Menu

Mode Gelap
Lurah Angke Resmikan Gerai Pojok Baca Pustaka Bersinar RW 08, Dorong Budaya Literasi Warga Pusat Gadai Indonesia Diduga Lelang Barang Nasabah Tanpa Konfirmasi, Moto “Gadai Rasa Aman” Jadi Hisapan Jempol Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Anies Punya Program Baru di YouTube, #daripendopo, Apa Itu? Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Headline · 11 Mar 2026 12:31 WIB ·

Isu Jual Beli Jabatan di Lebak Ramai Usai Pemberitaan Media, DPRD dari PDI Perjuangan Minta APH Turun Tangan


 Anggota DPRD Lebak Fraksi PDI Perjuangan Soroti Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan di Lingkungan Pemkab Lebak Perbesar

Anggota DPRD Lebak Fraksi PDI Perjuangan Soroti Dugaan Praktik Jual Beli Jabatan di Lingkungan Pemkab Lebak

LEBAK, Baratv.id – Isu dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat setelah sejumlah media memberitakan terkait penyegelan sebuah bangunan yang disebut sebagai rumah aspirasi Bupati Lebak dan dikaitkan dengan dugaan transaksi jabatan.

Ramainya pemberitaan tersebut memicu perhatian publik serta memunculkan berbagai spekulasi mengenai kemungkinan adanya praktik jual beli jabatan di Pemkab Lebak. Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi PDI Perjuangan, Tika Kartika Sari, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan untuk menelusuri kebenaran isu yang berkembang.

Tika Kartika Sari menegaskan, apabila benar terdapat praktik dugaan jual beli jabatan, maka lembaga penegak hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Kejaksaan Republik Indonesia perlu melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

“Jika isu ini benar adanya, kami meminta KPK maupun Kejaksaan segera turun ke Kabupaten Lebak untuk mengusut tuntas dugaan praktik jual beli jabatan tersebut,” ujar Tika Kartika Sari kepada wartawan, Rabu (11/03).

Menurutnya, praktik jual beli jabatan merupakan persoalan serius karena dapat merusak sistem birokrasi dan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan.

“Praktik seperti itu sangat merusak tata kelola pemerintahan serta mencederai kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi,” tegas Anggota DPRD Lebak Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Dorong Pemerintahan Bersih dan Bebas Korupsi

Meski isu tersebut tengah ramai diperbincangkan, Tika Kartika Sari menyatakan pihaknya tetap meyakini bahwa Bupati Lebak memiliki komitmen untuk menjaga pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Namun ia menegaskan, apabila terdapat oknum pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak yang melakukan penyimpangan, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami percaya Bupati Lebak memiliki komitmen untuk pemerintahan yang bersih. Tetapi jika ada oknum pejabat di lingkungan Pemda Lebak yang mencoreng nama baik daerah, maka APH harus bertindak tegas,” ujarnya.

READ  Bupati Maesyal Rasyid dan Wabup Intan Nurul Hikmah Resmikan Halte Bus Sekolah Gratis

Ia juga berharap penegak hukum dapat segera menelusuri isu yang berkembang agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan di tengah masyarakat.

Kabupaten Lebak harus bersih dari korupsi. Jangan sampai ada praktik-praktik yang merusak sistem birokrasi dan merugikan masyarakat,” pungkasnya.

(Reporter.Sopian Sauri)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Pria Panjat Reklame di Daan Mogot Tangerang Berhasil Diselamatkan Polisi Setelah Negosiasi 90 Menit

24 Maret 2026 - 16:13 WIB

Aksi Dramatis di Batuceper Tangerang, Polisi Evakuasi Pria Depresi dari Papan Reklame JPO

Kapolresta Tangerang Pantau Water World Citra Raya dan World of Wonders Saat Libur Lebaran

23 Maret 2026 - 13:20 WIB

Libur Idulfitri 1447 H, Polresta Tangerang Perkuat Pengamanan Objek Wisata di Tangerang

Rumah Warga Desa Kemiri Ambruk Jelang Lebaran, KSB dan Pemdes Lakukan Penanganan Cepat

19 Maret 2026 - 22:37 WIB

Rumah Roboh di Desa Kemiri Tangerang Jelang Lebaran, Tidak Ada Korban Jiwa

Banyumasan Guyub Festival 2026 Digelar di Jakarta, Ajang Silaturahmi dan Promosi Budaya Banyumas

19 Maret 2026 - 07:55 WIB

Guyub Festival Banyumasan Hadirkan Seni Tradisional, Dialog Aspirasi, dan Bazar UMKM di Lapangan Banteng

ParagonCorp Bersama BaraTV Wujudkan Senyum Anak Yatim di Hotel Le Semar Tangerang

18 Maret 2026 - 19:06 WIB

Ramadan 1447 H, BaraTV dan Paragon Hadirkan Senyum Anak Yatim di Tangerang

Polemik UKW dan Verifikasi Media, Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto Soal UU Pers

14 Maret 2026 - 16:39 WIB

Polemik Konfirmasi Kasus Dugaan Pembebasan Tiga Pelaku Narkoba Picu Kritik Terhadap Sikap Polres Mojokerto
Trending di Polri