JAKARTA | Gmanews.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 1 Jakarta memastikan kesiapan penuh menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026. Sebanyak 354 sarana perkeretaapian disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan seluruh armada telah menjalani perawatan intensif sesuai standar keselamatan operasional.
“Seluruh sarana telah melalui perawatan berkala mulai dari siklus bulanan hingga dua tahunan. Kami memastikan armada dalam kondisi prima untuk melayani masyarakat secara aman dan nyaman,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Rincian 354 Sarana yang Disiapkan
Total 354 sarana yang dikelola KAI Daop 1 Jakarta terdiri dari:
- 50 lokomotif
- 12 Kereta Rel Diesel (KRD)
- 257 kereta penumpang kelas eksekutif, ekonomi, dan restorasi
- 35 kereta pembangkit
Seluruh armada menjalani pemeriksaan menyeluruh meliputi sistem pengereman, kelistrikan, serta perangkat keselamatan operasional. Perawatan dilakukan di Depo Lokomotif dan Kereta Cipinang serta Depo Lokomotif Rangkasbitung.
541 Ribu Tiket Mudik Lebaran 2026 Terjual
Tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api tercermin dari angka penjualan tiket. Hingga 25 Februari 2026, sebanyak 541 ribu tiket telah terjual untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.
Meski demikian, peluang mendapatkan tiket masih tersedia. KAI mencatat sekitar 98 ribu kursi masih dapat dipesan untuk periode pra-Lebaran pada 11–20 Maret 2026.
86 Perjalanan KA Jarak Jauh Setiap Hari
Untuk mendukung kelancaran jadwal kereta Lebaran 2026, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 86 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari, terdiri dari:
- 68 perjalanan reguler
- 12 perjalanan tambahan dari Stasiun Gambir
- 6 perjalanan tambahan dari Stasiun Pasar Senen
Penambahan perjalanan ini diharapkan mampu mengakomodasi tingginya kebutuhan tiket KA Jakarta selama musim mudik Lebaran 2026.
KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan melakukan pembelian melalui kanal resmi guna menghindari kendala saat puncak arus mudik.











