Respon Cepat KSB dan Pemerintah Desa
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Kemiri yang dipimpin Masruri, S.E. langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Selain melakukan evakuasi dan pendataan, tim relawan juga segera berkoordinasi dengan Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang guna memastikan penanganan lanjutan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Di sisi lain, Pemerintah Desa Kemiri bersama Ketua RT 013 Usup turut melakukan pendataan serta koordinasi lintas instansi untuk mempercepat proses bantuan kepada korban.
Status Lahan Jadi Tantangan Penanganan
Berdasarkan informasi di lapangan, rumah yang ambruk tersebut berdiri di atas lahan milik Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tangerang. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang memerlukan koordinasi lebih lanjut antarinstansi dalam proses penanganan maupun pemberian bantuan.
Pelaporan juga telah dilakukan kepada Kecamatan Kemiri, Dinas Sosial, serta BPBD Kabupaten Tangerang sebagai langkah lanjutan dalam penanganan kasus ini.
Kondisi Bangunan Diduga Sudah Lapuk
Ketua KSB Kecamatan Kemiri menyampaikan bahwa kondisi bangunan rumah memang sudah mengalami pelapukan akibat usia, sehingga rentan roboh.
Ia juga menambahkan bahwa proses pengajuan bantuan membutuhkan waktu karena harus melalui prosedur administrasi dan koordinasi lintas instansi, terlebih dalam suasana libur menjelang Hari Raya.
“Kami berharap meskipun dalam masa libur, penanganan tetap bisa berjalan cepat agar dapat meringankan beban korban,” ujarnya.
Harapan Bantuan Segera Terealisasi
Hingga saat ini, proses penanganan masih terus berjalan. Diharapkan adanya dukungan dari berbagai pihak agar korban segera mendapatkan bantuan yang layak, sehingga dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi bangunan, terutama yang sudah berusia tua, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.











