JAKARTA | GMAnews.id – Isu yang menyebut masyarakat dilarang mengunggah foto menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ke media sosial dipastikan tidak benar. Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menegaskan tidak pernah ada kebijakan yang melarang publik membagikan dokumentasi menu makanan program tersebut.
Menurutnya, informasi yang beredar terkait ancaman pidana menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terhadap warga yang memposting menu MBG merupakan kabar menyesatkan. Ia memastikan narasi tersebut bukan bagian dari kebijakan resmi lembaga yang dipimpinnya.
“Kami justru mendorong transparansi. Masyarakat boleh memposting menu MBG karena itu bagian dari pengawasan bersama,” ujar Dadan Hindayana dalam keterangan pers, Senin (2/3/2026).
Transparansi Digital untuk Pengawasan Kualitas MBG
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu agenda strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekolah. Pelaksanaannya didukung oleh jaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah.
Kepala BGN menjelaskan, unggahan foto maupun video menu MBG dari orang tua murid atau masyarakat luas justru membantu BGN melakukan monitoring kualitas layanan di lapangan. Dokumentasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk memastikan standar nutrisi tetap sesuai ketentuan.
“Unggahan masyarakat memudahkan kami memantau kualitas layanan SPPG secara langsung. Itu menjadi masukan penting bagi evaluasi program,” tegasnya.
Ia juga membantah adanya rencana penggunaan UU ITE untuk mempidanakan warga yang membagikan menu MBG. Menurutnya, tidak ada kebijakan represif terhadap masyarakat yang mendukung keterbukaan informasi program pemerintah.
Imbauan Bijak Menyikapi Informasi
Badan Gizi Nasional mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang tidak mencantumkan sumber resmi. Klarifikasi ini disampaikan guna mencegah kesalahpahaman yang dapat memicu keresahan publik.
Dengan keterlibatan masyarakat, pemerintah berharap program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan transparan, akuntabel, serta tepat sasaran dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia.











