TANGERANG | Gmanews.id — Kegiatan bedah rumah yang digagas oleh Habitat for Humanity (HFH) di Desa Marga Mulya, Kecamatan Mauk, membawa perubahan signifikan bagi warga kurang mampu sekaligus menegaskan kembali nilai gotong royong di masyarakat desa. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara lembaga sosial, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan.
Awak media bersama Sekretaris Wilayah Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia Korwil Tangerang Kabupaten, Aris, didampingi Kepala Desa Marga Mulya, Abubakar, yang akrab disapa Lurah Aab, serta Jaro Desa Gobang, berkeliling kampung untuk melihat langsung kondisi lingkungan dan hasil pelaksanaan program bedah rumah.
Seorang warga penerima manfaat menceritakan kondisi rumahnya sebelum mendapatkan bantuan. Rumah yang sebelumnya terbuat dari bilik bambu kerap kebanjiran saat musim hujan, membuat keluarga mereka tidak nyaman dan rawan kerusakan.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya. Rumah kami sekarang sudah dibangun dengan layak. Dulu kami tinggal di rumah bilik bambu, kalau hujan sering kebanjiran. Sekarang rumah sudah tembok dan memiliki WC. Kami sangat bersyukur,” ujar warga tersebut.
Selain menghadirkan hunian layak, program ini mendorong partisipasi aktif warga dalam setiap tahap pembangunan. Mulai dari pembongkaran rumah lama hingga pengangkutan bahan material, warga saling membantu agar semua rumah selesai dibangun dengan baik.
Gobang, Jaro Desa Marga Mulya, menekankan bahwa keterlibatan warga yang telah menempati rumah hasil bedah rumah tetap aktif membantu warga lain menjadi kunci kelancaran program.
“Alhamdulillah, masyarakat Desa Marga Mulya sangat kompak. Warga yang rumahnya sudah selesai dibangun tidak tinggal diam, tetapi tetap membantu warga lain. Ketika bahan material datang, mereka bersama-sama mengangkat dan mengantarkannya ke lokasi rumah yang masih dalam proses pengerjaan. Semangat gotong royong inilah yang membuat kegiatan berjalan lancar,” kata Gobang.
Kepala Desa Marga Mulya, Abubakar, atau Lurah Aab, menyampaikan apresiasi kepada Habitat for Humanity dan para donatur atas dukungan mereka.
“Atas nama Pemerintah Desa Marga Mulya dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Habitat for Humanity, para donatur, serta seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung kegiatan ini. Bantuan ini sangat berarti dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga,” ujar Lurah Aab.
Aris, Sekretaris Wilayah FWJ Indonesia Korwil Tangerang Kabupaten, menyampaikan kekagumannya terhadap skala dan dampak sosial program bedah rumah ini.
“Saya cukup terkejut melihat skala kegiatan sosial ini. Berdasarkan keterangan Kades, program bedah rumah telah menjangkau ratusan hingga mendekati seribu unit rumah. Saat kami berjalan bersama Kades dan Jaro, saya melihat hampir semua rumah di Desa Marga Mulya dibangun atau direnovasi oleh Habitat for Humanity. Terlihat dari cat yang masih baru, kondisi rumah yang rapi, dan keteraturan lingkungan. Ini merupakan kontribusi sosial yang sangat luar biasa dan nyata dalam membantu masyarakat,” ujar Aris.
Program ini tidak hanya memperbaiki hunian secara fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan budaya gotong royong yang kuat. Bedah rumah di Desa Marga Mulya diharapkan menjadi model kolaborasi sosial yang dapat direplikasi di wilayah lain untuk mengatasi persoalan rumah tidak layak huni.











