Menu

Mode Gelap
Lurah Angke Resmikan Gerai Pojok Baca Pustaka Bersinar RW 08, Dorong Budaya Literasi Warga Pusat Gadai Indonesia Diduga Lelang Barang Nasabah Tanpa Konfirmasi, Moto “Gadai Rasa Aman” Jadi Hisapan Jempol Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Anies Punya Program Baru di YouTube, #daripendopo, Apa Itu? Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau

Headline · 25 Mar 2026 14:32 WIB ·

Dari Keterbatasan Menjadi Kekuatan, Nasabah PNM Mekaar di Bandung Inspirasi Pemberdayaan Disabilitas


 Perjuangan Ibu Irma di Gunungleutik, Ciparay menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi inklusif mampu mengubah keterbatasan fisik menjadi semangat kemandirian Perbesar

Perjuangan Ibu Irma di Gunungleutik, Ciparay menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi inklusif mampu mengubah keterbatasan fisik menjadi semangat kemandirian

BANDUNG | Gmanews.id – Semangat hidup dan tekad kuat menjadi modal utama bagi Ibu Irma, seorang perempuan penyandang disabilitas sekaligus nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar di Gunungleutik, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, dalam membangun kemandirian ekonomi serta mendorong sesama penyandang disabilitas agar lebih berdaya.

Di tengah berbagai keterbatasan fisik yang dihadapi, ia justru memilih menjadikan kondisi tersebut sebagai kekuatan untuk terus bergerak maju. Melalui dukungan program pemberdayaan dari PNM Mekaar, Irma aktif membangun motivasi sosial di lingkungannya dengan mengajak para penyandang disabilitas untuk tetap produktif dan percaya pada kemampuan diri sendiri.

Langkah yang dijalankannya tidak hanya berfokus pada penguatan ekonomi keluarga, tetapi juga membuka ruang sosial baru bagi kelompok disabilitas agar lebih percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Pemberdayaan Disabilitas Dimulai dari Lingkungan Terdekat

Ibu Irma menegaskan bahwa tantangan terbesar bukan hanya keterbatasan fisik, melainkan stigma sosial yang masih sering dirasakan oleh penyandang disabilitas dalam kehidupan bermasyarakat.

“Walaupun banyak keterbatasan, kita harus tetap kuat dan setara dengan yang lain. Jangan mengharapkan belas kasihan. Harus semangat, bisa mandiri, jangan bergantung. Kita harus buktikan bahwa kita juga bisa, meskipun sering dikucilkan,” ujar Ibu Irma.

Pernyataan tersebut menjadi dorongan moral yang terus ia sampaikan kepada para penyandang disabilitas binaannya agar tidak menyerah menghadapi tekanan sosial maupun hambatan ekonomi.

Dampak Sosial Dirasakan Langsung oleh Komunitas

Upaya yang dilakukan Irma mulai menunjukkan hasil nyata. Salah satu warga binaannya, Ibu Iis, mengaku merasakan perubahan besar setelah mendapat perhatian dan dukungan langsung.

“Saya sangat bahagia diperhatikan oleh Bu Irma. Saya jadi merasa lebih berarti,” ungkap Ibu Iis.

READ  Legalitas Rumah Kos di Pagedangan Disorot, Satpol PP Diminta Tegas Awasi Perizinan

Dukungan tersebut dinilai bukan hanya meningkatkan semangat hidup, tetapi juga memperkuat rasa percaya diri di kalangan penyandang disabilitas yang selama ini kerap merasa terpinggirkan.

PNM Dorong Ekosistem Kewirausahaan Inklusif

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menilai langkah yang dilakukan Irma menjadi contoh nyata bagaimana program pemberdayaan dapat melahirkan dampak sosial yang luas.

“Langkah pemberdayaan yang dicontohkan oleh Ibu Irma merupakan bukti nyata komitmen PNM dalam membuka akses setara bagi ibu prasejahtera untuk bertumbuh, peduli, dan menginspirasi. Dampaknya tidak hanya dirasakan secara individu, tetapi juga meluas ke lingkungan sosial,” jelas Dodot Patria Ary.

Menurutnya, strategi pemberdayaan melalui pelatihan usaha, pendampingan, dan akses pembiayaan menjadi bagian penting dalam memastikan perempuan dari berbagai latar belakang, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.

Kisah Ibu Irma menjadi gambaran bahwa keterbatasan tidak selalu menjadi penghalang. Dengan dukungan program yang tepat, semangat kemandirian mampu tumbuh dan menginspirasi lebih banyak orang untuk bangkit bersama.

Reporter: Sopian Sauri

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Ground Breaking Jembatan Garuda di Tigaraksa, Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi Tegaskan Negara Hadir untuk Rakyat

25 Maret 2026 - 14:47 WIB

Pembangunan Jembatan Garuda dan program gentengisasi rumah tidak layak huni menjadi bagian karya bakti TNI AD untuk memperkuat akses warga dan kesejahteraan masyarakat Tigaraksa

Kepala Desa Karang Tengah H. Koswara: Halal Bihalal Jadi Semangat Baru Aparatur Desa

25 Maret 2026 - 12:37 WIB

Halal Bihalal Desa Karang Tengah Jadi Momentum Tingkatkan Pelayanan Masyarakat Pasca Idulfitri 1447 H

Pria Panjat Reklame di Daan Mogot Tangerang Berhasil Diselamatkan Polisi Setelah Negosiasi 90 Menit

24 Maret 2026 - 16:13 WIB

Aksi Dramatis di Batuceper Tangerang, Polisi Evakuasi Pria Depresi dari Papan Reklame JPO

Kapolresta Tangerang Pantau Water World Citra Raya dan World of Wonders Saat Libur Lebaran

23 Maret 2026 - 13:20 WIB

Libur Idulfitri 1447 H, Polresta Tangerang Perkuat Pengamanan Objek Wisata di Tangerang

Rumah Warga Desa Kemiri Ambruk Jelang Lebaran, KSB dan Pemdes Lakukan Penanganan Cepat

19 Maret 2026 - 22:37 WIB

Rumah Roboh di Desa Kemiri Tangerang Jelang Lebaran, Tidak Ada Korban Jiwa

Banyumasan Guyub Festival 2026 Digelar di Jakarta, Ajang Silaturahmi dan Promosi Budaya Banyumas

19 Maret 2026 - 07:55 WIB

Guyub Festival Banyumasan Hadirkan Seni Tradisional, Dialog Aspirasi, dan Bazar UMKM di Lapangan Banteng
Trending di Headline