu, masyarakat berharap pihak pengelola kawasan segera memberikan klarifikasi serta meningkatkan pengawasan keamanan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di lingkungan perumahan tersebut.












Tinggalkan Balasan